
" Bahkan ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik, jangan pernah menyerah. Teruslah berdoa dan yakinlah kepada Allah. Karena Doa adalah Senjata paling ampuh milik seorang Muslim yang beriman. "
.....................................................
Happy Readding
Budayakan like setelah baca ππ
....................................................
Selesai Shalat Tahajud Zahra beristighfar 100 kali memohon ampunan kepada Allah, yang dilanjutkan membaca kalimat Tasbih, Tahmid dan Takbir serta Shalawat ke atas Nabi, masing masing ia lafalkan 100 kali juga. kemudian barulah Zahra berdoa.
"Ya Allah, Zahra tak mampu menghindar dari apa yang Zahra benci, Zahra pun tak kuasa mendapatkan apa yang Zahra inginkan. Segala urusan ada di luar kekuasaan Zahra, diri Zahra tergadaikan dengan perbuatan Zahra sendiri, maka tidak ada yang lebih miskin dari Zahra . Ya Allah jangan beri kegembiraan musuh di atas penderitaan yang Zahra alami. Jangan pula jadikan cobaan Zahra dalam agama Zahra. Jangan jadikan urusan dunia sebagai kesusahan terbesar Zahra. Jangan Engkau jadikan orang yang tak mengasihani hamba sebagai pemimpin Zahra. Ya Allah yang Maha Hidup dan Mengurus Segala Sesuatu. Berikan lah Hamba Mu ini keyakinan hati untuk mengambil keputusan dan menafsirkan petunjuk yang telah Engkau kirimkan. Sesungguhnya Hamba Mu ini bodoh dan Tidak mengerti apa-apa. Hanya Engkaulah yang maha tahu mana Yang terbaik bagi hamba. Karena hamba yakin yang hamba anggap baik bagi hamba belum tentu baik bagi Mu ya Allah, tetapi yang Baik bagi Mu sudah pasti terbaik untuk kehidupan Hamba meski menurut hamba itu buruk. Berilah Hamba petunjuk keyakinan yang teguh di hati dalam mengambil keputusan tersulit di hidup hamba ini. Sesungguhnya Engkaulau yang maha mengetahui meski hanya ada di dalam hati. Yaallah perkenankanlah doa hamba. "
" Allahumma fighfirlii wa liwaa lidhayya warham humaa kamaa rabbayaa nii shoghiroon Rabbanaa Aatinaa Fid Dun-Ya Hasanah, Wafil-Aakhirati Hasanah, Waqinaa βAdzaaban Naar ( Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku. Baik ibu maupun bapakku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku di waktu kecil. Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa api neraka.β
Zahra melanjutkan dengan murojaah hafalan Qur'an. Sejak memasuki jenjang SMP, Zahra telah menyelesaikan hafalan Al-qur'an 30 juz. Papa Zahra ingin Zahra kuliah di bidang agama tetapi Zahra punya cita-cita untuk menjadi Arsitek. Dengan bantuan mama Zahra berhasil kuliah sesuai keinginannya tetapi sebagai Syarat Zahra harus tetap
menjaga hafalan Al-Qur'an yang sudah dihafalnya mulai dari ia masih balita.
Zahra telah selesai murojaah 1 juz. Rasa kantuk mulai menghampiri sehingga Zahra tertidur di atas Sajadahmasih menggunakan mukena.
Di alam mimpi Zahra duduk di sebuah taman yang indah. Seseorang gadis datang menghampirinya dengan senyum yang mengembang. Gadis itu memeluk Zahra seraya mengucapkan terimakasih.
" Terimakasih Zahra, kamu menyelamatkan pernikahanku yang hampir batal, aku berhutang budi padamu Zahra. Aku akan berdoa semoga Allah membalas kebaikanmu dan semoga kelak kamu juga akan merasakan kebahagiaan yang sama seperti yang kurasakan."
Gadis itu adalah gadis yang sama yang ada di mimpi Zahra sebelumnya. tetapi keadaannya berbanding terbalik jika sebelumnya gadis itu dalam keadaan prustasi ingin mengakhiri hidupnya dengan mengiris urat nadinya sehinga tergeletak di lantai bersimbah darah kini gadis itu malah bahagia dengan senyum yang selalu mengembang di bibirnya.
Ya gadis itu adalah Kyara.
Setelah berpelukan cukup lama Kyara pergi meninggalkan Zahra dengan senyuman yang masih mengembang di bibirnya. Zahra hanya bisa memandang sampai Kyara tak terlihat lagi. Kini Zahralah yang menangis tanpa suara mengingat dia akan menikah dengan Rey abang Kyara. Air matanya terus mengalir sampai sepasang tangan lembut menyentuh pipinya untuk menghapus air mata itu. Zahra mengangkat kepala yang tertunduk melihat siapa yang telah menghapus air matanya.
" Mama..." Ucap Zahra lirih.
Mama tersenyum. " Sayang ingatlah potongan firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 286 yang artinya " Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. Janji Allah atas ujian bagi manusia itu juga ditegaskan dalam ayat lainnya, yaitu di QS. Al-Insyirah ayat 5-6 yang artinya " Maka sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Yang Zahra lakukan sudah benar sayang, jalanilah semuanya dengan ikhlas dan atas petunjuk Allah. Mama bangga pada Zahra, Mama akan selalu mendukung Zahra, ini janji mama.
Zahra memeluk mamanya, pelukan yang sangat erat. Zahra merasa tenang berada di pelukan Mama.
Allahuakbar.... Allahuakbar. Suara Azan pun menggema.
Sayang sudah subuh kita shalat yuk. " Ajak mama melepas pelukan Zahra, kedua tangan mama menangkup pipi Zahra.
Zahra terbangun dari tidurnya. Ia sadar ternyata ia bermimpi lagi. Pipinya basa karna airmata.
Zahra mengangkat kedua tangan membaca doa bangun tidur lalu menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
__ADS_1
Selesai mandi suara Azan pun berkumandang Zahra segera menunaikan kewajibannya. di awal hari ini di hati Zahra sudah tertancap keyakinan tentang keputusan yang akan diambilnya nanti.
Flashback of.
Β
***
Very memarkirkan mobil tepat di depan pintu masuk rumah Rayhan. Wajahnya memerah, terlihat jelas bahwa Very tersulut amarah. Very sudah mendengar tentang masalah pernikah Kyara dari mamanya. yang membuatnya marah adalah sikap Rey yang setuju denfan saran Kyara untuk menikah kontrak tapi jika hanya dengan Zahra padahal begitu banyak wanita di dunia ini mengapa harus Zahra wanita yang ia cintai dan Rey juga mengetahuinya.
Di dalam pikirannya ia ingin sekali meninju wajah Rey jika tetap ingin menikahi Zahra. Very semakin mempercepat jalannya tetapi langkahnya terhenti saat melihat Zahra duduk di kursi taman.
Very mengurungkan niat yang ingin menemuin Rey.Berbalik arah menuju tempat di mana Zahra duduk.
Very mengulur saputangan di hadapan Zahra. Zahra menoleh ke atas dan menatap Very.
" Hapuslah air matamu Zahra, saya gak suka bila melihat gadis yang saya cinta menangis tepat di hadapan saya. " Ujar Very lembut.
Zahra mengambil saputangan pemberian Very mengelapkan ke wajahnya.
Very duduk di samping Zahra
" Ra, jika kamu butuh teman cerita saya akan selalu siap Ra, ceritalah mungkin bebanmu akan sedikit berkurang. "
Zahra masih diam, ia gak tahu harus memulai ceritanya dari mana.
" Pak Very, bapak mengenal pak Rey kan? dia tidak pernah mendengarkan orang lain. Dia hanya akan melakukan apa yang di inginkannya. "
" Tapi Ra... "
" Pak saya sudah menyetujui pernikahan ini pak. " Air mata Zahra kembali menetes.
Very terkejut mendengarnya, spontan kakinya melemah sehingga Very kembali duduk di samping Zahra.
" Kebahagiaan tidak berpihak pada saya. Saya pernah merasakan gagal menikah dengan orang yang saya cintai rasanya sakit sekali pak, saya gak ingin Kyara mengalami hal yang sama. Saya takut dia tidak mampu bangkit dari masa keterpurukannya pak. mungkin ini takdir saya pak menikah dengan orang yang tidak pernah terbayang oleh saya sama sekali, menikah hanya satu hari kemudian akan menjadi janda. Orang -orang akan semakin berfikir buruk pada saya pak."
" Ra, Kyara itu adik Rey. Rey gak mungkin tega bila pernikahan adiknya batal. "
" Tapi bagaimana jika pak Rey benar benar tega pak, bagaimana dengan nasib Kyara. tadi malam Zahra bermimpi melihat Kyara bunuh diri. Saya takut pak, jika itu terjadi saya gak akan pernah memaafkan diri saya pak. " Airmata Zahra kini semakin deras.
" Ra, jika itu keputusan mu,saya akan mendukung mu Ra, pernikahan ini hanya satu hari kan, setelah Rey menceraikanmu saya akan melamar mu Ra untuk menjadi istriku. kita akan menikah dan tak akan pernah ku biarkan kamu menagis lagi Ra, aku akan berusaha untuk membuatmu selalu tersenyum bahagia. "
Zahra memandang Very dengan tatapan yang sulit diartikan. Sebenarnya hatinya sangat tersentyu dengan ucapan Very yang cintanya terlihat tulus pada Zahra. Andai sahabatnya Sasa tidak mencintai Very mungkin Zahra akan menerima cinta Very meski dia juga belum yakin dengan hatinya sendiri tetapi setiap bersama Very hatinya menjadi tenang dan damai tidak akan sulit jatuh cinta pada lelaki setampan dan sebaik seperti Very.
Kedua iris mata itu berpandangan cukup lama. Zahra memutusk pandangan itu dengan melihat ke sisi lainnya tempat anak anak kecil tdi bermain.
__ADS_1
" Pak saya mau pulang. " Zahra berdiri dari duduknya.
" Biar saya antar Ra, "
" Terimakasih pak tapi kali ini saya ingin pulang sendiri pak."
" Ra izinkan saya mengantar kamu pulang ya. Saya gak ingin terjadi apa apa dengan mu Ra apalagi dalam kondisi seperti ini. "
" Sekali lagi terimakasih pak. Saya akan baik baik saja. "
" Baiklah, hati hati ya Ra."
Zahra tersenyum pada Very di tengah airmata yang membasahi pipinya. " Zahra pamit ya pak.Assalamualaikum."
" Waalaikumsalam. "
Very memandangi Zahra yang berjalan menuju gerbang. Ada sepasang mata yang sedari tadi memperhatikan mereka dari atas balkon. Tangannya mengepal merasa tidak suka dengan kedekatan Zahra dan Very. Apalagi saat melihat Zahra tersenyum pada Very membuat hatinya merasa nyeri.
Β
Β
Very mencari keberadaan Rey di kamar Rey, kamar Kyara dan balkon ternyata tidak ada. Very masuk ke ruang kerja Rey. Rey sedang duduk di meja kerjanya
" Ternyata lo disini? "
" Ada apa? " tanya Rey santai tanpa melihat Very.
" Lo bilang ada apa? Lo gak sadar ya yang lo lakuin ini salah. Lo gak harus membawa Zahra pada masalah pernikahan Kyara. Lo bisa nikah dengan wanita lain tapi gak mesti Zahra. "
" Siapa? "
" Ya siapa saja yang jelas bukan Zahra. Kasian Zahra dia gak ingin melakukan pernikahan ini."
" Apa lo pikir aku mau ha? aku sama seperti Zahra bahkan sebelumnya aku tidak akan pernah ingin menikah sama sekali. Tetapi aku terpaksa hanya karena Kyara.
" Tapi gak harus Zahra kan Rey, apalagi kau tahu kalau aku mencintainya. "
" Cuma Zahra yang tidak tertarik dengan ku jadi dia tidak akan mungkin berani macam macam denganku. Perceraian akan menjadi mudah dilakukan. Sekarang lebih baik kamu siapkan surat kontraknya. kamu tulis bahwa Pernikahan ini hanya berlangsung sampai pernikahan Kyara berlangsung dan selama belum terjadinya perceraian kami akan tidur terpisah dan tidak ada yang boleh mengambil kesempatan apalagi meminta hak selayaknya suami istri."
" Baiklah aku akan siap kan kontraknya perlu ku ingatkan kau Rey jangan menyentuh Zahraku. Karena setelah kau menceraikannya aku akan langsung menikahinya aku gak peduli dengan statusnya yang sudah menikah kontrak dengan mu. Dan ingat jangan pernah sentuh Zahra apaltgi kau sakiti dia. Aku yakin kalau Zahra gak akan macam macam. tapi aku gak yakin jika kau tidak menyukai Zahra sama sekali. Zahra cinta ku dan sampai kapan pun aku akan memperjuangkannya. "Very pergi meninggalkan Rey.
Β
Β πππππππππππ
__ADS_1
Hai Readers selamat pagi. Terimakasih ya udah setia baca dan kasih dukungan ke Author dengan kasih like dan vote nya. maafya ππ mungkin untuk episode berikutnya Author akan lama Up nya karena Author lagi galau jadi butuh Refreshing. Author galau bukan karena mikiri lanjutan ceritanya tapi karena kecewa dengan beberapa Readers. Dari part satu sampe sekarang 49, udah terbaca puluhan Ribu tapi likenya 2 ribu pun gak nyampe ππ. Sekali lagi buat yang udah like terimakasih dan yang gak like sungguh terlalu tetap baca dan nungguin Author Up tapi pelit banget kasih like dan votenya padahal setiap baca 10 menit Readers dapat poin 10, baca 20 menitdapat20 poin begitu selanjutnya. kesannya Author maksa ya?? gak maksa sih cuma jelasin aja. kalau Readers punya hak untuk gak like, Author juga punya hak untuk lama up nya kan π π .Author mau jelong - jelong dulu.
Salam manis buat yang udah dukung dan kasih semangat buat Author. Author bakal lanjut tapi sabar ya jika saya udah senang akan segera up. makanya kasih boomlike dan vote yang banyak ya biar Author senang dan cepat up nya dan tinggali jejak di kolom komentar juga ya ππππ