Jodoh Terbaik Pilihan Tuhan

Jodoh Terbaik Pilihan Tuhan
Part 93. Makan Malam.


__ADS_3

Rey membawa Zahra ke sebuah kafe yang sangat rekommended buat sepasang kekasih yang lagi kasmaran. Kafe yang letaknya di permukaan tanah yang berbukit bukit, lokasinya sangat luas ada yang bertempat di bawah dan ada yang di atas. Di sekelilingnya ada danau buatan yang membuat kafe ini terlihat mewah, elegan dan bernuansa romantis.


" Pak Rey kenapa kita kemari? " Tanya Zahra mensejajarkan langkahnya dengan Rey yang melangkah lebar-lebar.


" Saya lapar, jadi kita makan dulu." Rey terus berjalan menuju dataran berbukit.


Rey dan Zahra sudah sampai di sebuah tempat duduk kafe yang mejanya sudah penuh dengan makanan. Rey menarik kursi.


" Duduk." pintanya pada Zahra.


Zahra menyapu meja dengan mata nya.


" Pak lihatlah makanannya sudah tersedia, bapak jangan sembarangan nyuruh duduk. kalau yang pesan datang gimana? dia bisa marah ke kita yang main serobot aja." sela Zahra.


Rey menggelengkan kepala melihat Zahra yang keras kepala selalu ada saja kalimat untuk membantah.


" Zahra orang yang memesan makanan ini memerintahmu untuk duduk. Cepatlah, saya sudah sangat lapar." Rey pun menarik kursi di depan lalu duduk.


" Dia pesan ini semua. bagaimana mungkin di negara orang dia juga bisa berbuat semaunya.sunggu terlalu." gumam Zahra pelan memijat kening yang sebenarnya tidak pusing.


Zahra duduk di kursi yang di tarik Rey tadi mereka duduk berhadapan.


" Pak Rey, " panggil Zahra.


" Ehm..."


" Apa sekarang bapak sudah bisa menceritakan yang terjadi antara kita semalam." Zahra tersenyum sedikit terpaksa mengurangi rasa gugupnya karena sedikit takut membayangkan kalau terjadi sesuatu yang gak pantas antara dirinya dan Rey.


" Makanlah, tidak baik kalau ngobrol di depan makanan." Jawab Rey yang sudah memulai makan malam dengan memasukkan makanan ke mulutnya.


Zahra hanya bisa menghembuskan nafas pasrah. menunggu sampai makan malam selesai. Zahra kembali melihat meja yang mana menu makanan tersaji begitu banyak sampai meja mereka penuh.


" Bapak yang pesan semua makanan ini?" Tanya Zahra.

__ADS_1


" Ehm..." Jawab Rey masih terus mengunyah.


" Kenapa pesan banyak sekali, kitakan cuma makan berdua mana mungkin habis, kalau begini namanya mubazir. " ucap Zahra yang mulai menyendok nasi dan lauk pauk ke piringnya.


" Ya sudah kalau begitu kamu habiskan saja, kan gak mubazir jadinya."


" Bapak gilaya?, perutku gak akan muat bila diisi dengan semua makanan ini."


Rey tak menghiraukan Zahra ia masih terus menghabiskan makanannya.


" Atau kalau gak di bungkus aja, nanti kita sedekahkan." Sahut Zahra lagi mengulum senyum.


" Kamu pikir ini Indonesia yang banyak anak jalanannya? di sini sangat susah ditemukan pengemis lagian orang-orang disini juga gak mau sembarangan menerima pemberian dari orang yang tak di kenal." Jelas Rey.


" Ya nanti kita kasihkan aja sama pelayan atau tukang parkir. lagian Ini semuakan di bayar walau gak di makan, dari pada nanti di jual lagi sama yang punya kafe lebih baik di kasih sama karyawannya, kan bisa di bawa pulang untuk keluarga mereka. Penjual kafe da banyak duitnya pak kalau ni makanan di jual lagi makin tambah kaya dia." cicit Zahra.


" Terserah kamu saja." jawab Rey menatap Zahra lalu kembali memasukkan makanan ke mulutnya.


Dua puluh lima menit berlalu Rey dan Zahra selesai makan. Datanglah seorang pelayan membawa baki tertutup.


" Bapak pesan dessert juga?, ini kan da banyak kita juga da kenyang mau di letakkan di perut bagian mana lagi pak?" ucap Zahra tak senang karena menganggap Rey terlalu boros sementang dia kaya seenaknya memesan makanan sebanyak itu.


Rey melihat Zahra tanpa berkata.


" Oh ya Mbak tolong bungkuskan makanan yang tidak dimakan ini ya dan sekalian dessert nya di bungkus aja." Zahra menunjuk beberapa menu makanan yang memang tidak disentuh apalagi di makan, begitu juga dengan dessert yang belum ia buka dari penutupnya.


Pelayan itu melihat ke arah Rey dia bingung karena Zahra menyuruh membungkus dessert yang baru dia antar padahal dessert itu khusus pesanan Rey untuk Zahra.


" Maaf Nona tapi dessert ini spesial untuk Nona, silahkan di buka dulu pasti Nona suka." Ucap pelayan dengan santun.


" Saya sudah kenyang Mbak saya nggak mungkin makan lagi sebaiknya dibungkus aja Mbak."


" Baiklah mbak, pelayan itu memanggil temannya yang lain untuk membawa makanan yang belum di makan ke dapur kafe untuk di bungkus. Pelayan itu pun hendak membawa dessert yang di bawanya tadi.

__ADS_1


" Tunggu mbak, dessertnya letakkan saja." cegah Rey.


" Baik Pak kalau begitu saya permisi dulu pelayan pun membersihkan meja makanan dengan membawa piring bekas makan Rey dan Zahra,serta semua makanan, hanya meninggalkan gelas minuman dan dessert di atas meja mereka.


" Pak kenapa nggak dibungkus aja, kita kan udah makan banyak, apa bapak belum kenyang?". Zahra melihat baki yang berisi dessert yang masih tertutup rapat.


" Zahra, Apa kamu nggak pingin melihatnya dulu." Tanya Rey.


" Tidak, saya sudah kenyang jadi saya gak ingin membukanya, paling juga sama seperti dessert yang lain yang rasanya manis-manis, membuat saya akan tambah enek pak karena emang udah kenyang."


" Ya sudah buka saja nanti kalau kamu gak mau dibuang aja."


" Kenapa dibuang kan sayang lebih baik di bungkus aja tadi sama si mbaknya." Zahra merasa kesal dengan Rey yang kembali berbuat sesukanya.


Akan tetapi Zahra juga merasa penasaran dengan dessert spesial itu.


" Baiklah kalau begitu akan aku buka jika memang aku suka akan aku makan tapi kalau tidak bapak yang ngabiskannya ya, jangan di buang, kan sayang." cicit Zahra lagi yang dibalas senyum tipis oleh Rey.


Zahra membuka penutup baki.


Saat telah terbuka dengan sempurna, Mata Zahra membulat karena kaget tak menyangka ketika melihat isi di dalam baki.


" Benar kata si mbak tadi. ini memang penutup makan malam yang spesial, bahkan sangat spesial, Sesuatu yang sangat indah tetapi tidak untuk di makan." batin Zahra.


Zahra menatap Rey tanpa kata, tetapi matanya menyatakan begitu banyak pertanyaan untuk Rey.


bersambung


 


 


💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟

__ADS_1


Hai Readers Author up hari ini. kira-kira apa ya dessert spesial yang dipesan Rey untuk Zahra. readers ada yang tahu gak ya? ayo sapa yang bisa nebak 😊😊


__ADS_2