Jodoh Terbaik Pilihan Tuhan

Jodoh Terbaik Pilihan Tuhan
part 56


__ADS_3

"Jika aku bisa bersamamu dalam mimpi, aku akan terus tidur selamanya. Karena Ketika aku melihatmu di mimpiku, aku tidak ingin pergi dari mimpi indah ini yang selalu berada di dekatmu.. Malam ini aku akan tertidur bersamamu di hatiku."


........................................................


Happy Reading........ 👍👍👍


..........................................................


Malam semakin larut, sudah hampir jam 12 malam, Sasa belum juga pulang kerumahnya. Saat ini ia masih berada di club malam bersama dengan Very.


Sewaktu Sasa mau pulang dari rumah Rey, di bawah tangga ia bertemu dengan Very. Very menawarkan untuk mengantar pulang tentu saja Sasa menerima tawaran itu dengan senang hati.Sesuatu yang sangat ia impikan bisa berduaan dengan Very bos yang sudah lama ia taksir


Di perjalanan Very meminta Sasa untuk menemaninya ke club malam. Sasa pun mengiyakannya.


Very terlalu banyak minum,sehingga membuatnya mabuk berat. Hatinya sangat terluka melihat Zahra menikah dengan Rey apalagi malam ini dia tahu bahwa mereka tidur satu kamar. Very terus minum lagi dan lagi tak menghiraukan Sasa yang dari tadi melarangnya.


" Pak Very, bapak sudah terlalu banyak minum lebih baik kita pulang sekarang. " Sasa merangkul Very keluar dari club dan masuk kemobil. Mendudukkannya di kursi samping kemudi.


Sasa hendak melajukan mobil tetapi sebelumnya ia merasa iba saat melihat Very.


" Pak, kenapa bapak minum banyak sekali, apa bapak ada masalah? " tanya sasa.


Very menoleh ke Sasa. " Seharusnya aku yang nenikah dengan Zahra bukan Rey, walau ini hanya pernikahan kontrak tapi aku gak suka melihat mereka bersama apa lagi malam ini mereka tidur satu kamar Sa."


Deg.....


Hati sasa bagai di hantam batu besar mendengar perkataan Very.


" Pak Very suka sama Zahra." Batin Sasa.


" Hati ku sakit Sa, Rey tahu Aku mencintai Zahra tapi dia tetap saja gak peduli. Ia malah hanya mau melakukan pernikahan kontrak ini dengan Zahra bukan wanita lain. "sambung Very lagi. Kepala Very semakin terasa berat sehingga ia tertunduk memegangi kepalanya.

__ADS_1


Ada hawa panas yang menjalar di hati Sasa mendengar kembali ucapan Very.


" Ya allah mengapa aku selalu menjadi bayang-bayangnya Zahra. Dari kuliah sampai sekarang setiap cowok yang aku taksir pasti lebih memilih Zahra dari aku. bahkan aku tidak dilirik sama sekali oleh mereka karena mereka yang sibuk mengejar-ngejar cinta Zahra. Ya Allah aku tahu ini salah aku iri sama sahabatku sendiri." Hati Sasa terus berkata kata, setetes air matapun ikut keluar dari sudut matanya. dengan secepat kilat ia hapus secara kasar agar Very tak mengetahuinya.


" Sa, kamu temannya Zahra kan? pasti kamu tahu isi hatinya? dia pasti cerita ke kamu saat aku mengutarakan cintaku kepadanya tempo hari di wahana bermain. Dia cerita kan Sa? Aku yakin Zahra juga mencintaiku karena dia tidak menolakku. Hanya saja Zahra masih trauma dengan masa lalunya. Zahra juga mengatakan jika kami berjodoh pasti akan ada jalan. Aku yakin Zahra juga mencintaiku."


Sasa masih diam terpaku. " Pak Very nembak Zahra, bahkan Zahra tak cerita apa-apa ke aku. Ya Allah aku begitu jahat sudah punya rasa iri pada sahabat ku sendiri. Aku tahu Zahra gak cerita karna takut aku pata hati dan aku juga yakin Zahra menolak pak Very secara halus karena aku. Andai saja aku gak pernah bilang mencintai pak Very pasti Zahra akan nerima cinta pak Very. Sangat mudah mencintai orang seperti pak Very dengan demikian pernikahan kontrak ini tidak akan terjadi. Maafkan aku ya Allah karena aku nasib Zahra jadi seperti ini.


" Sa aku sangat mencintai Zahra, aku juga sangat yakin bahwa Zahra juga mencintaiku, besok setelah Rey menceraikan Zahra aku akan langsung menikahi Zahra. Aku gak akan biarkan Zahra ku bersedi lagi. Aku akan selalu membuatnya bahagia." Celoteh Very dengan mata terpejam seperti mengigau. Keadaannya sangat kacau.


Sasa mengemudikan mobil Very dan mengantarkan Very ke rumahnya. Tidak sulit bagi Sasa menemukan jalan menuju rumah Very, karena dari sebelum Zahra bekerja di ARDANA GRUP diam-diam Sasa suka mengikuti Very pulang sampai kerumahnya.


Di Rumah Very, mamanya, Linda terkejut melihat anak kesayangannya yang dalam kondisi memprihatinkan. Linda tahu bahwa anaknya itu lagi patahati. Very di bawa kekamarnya. Setelah Linda berterimakasih pada Sasa yang udah ngantatkan Very, Sasa pun pamit pulang. Sasa pulang diantar supir keluarga Very.


 


***


 


tik.. tok... tik... tok....


Jarum jam sudah menunjukkan pukul dua dini hari. dimana manusia sedanh nyenyaknya terlelap di keheningan malam tetapi tidak dengan Rey. Matanya sama sekali tak mengantuk. Berulangkali ia mencoba memejamkan mata untuk tidur tetapi ia tak tertidur juga. Biar bagaimanapun Rey adalah pria dewasa yang normal. Tidur sekamar bersama dengan wanita yang sosoknya sudah terpatri di hatinya membuat dirinya terjaga sepanjang malam.


Hampir dua puluh kali lebih Rey berbalik mencari posisi yang pas untuk tidur tetapi hasilnya tetap nihil. Rey tetap tak bisa tidur juga. Rey kembali berbalik dengan posisi menghadap Zahra. Wajah Zahra menghadap Rey yang tidur di sofa.


" Ya Allah ingin rasanya aku bisa memandangnya setiap malam, membawanya di pelukanku. kecantikannya sangat sempurna, wajahnya teduh menyejukkan, dan ketulusan hatinya membuat aku selalu tertarik berada di dekat nya. Aku gak ingin melepaskannya. aku ingin memiliki Zahra selama lamanya." Rey memejamkan matanya seketika pikirannya penuh dengan bayangan mesum. Rey pun kembali membuka matanya. " lama lama wanita ini membuatku gila. " ia menghembuskan nafasnya berharap pagi segera datang Rey takut tidak bisa mengendalikan hawa nafsunya dan berbuat khilaf.


Rey bangkit dari tidurnya ia duduk memandangi Zahra lagi. " Malam ini sungguh sangat menderita bagaimana aku bisa tidur." gumamnya lagi.


Zahra menggeliat. Matanya mulai mengerjap dan menerima sedikit cahaya yang masuk dari matanya yang masih menyipit belum terbuka sepenuhnya. Dengan cepat kembali Rey tidur meringkuk.Rey tidak ingin Zahra tahu bahwa semalaman dia tidak bisa tidur.

__ADS_1


Zahra merentangkan tangannya kemudian ia duduk setalah membaca doa bangun tidur Zahra pun bangkit dari tidurnya hendak menuju kamar mandi.


Langkah kakinya terhenti saat melihat Rey yang tertidur pulas pikirnya. Zahra menyilangkan kedua tangan di dadanya.


" Jika tidur seperti ini pak Rey terlihat tampan, wajahnya menggemaskan dan imut seperti anak bayi. Tapi sayangnya jika sudah bangun dia kembali menjadi monster es yang menyebalkan. dasar pria aneh. ehm..... " Zahra kemudian melanjutkan jalannya kekamar mandi.


Dep... suara pintu ditutup, Zahra sudah masuk ke kamar mandi. Rey membuka kedua matanya. " Sial tu anak di bilangnya aku seperti bayi? dia gak tahu aja padahal malam ini aku malah udah siap ngasi dia anak bayi. " gerutu Rey.


Gak lama Zahra keluar dari kamar mandi. Zahra membentang sajadah dan melaksanakan Sholat tahajud membuat Rey semakin kagum dengan kepribadian yang dimiliki Zahra.


Selama Zahra sholat Rey memperhatikan Zahra yang berada didepannya sehingga Zahra tidak dapat melihat bahwa dia sedamg diperhatikan.


Selesai Sholat Zahra menengadahkan kedua tangannya dan bermunajat kepada Allah meluapkan keluh kesah dan harapannya. Kemudian ia melanjutkan dengan murojaah hafalan qur'annya.


Suara Zahra yang sangat merdu membuat hati Rey merasa tenang dan tentram perlahan ia memejamkan mata menikmati lantunan ayat ayat suci Al Qur'an yang dibacakan Zahra. entah sejak kapan dia terlelap. akhirnya ia bisa tidur juga malam ini.


 


 


................


 


 


💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟💟


Hai Readers maaf ya Author lama up nya dikarenakan author minggu ini lagi padat jadwal, banyak pembelajaran yang harus diselesaikan. Author nulis hanya sekedar mengisi waktu santai aja.jadi mohon pengertiannya. mudah-mudahan kedepannya author bisa up tiap hari.


jangan lupa like vote dan beri komennya ya Readers. 😄😄👍👍

__ADS_1


__ADS_2