
Di Alam Surgawi terdapat 7 Penguasa yang dimana masing-masing penguasa memiliki daerah kekuasaan yang berbeda. Mereka juga mempunyai sebutan lain sebagai 7 Pilar Dunia.
Namun ketujuh penguasa itu tiba-tiba menghilang tanpa jejak meninggalkan seluruh kursi penguasa tanpa pemilik, tentunya hal ini membuat semua orang kuat berbondong-bondong memperebutkan kursi penguasa tersebut.
Mereka yang mampu mengalahkan penguasa sebelumnya maka dia akan menjadi penguasa yang baru atau bisa disebut bukan siapa yang berhak melainkan siapa yang mampu.
Alam surgawi yang disebut-sebut sebagai tempat suci berubah menjadi ladang pertempuran, sudah tak terhitung lagi berapa penguasa yang telah tergantikan akibat perebutan kursi penguasa tersebut.
Namun seiring waktu perebutan kursi penguasa tersebut dilupakan, entah karena faktor para penguasa baru yang semakin kuat atau mungkin karena generasi baru yang semakin lemah, tapi apapun alasannya tetap saja hal itu membuat para penantang memilih mundur daripada mereka mati tanpa perlawanan yang berarti.
Ribuan tahun berlalu, tiba-tiba saja dunia digemparkan mengenai kabar terbunuhnya sosok penguasa ketujuh Dai Mee ditangan orang bernama Yi Fan.
Orang di Alam Surgawi dan Alam Dewa pun beramai-ramai mencari tahu identitas Yi Fan tetapi mereka tidak menemukan apapun sampai suatu ketika berita tersebut sampai ke Dunia Fana, tentu saja Dunia Fana gempar karena Yi Fan merupakan sosok yang sudah menjadi legenda di dunia mereka, mereka menyebutnya sebagai Kiasar Iblis.
Saat itu Dai Mee sedang menikmati duduk di tahtanya bersama dengan para selirnya yang begitu cantik. Belaian demi belaian di daratkan di tubuh wanita-wanita cantik tersebut tanpa peduli dengan para bawahan dan pelayannya, tapi tiba-tiba saja semua orang di sana ambruk tak sadarkan diri kecuali Dai Mee.
Mata Dai Mee menangkap sosok pria yang berjalan santai dengan tubuh bermandikan darah memasuki ruangannya bersama dengan seorang perempuan. Dai Mee tidak panik ataupun takut dengan kedua sosok tersebut karena dia percaya dengan kekuatannya sendiri, tetapi dia cukup penasaran dengan identitas sosok laki-laki tersebut karena aura yang dipancarkannya memiliki karateristik yang sama dengan miliknya.
“Siapa kamu?” Tanya Dai Mee tanpa beranjak dari kursi singasananya, bahkan wajahnya terkesan memandang rendah kedua sosok tersebut.
Sosok laki-laki misterius itu maju satu langkah, “Aku Yi Fan, orang-orang biasa memanggilku sebagai Kaisar Iblis, sedangkan di sampingku ini adalah putri angkat sekaligus muridku, Yi An.”
“Aku tidak tahu kamu berasal dari mana tetapi melihat kedatanganmu yang menunjukan tanda-tanda permusuhan membuatku mengerti bahwa kamu kemari untuk merebut kursi penguasa ini,” Dai Mee memancarkan aura yang sangat dahsyat sampai membuat Yi An harus berlindung di balik tubuh Yi Fan.
Yi Fan masih berdiri kokoh seolah-olah aura Dai Mee itu hanya seperti angin sepoi-sepoi baginya.
“Oh, kamu cukup cerdas juga karena langsung mengerti maksud kedatanganku, kukira kamu hanya orang bodoh dengan kekuatan yang besar saja,” Yi Fan tersenyum sinis seraya menatap tajam mata Dai Mee.
“Sudah ribuan tahun berlalu akhirnya ada orang bodoh lagi yang menyia-nyiakan nyawanya, kamu sudah tahu akan kekuatanku tetapi kamu masih berani menantangku? Seperti kata pepatah bahwa orang bodoh akan cepat mati.” Dai Mee berdiri dari tahtanya, lalu berjalan pelan menghampiri Yi Fan.
Yi Fan menoleh ke belakang dan mengisyaratkan matanya kepada Yi An agar pergi dari tempat itu. Yi An menurut saja dan pergi dari sana meninggalkan kedua sosok yang akan bertempur sebentar lagi.
Dia tidak takut dengan Dai Mee melainkan takut dengan ayahnya, karena dia sangat tahu bagaimana kelakuan ayahnya ketika menggila, tidak peduli apapun dan menyerang dengan beringas sampai serangannya nyasar ke sana sini, bahkan dirinya dulu hampir tewas terkena serangan nyasar saat mencoba membantunya.
Yi Fan tersenyum kecil, “Jika mati ditentukan oleh bodoh atau tidaknya seseorang maka kamu lah yang lebih cepat mati, karena aku lebih pintar darimu.”
Langkah Dai Mee berhenti tepat 3 langkah di depan Yi Fan, matanya terlihat melirik Yi An, “Terserah kamu mau berkata apa, tapi putrimu itu cantik juga, dengan dada yang padat dan tubuh indah seperti itu membuatku ingin menyentuhnya,” Dai Mee mengalihkan pandangannya ke Yi Fan lal7 melanjutkan perkataannya. “Tapi setelah membunuh Ayahnya tentunya, hahaha!”
Yi Fan tersenyum bengis, dia tahu bahwa Yi An sangat cantik, dada yang besar dipadukan dengan lekuk tubuh yang begitu indah membuatnya terlihat seperti dewi. Namun, sebagai seorang ayah, tentu saja dia tidak terima dengan perlakuan Dai Mee.
“Awalnya aku akan menjadikanmu sebagai budakku tetapi karena kamu telah melecehkan Yi An dengan mulut busukmu itu maka tidak akan ada lagi hari esok bagimu.”
“Hahaha!” Dai Mee tertawa keras seraya menutupi wajahnya dengan tangan kanannya, “Kamu? Membunuhku? Yang ada kamulah yang kubunuh hama sialan!”
Tangan kanan Dai Mee diselimuti Qi yang begitu kuat dan tanpa diduga dia langsung melesatkan tinjunya ke arah Yi Fan.
Yi Fan dengan cepat langsung menyilangkan tangannya untuk menangkis pukulan tersebut, tubuhnya terdorong mundur sampai menyentuh tembok istana. Tidak berhenti di situ saja, Dai Mee langsung melesat ke arah Yi Fan dan sekali lagi memukul Yi Fan hingga terpental menembus tembok istana yang sangat tebal tersebut.
Debu bertebaran di udara menutupi pandangan. Dai Mee tersenyum sinis karena tidak lagi merasakan hawa keberadaan Yi Fan dan juga dia cukup yakin bahwa Yi Fan tidak akan mampu menahan pukulannya tersebut.
Dai Mee berdecak pelan, “Tsk, baru 2 pukulan saja langsung mati, kurasa aku hanya melebih-lebihkan dirimu saja.” Dai Mee berjalan kembali menuju kursi singasananya dengan langkah penuh kearoganan.
__ADS_1
Tiba-tiba saja dari arah belakang Yi Fan melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Dai Mee.
Dai Mee yang terlambat menyadari serangan itu hanya bisa pasrah ketika punggungnya terkena hantaman tangan Yi Fan yang begitu kuat. Dai Mee terpental keras menabrak kursi singasananya hingga hancur. Dai Mee memegang dadanya yang sakit, dia sesak nafas karena pukulan Yi Fan barusan mengarah tepat di jantungnya, bahkan dia yakin bahwa beberapa tulangnya mengalami retakan.
“Hei, aku masih bisa berdiri setelah menerima 2 pukulanmu, tapi lihatlah dirimu? 1 pukulanku saja kamu tak mampu mengatasinya.” Yi Fan menirukan gerakan Dai Mee yang sedang memegang dadanya lalu melanjutkan perkataannya, “Dan juga, ternyata tubuhmu itu sangat keras ya? Bahkan kursi singasana yang katanya terbuat dari batu roh kelas dewa saja bisa hancur setelah bertabrakan dengan tubuhmu itu!”
“Diam! Itu karena kamu menyerangku diam-diam sialan!” Dai Mee menunjuk kesal Yi Fan, diam-diam dia berusaha mengulur waktu untuk menyembuhkan semua lukanya.
Yi Fan menatap rendah Dai Mee, “Oh, itu sih urusanmu bukan urusanku.” Si kaisar iblis tersebut mengangkat kedua bahunya pura-pura tidak tahu.
Tanpa di duga, sebuah jarum melesat dengan kecepatan tinggi hampir mengenai wajah Yi Fan andai saja dia tidak cepat mengelak. Yi Fan mengusap pipi kirinya yang berdarah karena ternyata jarum tersebut berhasil menggores kulit wajahnya.
“Pencuri teriak pencuri, kurasa kalimat itu sangat pantas disematkan kepadamu.” Yi Fan tersenyum sinis seraya menjilat darahnya sendiri.
Dengan cepat Dai Mee berdiri, “Terus kenapa?! Apa kamu pikir ini pertarungan adil?!” Terlihat tubuh Dai Mee yang telah pulih sepenuhnya.
Yi Fan tersentak kala merasakan sakit di bagian wajah, lidah serta tenggorokannya, “Racun?”
Racun itu menyebar dengan sangat cepat ke seluruh bagian tubuh Yi Fan. Yi Fan ambruk dan menopang tubuhnya dengan satu kakinya, mata dan mulutnya terlihat mengeluarkan darah.
Melihat Yi Fan yang ambruk akibat racunnya membuat Dai Mee merasa di atas angin, “Dasar orang bodoh! Selain menyandang sebagai salah satu dari 7 pilar dunia, aku juga dikenal dengan nama Iblis Beracun.”
Dai Mee berjalan angkuh mendekati Yi Fan seraya menampilkan tampang garangnya, “Kamu barusan telah terkena racun pemusnah kehidupan dan juga secara tidak sadar kamu tadi telah meminum racun itu!"
Langkah Dai Mee berhenti tepat di depan Yi Fan. “Dalam waktu kurang dari 10 detik semua organ dalammu akan hancur dan kamu akan mati sia-sia.”
Detik demi detik berlalu sampai tak terasa 1 menit telah berlalu, Dai Mee begitu terkejut melihat Yi Fan yang masih baik-baik saja. “Bagaimana kamu masih bisa berdiri!? Seharusnya semua organ dalammu sudah hancur akibat racun itu!” Dai Mee menatap Yi Fan tak percaya, kakinya melangkah mundur secara tidak sadar.
Kulit di wajah dan leher Yi Fan kembali seperti semula dan tidak menunjukan tanda-tanda terkena racun, racun tersebut seperti menghilang begitu saja.
Dai Mee sangat yakin akan kehebatan racunnya, bahkan dia sendiri tidak memiliki penawarnya, tapi orang bernama Yi Fan muncul begitu saja dan menyatakan perang kepadanya, bahkan Yi Fan mampu menetralisir racun terkuatnya tersebut.
“Bagaimana bisa racunku tidak memberikan efek apapun terhadapmu? Aku tidak melihatmu melakukan apapun terhadap racun itu.” Dai Mee cukup penasaran dengan kemampuan Yi Fan yang mampu menetralisir racunnya, walaupun begitu dia tidak mengendurkan sedikitpun kewaspadannya, tentunya dia tidak ingin terkena serangan diam-diam seperti sebelumnya.
“Hey pak tua, kamu ini ternyata sangat sombong, bahkan kamu tidak mengetahui kekuatan dari racunmu sendiri.” Yi Fan menggelengkan kepalanya pelan, dengan sengaja dia memperlihatkan celah agar Dai Mee menyerangnya, tetapi nampaknya Dai Mee tidak sebodoh itu sehingga masuk ke dalam perangkapnya.
Dai Mee menggertakan giginya menahan kesal, dia ingin sekali mencincang tubuh Yi Fan saat ini tetapi sebelum itu dia harus mengetahui dulu mengenai kelemahan racun terkuatnya itu untuk menyempurnakannya. "Cepat katakan sialan!" Tunjuk Dai Mee dengan emosi."
Yi Fan menutup wajahnYa dengan satu tangannya sambil tertawa keras, "Bukannya sudah jelas ya? Bahwa aku lebih kuat darimu!” Yi Fan tersenyum bengis memperlihatkan tampang badassnya, “Akulah yang pantas menyandang sebutan iblis beracun daripada dirimu kakek peyot!”
Yi Fan tiba-tiba saja sudah berada di depan Dai Mee dan memukul kepala Dai Mee hingga tubuh Dai Mee terpelanting menembus tembok. Yi Fan tak menyiak-nyiakan hal tersebut, dia lantas melesat menuju ke arah Dai Mee. Tanpa memberikan kesempatan, si Kaisar Iblis itu langsung memukul kepala Dai Mee dari atas sampai tubuhnya terjerembab ke tanah.
Tidak berhenti di situ saja, Yi Fan melanjutkan serangannya dengan menginjak tubuh Dai Mee dari atas dengan sangat keras sampai membuat tanah merekah.
Yi Fan tersenyum lebar menunjukan tampang sadisnya, namun seketika dia langsung mengangkat kakinya dan bergerak menjauh kala merasakan kekuatan besar di tubuh Dai Mee. Tanah bergetar hebat, batu-batu besar maupun kecil terangkat ke udara. Perlahan-lahan tubuh Dai Mee melayang ke udara, aura yang sangat mengerikan terpancar keluar dari tubuhnya.
Yi Fan menjadi siaga melihat kekuatan Dai Mee meningkat drastis, “Pantas saja dia mampu mengalahkan penguasa sebelumnya dengan satu serangan saja, sungguh kekuatan yang luar biasa,” Yi Fan berdecak kagum akan kekuatan Dai Mee.
“Yi Fan, kamu mendapatkan hormatku karena telah memaksaku sampai ke titik ini.”
Suara Dai Mee berubah serak, wujudnya berubah menjadi seorang pria muda dengan jubah hitam berkibar di udara.
__ADS_1
“Jadi ini perubahan wujudmu? Berapa banyak nyawa yang kamu tumbalkan sampai mencapai tahap ini?” Yi Fan tentu tahu asal kekuatan Dai Mee karena dirinya dan Dai Mee merupakan satu jalan yaitu jalan iblis.
Jalan iblis adalah sebutan bagi orang yang memilih jalur ekstrim serta berbahaya untuk mendapatkan kekuatan instan dan lebih kuat daripada orang yang berada di jalan suci pada umumnya. Jalan iblis sangatlah berbahaya, tak sedikit orang yang mati karena memilih meningkatakan kekuatan dengan jalan ini.
Dengan menanam sifat nekat dan gila, orang-orang yang memilih jalan iblis tidak akan ragu pada apapun dan memusnahkan apapun yang menghalangi mereka untuk mendapatkan kekuatan, mereka sangat disiplin serta menghilangkan rasa malas untuk mendapat kekuatan besar, karena itu melawan mereka juga tidak ada bedanya dengan melawan orang gila, berdarah dingin dan tanpa empati adalah ciri khas mereka.
Tidak sedikit juga yang kehilangan kewarasannya dan menjadi gila sepenuhnya akibat termakan oleh kekuatannya sendiri, karena itu juga orang yang memilih jalur iblis selalu berjalan sendiri tanpa teman ataupun kawan.
“Hahahaha! Tanpa kujawab pun kamu sudah tahu bukan? Karena kamu sendiri juga tak beda jauh dariku!” Dai Mee berseru lantang, aura yang dipancarkannya semakin besar sampai menghasilkan hempasan angin yang sangat kuat.
“Hmph, kamu dan aku mungkin satu jalan tetapi kekuatanmu dan kekuatanku sangatlah berbeda, akan kutunjukan apa itu yang namanya kekuatan!’
Setelah mengatakan hal tersebut, aura yang sangat dahsyat meledak keluar dari tubuh Yi Fan. Aura itu berwarna merah tua, sangat mengerikan dan kuat, bahkan sampai membuat Dai Mee sedikit tertekan karenanya.
Dai Mee sedikit mengeluarkan keringat dingin, dia sekarang menjadi ragu apakah dirinya bisa memenangkan pertarungan ini atau tidak, sebab aura Yi Fan saja sudah se-dahsyat itu bahkan sedikit lebih kuat dari auranya.
Kemungkinan besar, jika dirinya dan Yi Fan bertarung maka hasilnya akan seimbang, meskipun menang juga pastinya dirinya harus membayar mahal akan hal itu, bukan tidak mungkin bahwa akan ada seseorang yang memanfaatkan kelemahannya untuk merebut tahtanya.
Dai Mee menarik kembali auranya, “Melihat kekuatanmu dan diriku tidak berbeda jauh membuatku mempunyai tawaran untukmu.”
Yi Fan sedikit menarik auranya, “Oh, apa yang kamu tawarkan kepadaku?” Tanya balik Yi Fan yang sedikit merasa tertarik dengan perkataan Dai Mee.
“Kamu menginginkan tahta penguasa ini bukan? Bagaimana jika aku membantumu merebut tahta penguasa lainnya?” Dai Mei nampaknya sudah tidak ingin melanjutkan pertarungan ini lagi, dia saat ini mencoba bernegosiasi dengan Yi Fan.
Yi Fan mengangkat satu alisnya, “Kenapa? Takut? Ck, ternyata Iblis Beracun hanyalah seorang pengecut,” Ejek Yi Fan seraya menunjukan senyum sinisnya.
Badan Dai Mee bergetar menahan amarah, baru kali ini ada orang yang berani merendahkan dirinya seperti sekarang, andaikan Yi Fan lebih lemah sedikit saja darinya pastinya dia tidak akan pernah memberinya kesempatan untuk berbicara.
“Hah, sabar-sabar, adu mulut dengannya sama sekali tidak ada ujung,” Dai Mee menghirup nafas dalam-dalam lalu mengeluarkannya perlahan, dia tidak bisa emosi di saat-saat penting seperti ini, meskipun terkesan memalukan tetapi tidak ada jalan lain lagi baginya.
Setelah beberapa tarikan nafas, Dai Mee sudah kembali tenang, “Daripada kita bertarung yang membuat kita sama-sama rugi, tentunya kamu dan aku tidak ingin sampai hal itu terjadi bukan?”
Yi Fan mengelus dagunya seakan-akan sedang berpikir. “Kamu benar....”
Dai Mee tersenyum puas karena Yi Fan ternyata memakan umpannya, namun senyum itu berhenti karena ternyata Yi Fan masih belum menyelesaikan perkataannya.
“Namun, aku tidak tertarik dengan tahta penguasa lainnya dan juga andaikan kamu menawarkan ini sebelumnya mungkin aku masih mau menerimanya, tapi sayangnya kamu sudah terlambat, tidak ada lagi jalan kembali.” Auranya kembali merembes keluar.
Dai Mee mengerutkan dahinya karena tidak suka akan jawaban Yi Fan tetapi sekali lagi dia mencoba untuk bernegosiasi, “Apa tidak ada jalan lain selain pertarungan?”
Yi Fan tersenyum sinis, “Ada…” Baru saja Dai Mee bernafas lega tetapi ternyata Yi Fan sama sekali belum menyelesaikan perkataannya.
“Kamu berlutut meminta maaf kepada putriku lalu menjadi budakku, aku mungkin masih mempertimbangkan untuk tidak membunuhmu.”
Boom…
Aura hitam yang sangat kuat terpancar keluar dari tubuh Dai Mee, “Kamu sudah kelewatan! Sudah dikasih hati malah minta jantung, sekalian juga kamu minta ginjalku sialan!”
Yi Fan tersenyum sinis. “Itu boleh juga.”
Kedua kekuatan serupa tapi tak sama itu bertabrakan yang menghasilkan gelombang kejut hingga membuat istana Dai Mee luluh lantah. Yi An yang sedang menonton dari kejauhan pertarungan bisa merasakan kedua kekuatan yang sangat mengerikan tersebut.
__ADS_1
Binatang-binatang yang berada di dekatnya banyak yang sekarat, untungnya dia sudah memasang array di sekitarnya, jika tidak, pastinya dia tidak akan bisa menahan tekanan kekuatan yang sangat luar biasa tersebut.