
...**(*)**...
Han Shu dan Yueyin bertemu anak tangga menuju ke wilayah bawah setelah mengelilingi wilayah tengah yang luas. Ketika hendak menuruni tangga, seseorang menariknya dari belakang.
"Hey, kemana kau akan pergi! Di bawah sana tempat yang berbahaya untuk orang baru seperti kalian." Terlihat seorang pria tinggi berbadan kekar tanpa menggunakan baju sehingga otot-ototnya dapat dilihat dengan jelas.
"Aku mau ke wilayah bawah untuk menambang batu spiritual tingkat tinggi. Memangnya di bawah sana ada bahaya apa?" Han Shu menaggapi sekaligus bertanya informasi.
"Di sana banyak monster yang menyusahkan, terutama tikus darah. Kau tidak akan bisa melawan mereka karena jumlahnya sangat banyak."
"Lagian, kalian bahkan belum bisa menggunakan kekuatan kalian di sini. Kalian butuh waktu yang lama untuk beradaptasi." lanjutnya.
"Oh, ternyata sejak dulu monster itu masih di sini. Mereka memang cukup menyusahkan. Kalau begitu aku tidak bisa membawanya ke bawah." batin Han Shu sembari melirik ke arah Han Shu.
"Apakah di wilayah bawah ada penghalang yang membuat monster-monster di sana tidak bisa naik ke sini?" Han Shu kembali bertanya.
"Apa kau bisa melihatnya dari sini? Di sana memang ada penghalang."
Han Shu mengangguk pelan, "Aku bisa melihatnya dari sini. Mataku ini sangat tajam. Aku akan menambang di dekat penghalang itu."
"Tidak, kau tidak boleh ke sana. Sayangi nyawamu yang hanya ada satu itu. Lebih baik kau berlatih saja beradaptasi dengan qi dunia ini agar kau bisa melindungi dirimu sendiri." pria itu tetap melarangnya.
Han Shu kemudian mengendalikan qi pada telapak tangannya untuk menunjukkan bahwa dirinya sudah bisa menggunakan kekuatannya.
Hal itu membuat pria itu kembali terkejut, "Kau! Bagaimana kau melakukannya. Aku bahkan membutuhkan waktu satu tahun untuk memahaminya. Sedangkan kau baru satu hari di sini."
"Jadi, apa sekarang kau memperbolehkanku?" Han Shu mengabaikan pertanyaannya.
"Hmmm, baiklah. Tapi aku tidak akan bertanggung jika nyawamu terancam. Ngomong-ngomong, sebaiknya kau menyembunyikan fakta kalau kau sudah bisa menggunakan kekuatanmu. Kalau tidak kau akan di bunuh oleh kelompok mereka." Pria itu memberikan nasehat.
__ADS_1
Han Shu berpikir untuk menitipkan Yueyin padanya untuk sementara selama dirinya di bawah. Namun, sebelum itu dia ingin mengetahui kekuatannya terlebih dahulu.
"Apa kau pernah melawan bos kelompok itu?"
"Aku pernah melawannya dua kali."
"Bagaimana hasilnya?"
"Kita berdua sama-sama terluka dan menghentikan pertarungannya."
"Kalau begitu, tolong jaga Yueyin sebentar. Aku akan kembali sore hari." Tanpa menunggu persetujuannya, Han Shu langsung turun ke bawah.
"Hey, aku belum menyetujuinya!... Dia pergi begitu saja..." Pria itu tidak mengejar, melainkan terpaksa menyetujuinya.
"Kau lihat, temanmu meninggalkanmu begitu saja. Apa kau tidak marah padanya."
"Tidak, aku tidak marah. Dia tahu apa yang terbaik untukku." jawab Yueyin datar.
"Baiklah." Yueyin mengikuti pria itu di belakangnya.
.........
Sementara itu...
Setelah beberapa menit menuruni tangga yang cukup jauh, Han Shu akhirnya sampai di depan penghalang yang memisahkan kedua wilayah tambang.
Dia melihat jauh ke dalam tetapi tidak menemukan seekor monster pun. Begitu Han Shu melangkah melewati penghalang, dia bertemu dengan kawanan Harimau Bumi yang berjumlah 4 ekor.
Ketika melihat Han Shu, kawanan Harimau Bumi langsung waspada dan langsung mengelilinginya. Mereka tidak buru-buru menyerang.
__ADS_1
"Hey hey aku baru tiba di sini dan kalian sudah mengepungku. Sepertinya kalian sedang kelaparan." Han Shu bersiap untuk menyerang.
"Aku tahu kalian tidak akan menyerang sebelum aku menyerang. Tapi aku juga ingin segera menjelajahi wilayah ini, jadi aku akan segera menyelesaikannya."
Han Shu langsung menyerang kawanan Harimau Bumi itu. Mereka melakukan perlawanan dengan menyerang dari segala arah namun, jumlah mereka terlalu sedikit untuk mengalahkan Han Shu. Satu persatu Han Shu menghajar mereka hingga tumbang. Hingga akhirnya dia berhasil mengalahkan mereka.
Kemudian, Han Shu langsung pergi dari tempat itu untuk menjelajah. Beberapa saat setelah Han Shu pergi, Ribuan Tikus Darah melintasi tempat itu. Mayat Harimau Bumi seketika menghilang setelah kawanan Tikus Darah melintas.
...
Han Shu menjelajahi tempat itu tetapi juga menggunakan teknik pelacaknya agar tidak bertemu dengan monster-monster di sana.
"Ah, ngomong-ngomong yang membuat monster Tikus Darah berbahaya selain karena jumlahnya, pergerakan mereka juga sulit dilacak dengan kekuatanku saat ini. Aku harus waspada."
"Di masa lalu aku juga kesulitan untuk melacak mereka. Waktu itu aku tidak terlalu lama dalam meneliti kekuatan mereka jadi, aku tidak tahu apa yang membuat mereka sulit untuk di lacak. Mungkin kali ini aku aku akan mencaritahunya, tapi tidak untuk sekarang."
Setelah beberapa waktu menjelajah, ia akhirnya menemukan tempat yang cocok untuk berkultivasi dan meningkatkan kekuatan spiritualnya.
Sebelum mulai, Ia terlebih dahulu memasang aray pelindung di sekitar untuk berjaga-jaga. Setelah itu, ia duduk bertapa dan mulai berkultivasi menyerap energi qi dan energi spiritual di tempat itu.
Dengan energi spiritual yang melimpah dari batu spiritual tingkat tinggi, kekuatan spiritual Han Shu meningkat dengan pesat. Sedangkan kultivasinya tidak terlalu mengalami perubahan sejak kultivasi semalam.
Hingga waktu sore datang begitu cepat, Han Shu segera menghentikan kultivasinya. Sebelum kembali, ia terlebih dahulu menambang beberapa batu spiritual di sana.
Bagi Han Shu, menambang batu spiritual tingkat tinggi cukup mudah karena ia pernah melakukannya. Namun, ia hanya menambang beberapa gram untuk diberikan pada bos kelompok yang menguasi wilayah tengah.
"Belum saatnya aku menghabisi mereka. Aku akan menuruti kemauan mereka untuk saat ini. Aku juga akan memanfaatkan mereka untuk mengetahui rahasia monster Tikus Darah.
"Baiklah, ini sudah waktunya aku kembali."
__ADS_1
Han Shu kemudian keluar dari wilayah bawah melalui jalan yang sama ketika ia masuk dan naik ke wilayah tengah untuk bertemu Yueyin sekaligus memberikan hasil tambangnya.
.........