Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 95


__ADS_3

Mendengar penolakan Han Shu, Raja Iblis akhirnya menyerah untuk menjadikan Han Shu sebagai bawahannya. Berapa kali pun dia menawarkannya, Han Shu terlihat akan terus menolaknya.


"Baiklah, manusia. Karena itu keputusanmu aku tidak akan menawarkannya lagi. Sekarang lawanlah semua pasukan Ras Iblis ku. Jangan mati dengan mudah karena aku ingin melihat wajah keputusasaanmu."


"Serang dia!" perintah Raja Iblis.


Semua pasukan mendengar perintahnya dan langsung menyerang Han Shu secara bersamaan, tidak terkecuali Jenderal Iblis.


Han Shu pun langsung bersiap dalam mode bertarungnya, menunggu mereka mendekat. Setelah jarak mereka begitu dekat, ia mengaktifkan sebuah formasi dalam hitungan detik.


"Formasi Pedang Petir!"


Sebuah energi pedang terbentuk dengan ukuran yang cukup besar di langit. Energi itu tercipta dari elemen petir yang ia miliki. Pedang itu menghantam ribuan pasukan Ras Iblis hingga membuat mereka mati, tanpa meninggalkan bagian tubuh mereka.


"Aku memang tidak bisa melawan mereka satu persatu tidak, bukan itu maksudku. Aku hanya akan kesulitan melawan mereka satu persatu. Tapi, untuk sekarang aku bisa melawan mereka sekaligus," batinnya.


"Apa kalian pikir aku hanya bisa bertarung dengan kekuatan? Aku memiliki banyak Formasi serangan yang bisa aku gunakan."


"Jadi, berhati-hatilah!" Han Shu memberikan peringatan pada mereka.


Namun, peringatan itu hanyalah sesuatu yang sia-sia. Pasukan Ras Iblis terus menghampiri Han Shu tanpa rasa takut sedikit pun. Mereka hanya menuruti perintah Raja Iblis, perintahnya adalah sesuatu yang mutlak yang tidak bisa mereka tolak.


Melihat serangan datang, Han Shu membentuk sebuah bola api kecil seukuran kelereng di telapak tangannya. Kemudian ia melemparkannya ke tengah-tengah pasukan Ras Iblis.


"Ledakan Elemen Api!"


Boom!


Ledakan api yang berskala besar menghanguskan puluhan ribu pasukan Ras Iblis hingga menjadi abu.


Namun, hal itu masih belum membuat mereka takut. Mereka terus menghampiri Han Shu secara bersamaan.

__ADS_1


"Maaf, aku tidak bisa memenuhi permintaanmu. Pasukan Ras Iblis tidak bisa aku selamatkan dari kendali orang itu." Han Shu mengingat permintaan Jenderal Iblis sebelum mati. Ia meminta maaf padanya.


Han Shu melesat menghampiri pasukan Ras Iblis dengan ke empat elemen yang masih menggebu-gebu di sekitar tubuhnya.


Satu persatu ia membunuh pasukan Ras Iblis dengan berganti-ganti kekuatan elemen yang dikendalikannya.


Ratusan, ribuan, bahkan puluhan ribu pasukan Ras Iblis berhasil Han Shu bunuh dalam waktu yang tidak terpikirkan olehnya. Pada akhirnya, kekuatan pasukan Ras Iblis biasa memang lemah di matanya.


Mereka kuat karena Jenderal Iblis dan Raja Iblis yang bersama mereka. Walaupun Jenderal Iblis diperintahkan untuk membunuh Han Shu, mereka tidak bisa melakukannya karena terhalangi oleh Pasukan Ras Iblis lain.


Hal ini membuat Han Shu lebih leluasa mengalahkan pasukan yang begitu banyaknya karena tidak ada Jenderal Iblis yang mengganggunya.


Boom!


Boom!


Boom!


Tetapi, jika ia langsung melakukannya, itu adalah kekalahan telak baginya. Ia harus seminimal mungkin menggunakan energi yang tersisa. Ia mundur untuk menjaga jarak dan bersiap menyerang kembali.


"Ada apa manusia? Apa kau sudah kelelahan? Bonekaku masih terlalu banyak untuk menyerangmu." Respon Raja Iblis melihat Han Shu mundur. Saat ini ia hanya mengamati pertarungan saja.


Orang yang mengendalikan Raja Iblis terlihat seperti tidak tertarik lagi dengan rencana awalnya menguasai dunia ini.


Sekarang ia menjadi penasaran dengan asal kekuatan Han Shu yang bisa melawan Pasukan Ras Iblis yang jumlahnya sangat banyak.


Walaupun hal itu adalah hal yang biasa baginya di Dunia Immortal, ia tetap tertarik padanya. Ia tahu kalau manusia di dunia itu sangat lemah, sangat jauh dibandingkan dengan dunianya.


Ia menjadi semakin curiga kalau Han Shu bukanlah orang yang berasal dari dunia itu, melainkan dari Dunia Immortal.


"Manusia? Apa kau orang dari dunia atas yang bereingkarnasi ke dunia ini? Atau apakah kau orang yang tidak sengaja datang ke dunia yang rendah ini?" Tiba-tiba Raja Iblis menanyakan hal yang mengejutkan.

__ADS_1


Han Shu menenangkan dirinya dan mulai memikirkan jawaban yang pas.


"Aku memiliki guru yang berasal dari dunia atas. Tapi dia sudah mati karena dibunuh oleh orang yang berasal dari dunia yang sama. Tujuanku saat ini hanyalah untuk mencari kekuatan dan membalas dendam padanya. Itu pun jika berhasil menang melawanmu." Han Shu mengarang bualan lagi. Jika Raja Iblis bertanya lebih lanjut, ia sudah mempersiapkan jawaban yang tepat.


"Siapa gurumu?" Benar saja Raja Iblis bertanya hal yang sudah diprediksi oleh Han Shu.


"Jing Tian, mungkin kau akan mengenalnya. Guruku sangat kuat." Jika kalian lupa, Jing Tian adalah orang yang dianggap sebagai saudara oleh Han Shu.


"Orang itu... Pantas saja kau cukup kuat di dunia ini. Kau mendapat guru yang kuat. Tapi bagaimana caranya dia datang ke dunia ini? Aku bahkan tidak tahu caranya." Raja Iblis penasaran.


"Untuk apa kau menanyakan itu? Apa kau mengenal guruku? Apa kau pernah bertemu dengannya." Han Shu bertanya balik.


"Ya, aku mengenalnya cukup baik. Dia salah satu orang yang bisa menandingiku dulu. Tapi, aku sudah tidak bertemu dengannya lebih dari 100 tahun. Jika aku bertarung dengannya lagi, sudah pasti aku yang akan menang." Ia sangat percaya diri pada kekuatannya.


"Apa kau bisa menceritakan sesuatu tentang guruku?" Han Shu sedikit memohonnya. Tujuannya hanyalah untuk mengulur waktu untuk memulihkan energinya kembali.


Ini adalah peperangan, bukanlah sebuah perlombaan yang butuh sportifitas. Di masa lalu, Han Shu akan menggunakan cara apapun untuk menang, sekalipun harus mengorbankan orang lain. Tetapi, kali ini dan seterusnya Han Shu tidak ingin mengorbankan orang lain lagi untuk menang. Dia berharap tidak melakukan itu. Ia berharap tidak melupakan hal itu.


"Apa kau mencoba mengulur waktu? Lagi pula percuma saja kau mengulur waktu, kau masih bukan tandinganku." Raja Iblis menyadari tujuan Han Shu menanyakan itu.


"Lalu mengapa kau masih menahan diri? Bukankah tujuanmu untuk menguasai dunia ini? Mengapa kau membuat pasukanmu berkurang hanya dengan melawan pasukan wilayah ini?" tanya Han Shu.


"Aku sudah tidak tertarik lagi dengan rencana awal. Sekarang aku lebih tertarik padamu, sampai mana kau belajar dari gurumu itu." Raja Iblis menjawab dengan acuh tak acuh.


"Tertarik dengan kekuatanku... Mengapa kita tidak berduel saja untuk menentukan kemenangan peperangan ini?" Han Shu mengajak Raja Iblis berduel dengannya. Jika perang ini berakhir dengan duel, ia bisa memenuhi permintaan Jenderal Iblis padanya.


"Untuk apa aku melakukannya? Aku memiliki banyak boneka di tanganku. Walaupun mereka sangat lemah, tapi mereka bisa membuatmu mati kehabisan energi." Raja Iblis menolaknya.


"Karena itu maumu, aku akan menghabisi boneka-bonekamu dan akan melawanmu setelah selesai." Han Shu menatap tajam padanya. Getaran udara di sekitar Han Shu semakin kuat.


#Satu doang mwehehehe

__ADS_1


__ADS_2