Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 94


__ADS_3

Namun, saat Yueyin mendekat, Han Shu yang menyadari kedatanganya langsung mengusirnya. Ia tidak mau Yueyin terlibat dalam hal ini lagi.


"Pergilah!" bentak Han Shu. Jika ia mengusirnya dengan perkataan biasa, Yueyin dengan sifat keras kepalanya akan menolak. Han shu sudah menyadari hal itu.


"Tapi tuan... Bagaimana denganmu?" Yueyin benar-benar mencemaskannya.


"Aku bilang pergi ya pergi!" Han Shu kembali membentaknya dengan lebih keras.


"Baiklah..."


Dengan rasa kecewa Yueyin pergi meninggalkan Han Shu. Ia juga merasa khawatir karena Han Shu akan melawan pasukan Ras Iblis yang masih sangat banyak, jumlahnya masih lebih dari satu juta. Sekarang ia sepenuhnya mempercayai perkataan Klon Han Shu bahwa Han Shu akan mati. Hal itu membuatnya sedih, entah apa alasannya.


"Semoga tuan bisa selamat..." Yueyin menengok kebelakang untuk terakhir kalinya dan akhirnya pergi mengejar Zhang Yu dan Kaisar Han.


Sementara itu, Han Shu sudah bersiap menyerang. Ia hanga tinggal menunggu pasukan Ras Iblis menghampirinya.


Namun, saat pasukan Ras Iblis akan menyerangnya, Raja Iblis dan 9 Jenderal Iblis datang dan langsung berdiri beberapa meter di depan Han Shu.


"Manusia, kau sudah kembali kesini. Apa Jenderal Iblis sebelumnya telah kau bunuh?" Raja Iblis ingin memeriksanya. Ia sudah tidak bisa merasakan aura kehidupannya.


"Ya, aku membunuhnya." Han Shu membalas singkat.


"Oohh... Bagaimana caramu mengalahkannya?" Raja Iblis penasaran dengan cara Han Shu mengalahkannya, padahal perbedaan kekuatannya sangat jauh.


"Aku hanya membuat diriku terlihat lemah di matanya. Karena kepercayaan dirinya itu, aku berhasil membunuhnya."


Perkataan itu memiliki maksud lain agar Raja Iblis tidak meremehkannya seperti yang dilakukan Jenderal Iblis sebelumnya.


"Manusia, bagaimana jika kamu menjadi bawahanku dan menguasai dunia ini bersama-sama. Aku akan memberimu kedudukan sebagai Jenderal Iblis menggantikan Jenderal Iblis yang telah kau bunuh?" Raja Iblis membuat penawaran.


"Orang yang sedang berbicara denganku Raja Iblis atau orang yang mengendalikannya?" Han Shu malah bertanya balik.


"Tentu saja aku sendiri, Sang Raja Iblis." Raja Iblis menjawab dengan bangganya.

__ADS_1


"Untuk tawaranmu tadi aku harus menolak. Kau bukanlah Raja Iblis. Kau hanya orang yang sedang memgendalikan semua Ras Iblis ini." Dengan ekspresi datar Han Shu menolaknya.


"Hoo... Bagaimana kau mengetahuinya?" Raja Iblis langsung mengakuinya.


"Jenderal Iblis yang sudah kubunuh yang memberitahuku."


"Oh, jadi dia memberitahumu ketika nyawanya sudah sekarat... Bagus... Bagus... Dia memang sulit untuk dikendalikan." Raja Iblis memegang dagunya memeriksa tubuh Han Shu.


"Siapa kau sebenarnya? Apa alasanmu menjadikan Ras Iblis di dunia ini menjadi bonekamu?" Han Shu menanyakan identitasnya. Sebenarnya ia tidak peduli pertanyaannya akan terjawab atau tidak.


"Jika kau bisa menjawab satu pertanyaanku, aku akan menjawabnya." Raja Iblis sedikit bernegoisasi.


"Baiklah, apa yang ingin kau tanyakan?" Tentu Han Shu menerimanya.


"Bagaimana kau bisa mengenal Xin Feng?" Raja Iblis langsung menanyakannya.


"Xin Feng, itu namaku sendiri. Mengapa kau terus bertanya hal yang sudah terjawab? Berikanlah pertanyaan lainnya."


"Apa kau pikir aku sebodoh itu? Identitasmu adalah Han Shu, Pangeran Pertama Kekaisaran Han. Aku telah memastikannya."


"Jawablah yang sejujurnya jika kau ingin aku menjawab pertanyaanmu!" Raja Iblis sedikit menaikan nada bicaranya.


"Baiklah, baiklah, aku akan menjawabnya. Xin Feng adalah orang yang telah menyelamatkanku dari kematian."


"Waktu itu aku di tangkap oleh seseorang dan akan dibuang ke jurang tapi dia tiba-tiba datang dan menyelamatkanku. Dia kemudian melatihku hingga kekuatanku cukup untuk melindungi diriku sendiri." Han Shu membualnya dengan fasih agar Raja Iblis percaya.


"Hahahaha, apa kau pikir aku mempercayai bualanmu itu? Xin Feng tidak pernah menyelamatkan satu orang pun dalam hidupnya. Kalaupun pernah, itu hanya untuk keuntungannya saja." Raja Iblis tertawa terbahak-bahak mendengar bualan Han Shu.


"Ah benar, aku melupakan hal itu. Aku melupakan hal yang sangat penting. Dia orang yang sudah mengenalku," batin Han Shu.


"Bualan apa lagi yang harus aku katakan padanya?" Han Shu berpikir sejenak.


"Cepat katakan yang sebenarnya. Aku sedang menunggu jawabanmu. Atau kau sengaja untuk mengulur-ngulur waktu? Tidak usah berpikir bahwa pasukan manusia kabur dariku. Aku bisa saja langsung menatik mereka kembali dengan jurus Ruang Dimensiku." Raja Iblis menunggunya sekaligus memberikan sebuah ancaman padanya.

__ADS_1


"Sebenarnya, saat aku masih kecil, aku berkunjung ke sebuah desa dengan beberapa pengawal. Penduduk di sana sangat ramah menerimaku dengan senyuman tulus mereka."


"Tapi, suatu hari seseorang datang ke desa itu dan membunuh semua orang di desa itu, termasuk pengawalku dengan sangat kejam. Aku tidak tahu apa alasannya."


"Aku sangat takut waktu itu, sorotan matanya sangat tajam. Memiliki aura membunuh yang sangat mengerikan! Bahkan saat jaraknya masih jauh dariku, aku tidak bisa menggerakan tubuhku."


Han Shu membual dengan beberapa kebenaran tentang dirinya. Saat menceritakan itu, ia juga mengginggil ketakutan agar Raja Iblis mempercayainya.


Lalu Han Shu melanjutkan bualannya.


"Saat ia mendekat, ia sudah bersiap menebasku dengan pedangnya. Aku ketakutan, aku langsung menutup kedua mataku dan berharap aku dibiarkan hidup olehnya."


"Saat menunggu beberapa saat, masih tidak terjadi apa-apa padaku. Aku membuka mata dan terkejut karena melihatnya sedang duduk di sampingku."


"Aku ingin menghindar, tapi ketakutan sudah memenuhi tubuhku. Aku tidak mampu untuk bergerak lagi."


"Beberapa menit kemudian, dia pergi. Sebelum pergi dia menyebutkan namanya dan memintaku untuk membalas dendam padanya."


Han Shu masih dengan fasih membual. Namun, ada beberapa kebenaran yang di sampaikan olehnya. Dan kebenaran itu sewaktu dia masih di Dunia Immortal.


Mendengar cerita itu, Raja Iblis langsung mempercayainya. Di tandai dengan gumamannya yang terdengar cukup keras.


"Ternyata itu benar dia..."


"Baiklah, karena kau sudah menceritakannya, aku akan memberitahumu siapa aku sebenarnya. Kau jangan terkejut setelah mendengarnya."


"Aku **** Kaisar Iblis Di Dunia Immortal saat ini."


Han Shu terkejut mendengar identitasnya. Ia cukup baik mengenal orang itu. Namun ia segera menenangkan dirinya agar tidak mendapat kecurigaan dari Raja Iblis.


"**** Bagaimana bisa seorang Budak Iblis menjadi Kaisar Iblis?! Ah sudahlah, aku akan mencaritahunya nanti. Ini belum waktunya aku mencampuri masalah Dunia atas," batin Han Shu sulit mempercayainya.


"Oh, Kaisar Iblis... Kedengarannya seperti orang yang kuat. Kapan-kapan aku akan bertemu dengannya." Han Shu menenangkan keadaan.

__ADS_1


"Jadi bagaimana tawaranku tadi. Apa kau masih akan menolaknya setelah mengetahui identitasku?" tanya Raja Iblis.


"Tidak, tidak, kau sangat percaya diri sekali kalau aku akan menerimanya. Walaupun identitasmu sepertinya terdengar hebat, aku tetap harus menolaknya. Aku tidak ingin terkekang oleh sesuatu." Han Shu tetap dalam pendiriannya.


__ADS_2