
"Apa kau masih bisa bertarung?" tanya Han Shu tanpa melirik ke arah Pemimpin Keluarga Lin.
"Tentu saja, aku masih bisa bertarung lebih dari ini. Apa kau meremehkanku?" Pemimpin Keluarga Lin menjawab dengan darah yang masih mengalir di mulutnya.
"Apa kau yakin kau akan baik-baik saja?" Han Shu tidak mempercayainya. Perkataannya berbanding terbalik dengan keadaan tubuhnya.
"Sepertinya tidak, aku sudah mencapai batasanku." Pemimpin Keluarga Lin mengatakan dengan jujur.
Han Shu memejamkan matanya sedikit lebih lama dan berkata, "Baiklah, kalau begitu kau bisa pergi dan jangan lupa untuk membawa pergi pasukanmu itu."
Han Shu memang sangat berterima kasih padanya, tetapi ia harus membiarkan mereka pergi karena tidak mau mereka terkena imbas dari pertarungannya nanti.
Pemimpin Keluarga Lin mempercayainya begitu saja. Ia memiliki sedikit keyakinan kalau Han Shu akan menyelesaikannha. Ia kemudian pergi ke tempat pasukannya yang sedang bertarung dengan Pasukan Ras Iblis.
"Baiklah, aku serahkan padamu. Tapi, jangan mati!"
Han Shu menatap kepergiannya selama beberapa saat. Kemudian ia memfokuskan penglihatannya pada sembilan Jenderal Iblis di depannya.
"Entahlah... Aku tidak bisa menyakinkan itu," batin Han Shu menjawab perkataan Pemimpin Keluarga Lin walaupun itu cukup telat.
.........
Setelah Pemimpin Keluarga Lin menghampiri pasukannya, Ia langsung menyuruh mereka berkumpul di tempatnya berada.
"Kalian mundurlah dan berkumpul di sini!" teriaknya memberi perintah.
Semuanya pasukan yang mendengar perintah itu langsung beranjak pergi dari pertarungan dan langsung berkumpul di tempat yang diperintahkan Pemimpin Keluarga Lin.
"Ada apa tuanku? Mengapa tuan mengumpulkan kami di sini? Mengapa kita harus mundur?" Mereka bertanya tanpa tahu apapun.
"Ini sudah bukan pertarungan kita. Kita akan pergi dari sini."
"Apa maksud—"
Boom!
Sebelum perkataannya selesai dikeluarkan, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang memekakan telinga dari arah tempat Han Shu berada.
Sebuah ledakan gelombang energi yang kuat menerpa siapapun yang ada disekitarnya. Butiran pasir dari tanah langsung berterbangan menutupi pandangan mereka.
Dengan reflek, mereka langsung melindungi mata mereka dari butiran pasir yang mengarah pada mereka dengan menggunakan kedua tangan mereka.
"Apa yang terjadi?" Mereka bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi.
"Tidak usah pedulikan ledakan itu. Kita akan pergi dari sini sekarang juga." Pemimpin Keluarga Lin menyuruh mereka untuk tidak mempedulikan ledakan itu.
Namun, masih banyak pertanyaan yang ingin disampaikan mereka, tetapi mereka tidak jadi menanyakannya. Mereka sadar bahwa mereka hanya perlu mengikuti perintah Pemimpin Keluarga Lin.
"Baik, tuanku."
Pemimpin Keluarga Lin kemudian membuka ruang dimensinya dan ia langsung masuk ke dalam dengan diikuti oleh pasukan rahasia Keluarga Lin.
__ADS_1
.........
Di tempat Han Shu.
"Aku telah kembali. Kali ini aku sudah bisa melawan kalian secara langsung, walaupun bersamaan. Aku akan membunuh kalian, jadi bersiaplah!"
"Hahaha, kau hanya manusia lemah yang sempat kabur. Tidak usah terlalu percaya diri seperti itu." Jenderal Iblis menertawainya.
Kali ini, Han Shu hanya sedikit mengobrol dengan Jenderal Iblis tidak seperti biasanya. Ia langsung menyerang mereka dengan sangat cepat setelah obrolannya selesai. Tetapi, serangan itu berhasil ditahan oleh mereka. Walaupun begitu, serangan itu masih membuat efek ledakan yang begitu dahsyat.
Permukaan tanah di dataran langsung rata karena efek ledakan itu. Butiran pasir langsung berterbangan memenuhi tempat itu hingga puluhan meter. Han Shu yang masih tertutupi pandangannya oleh butiran pasir, kembali menyerang mereka.
Wush!
Boom!
Wush!
Boom!
Serangan demi serangan terus Han Shu lesatkan. Ia tidak tahu apakah serangan itu berhasil membuat mereka terluka atau tidak.
Yang ada dipikirannya hanyalah menyerang. Sebelum butiran pasir itu menghilang, ia harus memanfaatkannya dengan baik.
Boom!
Hingga akhirnya pandangan kembali normal. Butiran pasir yang menghalangi pandangan mereka telah sepenuhnya menghilang.
Terlihat sembilan Jenderal Iblis yang masih berdiri tegak dengan sayapnya yang gagah tanpa luka sedikitpun.
Tetapi Han Shu tidak terkejut sama sekali. Ia sadar kalau serangannya masih tidak terlalu kuat untuk mengalahkan mereka.
"Hmmm, sepertinya kalian tidak terluka sama sekali. Rupanya seranganku kali ini masih belum cukup. Yah, ini hanyalah serangan biasa setelah aku sedikit pulih. Aku memakluminya."
Tanpa berkata sedikitpun, sembilan Jenderal Iblis tiba-tiba terbang ke langit dengan sayapmereka. Han Shu tidak tahu apa maksudnya mereka melakukan itu.
Saat Han Shu memeriksanya ke atas langit, ia melihat Raja Iblis dan Pasukan Ras Iblis yang tersisa sudah berada di sana dan siap menyerang Han Shu.
"Oh, rupanya kalian sudah berkumpul. Sepertinya aku tidak perlu repot-repot mendatangi kalian."
Han Shu kemudian bersiap untuk melesat ke atas untuk menghampiri mereka.
Buk!
Krak! Krak! Krak!
Wush!
Han Shu melesat dengan cepat dan hanya meninggalkan jejak telapak kakinya di tanah. Tanah bekas jejak telapak kakinya langsung mengalami keretakan hingga puluhan meter karena saking kuatnya.
Raja Iblis yang melihat Han Shu menghampirinya langsung memberi perintah pasukannya untuk menyerang.
__ADS_1
"Serang dia!"
Pasukan Ras Iblis langsung melesat ke bawah dan menyerang Han Shu dengan membabi buta.
Saat melihat mereka menghampiri dirinya, Han Shu sedikit menyeringai pada mereka.
"Pemindahan Ruang!"
Tiba-tiba, cahaya yang menyilaukan muncul dan menghilangkan ribuan Pasukan Ras Iblis yang menghampiri Han Shu. Sementara itu, Han Shu masih ada di sana. Sama seperti sebelumnya, ia hanya membawa mereka ke tempat yang sesuai dengan ingatannya.
"Pindahkan!"
"Pindahkan!"
Han Shu terus melakukan jurus yang sama hingga tiga kali. Setelah ketiga kalinya, ia sudah kehabisan energi. Sementara, Pasukan Ras Iblis yang berhasil ia pindahkan hanya 30% nya saja.
"Huff... Huff... Ini melelahkan." Han Shu menghela nafasnya yang terengah-engah. Ia ingin beristirahat.
Namun, Han Shu sama sekali tidak dibiarkan istirahat lagi. Pasukan Ras Iblis yang tersisa terus menerus menghampirinya.
"Cara seperti ini terlalu banyak menguras energi, sepertinya aku harus memakan pilnya."
Han Shu kemudian mengambil Pil Gila dari cincin penyimpanannya dan langsung meminumnya saat itu juga.
Beberapa saat kemudian, energi di dalam tubuh Han Shu tiba-tiba melonjak dengan sangat cepat. Kekuatannya meningkat secara drastis hingga menembus tingkat setengah immortal.
"Aarrgghh!"
Namun, ia merasakan rasa sakit teramat pedih seperti ribuan pedang yang menusuk tubuhnya secara bersamaan. Air mata bercucuran keluar karena menahan rasa sakit.
Rasa sakit itu terus menerus ia rasakan dan tidak akan menghilang jika efek pilnya masih tersisa.
"Aarrgghh, mengapa aku melakukan hal yang menyakitkan seperti ini... Siapa aku sebenarnya? Di mana aku? Apa ada sesuatu yang harus aku lakukan di sini?" Han Shu terlihat seperti tidak mengenali dirinya sendiri.
Karena Han Shu tidak bergerak dari tempatnya, Pasukan Ras Iblis yang menghampirinya berhasil mengenai serangannya pada Han Shu.
Ribuan serangan diterima oleh Han Shu, namun ia tidak merasakan rasa sakit apapun dari serangan itu. Rasa sakit itu tidak bisa dibandingkan dengan efek Pil Gila itu.
"Ah, benar. Yang menyerangku harus kubunuh!"
Han Shu dengan gerakan kilatnya mulai menyerang balik. Ia menebas setiap kepala Pasukan Ras Iblis dengan menggunakan tangannya hingga berlumuran darah.
"Bunuh! Bunuh! Bunuh!" Hanya itu yang ada dipikiran Han Shu. Tidak peduli apapun itu, jika itu musuh ia akan langsung membunuhnya.
Srat!
Srat!
Srat!
"Matilah kalian semua!" Han Shu berteriak dengan lantang pada mereka.
__ADS_1