
"Serang dia bersama-sama!" Mereka memutuskan untuk menyerang Han Shu bersama.
Mereka menyerang dari berbagai arah, menunjukkan kekuatan mereka. Namun mereka masih tidak bisa menyentuh Han Shu satu kalipun. Dari berbagai titik buat mereka menyerang, Han Shu tetap menyadarinya.
"Siapa kau sebenarnya!? Dari mana asalmu!?" Mereka begitu marah tetapi tidak bisa melakukan apapun.
"Aneh, seharusnya mereka mengenaliku tapi mereka masih bertanya. Ah sudahlah, ternyata mereka hanya sebatas ini." batin Han Shu.
Han Shu kemudian memberikan serangan cepat dan tak terduga pada mereka sehingga mereka tidak mampu menghindar.
Guh!
Guh!
Guh!
Walaupun serangan itu tidak terlalu kuat, namun masih memberikan luka pada mereka. Namun, ternyata mereka membawa banyak pil penyembuh sehingga mereka dapat pulih dengan cepat.
"Oh, kalian memiliki banyak pil penyembuh. Sepertinya aku tidak bisa membunuh kalian kali ini." ucap Han Shu.
"Hahaha, walaupun kau kuat, kekuatanmu pasti ada batasnya. Menyerah saja, mungkin aku tidak jadi membunuhmu." Panatua tertawa mendengar ucapan Han Shu.
__ADS_1
"Sepertinya sudah cukup aku menemani kalian. Aku harus mendapatkan Naga secepat mungkin." Setelah mengatakan itu Han Shu mundur dan berbalik arah meninggalkan mereka.
"Agar kalian tidak bosan mengejarku, aku akan memberikanmu lawan yang sepadan pada kalian. Nikmatilah..." Han Shu membentuk 6 bayangan untuk melawan mereka yang semuanya memiliki setengah dari kekuatan Han Shu. Sementara tubuh aslinya pergi menuju lebih dalam ke wilayah pusat.
"Cepat, kejar dia. Tubuh aslinya pasti dia!" Mereka berusaha mengejar namun dihentikan oleh bayangan Han Shu.
"Menyingkir!" Mereka mengira kalau bayangan itu mudah dikalahkan namun sebaliknya mereka malah terluka karena meremehkannya.
"Bayangan apa ini! Bagaimana mereka bisa sekuat ini! Tidak, kita harus cepat mengalahkan mereka dan mengejar tubuh aslinya. Kita harus mencegahnya membebaskan Naga itu!" Mereka terus berusaha dan bersusah payah untuk mengalahkan bayangan itu.
...
"Ini tidak ada akhirnya. Kukira aku bisa mengalahkan mereka dengan mudah ternyata sangat sulit. Apa latihanku selama ini kurang?" Batin Yueyin terengah-engah.
"Kalau aku tidak bisa mengalahkan mereka, setidaknya aku harus menahannya selama mungkin."
...
Setelah Han Shu masuk begitu dalam, ia menemukan gua yang begitu besar. Itu adalah gua tempat Naga tersegel.
"Ini sesuai dengan ingatan yang kudapat. Aku akan memeriksa segel yang mereka gunakan untuk menyegelnya. Kurasa ini hanya segel pertama yang harus kubuka. Masih ada segel lain yang perlu aku buka di dalam."
__ADS_1
Setelah puluhan menit memeriksa, Han Shu akhirnya tahu mengenai segel itu. Namun, segel itu membutuhkan cukup banyak waktu untuk membukanya.
"Ini akan memakan banyak waktu. Aku harus membuat pertahanan disekitar sini agar tidak ada ancaman selama aku fokus membuka segelnya."
Setelah membuat pertahanan disekelilingnya, Han Shu langsung fokus membuka segel itu. Selama proses berlangsung banyak binatang buas yang mendekat ke arahnya. Mereka terlihat seperti berusaha menghentikan Han Shu membuka segel. Namun, berkat pertahanan yang dibuat itu dapat menahan mereka untuk sementara waktu.
Setengah jam kemudian, akhirnya segel gua berhasil terbuka. Aura Naga yang mengerikan meresap keluar dan menakuti bianatang buas yang berkumpul. Mereka seketika kabur dari area gua itu.
Sementara, Han Shu langsung memasukinya dengan tenang gua yang terlihat gelap itu. Perlahan, langkah demi langkah Han Shu memasuki gua, mendekati Naga yang dicarinya.
Begitu mendekat, Naga itu terbangun. Terlihat mata merah Naga itu memancar ke arah Han Shu hingga gua itu menjadi terang. Naga yang sangat besar itu berdiri kokoh menghadap Han Shu. Di tubuhnya banyak rantai yang mengikat kuat.
"Manusia!!!"
Naga itu berteriak dengan sangat keras hingga suaranya memekakan telinga siapapun yang mendengarnya. Suara itu menggema berkali-kali di dalam gua.
"Berisik kau! Jadilah peliharaanku, aku akan membebaskanmu dari segel itu." ucap Han Shu dengan tenang.
"Beraninya manusia lemah sepertimu mau menjadikanku peliharaanmu!" Naga itu marah.
"Temperamenmu menjadi begitu pemarah setelah tersegel lama di sini. Kau hanya perlu menyetujui penawaranku agar kau bebas." Han Shu masih tenang.
__ADS_1