Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
127


__ADS_3

Han Shu hanya bisa melirikan matanya ke arah Yueyin tanpa bisa mengatakan sesuatu.


"Keadaanku benar-benar buruk. Memulihkan diri dari luka ini akan cukup memakan waktu," ucap Han Shu dalam hatinya.


"Dipikir-pikir, seharusnya tubuh luarku lebih parah dari ini." Sekali lagi Han Shu melirik singkat ke arah Yueyin, "Padahal aku sudah menawarkan kebebasan padanya, yah walaupun aku tidak benar-benar menghapus kontrak darahnya. Aku mendapat pion yang bagus untuk kukembangkan..."


Sementara itu, Yueyin langsung menyiapkan makanan setelah memastikan Han Shu benar-benar tersadar. Ia membawakan semangkok bubur setelah beberapa menit.


"Tuan, silahkan makan bubur ini." Namun tidak dibalas oleh Han Shu.


Menyadari tidak ada balasan, Yueyin kemudian membangunkan Han Shu dalam posisi duduk dengan menyandarkannya pada tembok. Ia kemudian menyuapi bubur padanya hingga habis.


...


1 bulan kemudian.


Proses pemulihan berjalan dengan lancar. Han Shu kini sudah bisa bergerak bahkan sudah bisa berlari namun dengan stamina yang terbatas, sangat jauh dibandingkan sebelumnya.


"Kurasa sudah waktunya aku pergi dari sini. Luka dalamku belum aku sembuhkan secara total karena kurangnya tanaman obat yang diperlukan. Sementara waktu aku tidak akan membuat keributan di luar."


"Yueyin..." Han Shu memanggil.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian, Yueyin datang dengan membawa kursi roda sederhana untuk Han Shu digunakan ketika masuk ke dalam kota.


"Apa sudah cukup kau berada di sini?" tanya Han Shu.


"Ya, tuan. Aku sudah cukup lama di sini."


"Baiklah, sekarang kita pergi dari sini." Han Shu kemudian menyimpan kursi rodanya dan bergegas pergi bersama Yueyin ke kota terdekat.


Mereka tidak butuh waktu yang lama untuk sampai di kota. Ketika sudah dekat dengan kota, Han Shu mengeluarkan kursi rodanya dan duduk di sana dengan Yueyin yang mendorongnya.


Mereka berhasil masuk ke dalam kota dengan mudah hanya dengan membayar beberapa koen perak. Mereka sedikit berkeliling untuk mencari informasi selama 2 tahun terakhir.


Mereka mendapatkan informasi tentang dunia yang lebih tinggi dari dunianya saat ini. Informasi itu telah menyebar lebih dari satu tahun namun hanya sedikit orang yang berminat untuk mengetahui seperti apa dunia itu.


Setelah berkeliling Han Shu beristirahat di sebuah bar kecil untuk beristirahat sekaligus makan untuk mengisi stamina mereka.


"Tuan, apa kita akan pergi ke sana? Benua itu tempatnya cukup jauh dari sini. Butuh beberapa hari untuk sampai ke sana." tanya Yueying.


"Ya, itu tujuanku sejak lama. Tapi sebelum itu ada sesuatu yang ingin aku dapatkan di Hutan Monster."


"Sesuatu? Apa itu?" Yueyin penasaran.

__ADS_1


"Kau cari tahu informasi tentang penerimaan murid Sekte Naga Langit. Aku ingin memasuki Hutan Monster." perintah Han Shu.


"Baiklah, tuan." Yueyin langsung menghilang begitu Han Shu memberi perintah.


Setelah Yueyin pergi, beberapa orang di sana hendak merampok Han Shu yang terlihat tidak berdaya di kursi rodanya. Namun, Han Shu dapat menyelesaikannya dengan mudah tanpa berpindah dari tempatnya duduk.


Semua orang yang melihat begitu terkejut, namun mereka segera mengabaikannya karena tidak ingin mencari masalah.


Beberapa menit kemudian, Yueyin datang dengan membawa informasi yang dibutuhkan.


"Ini tuan." Yueyin memberikan selebaran kertas.


Han Shu menerimanya dan langsung membaca isi selebaran kertas itu. Informasi yang tertulis adalah informasi penerimaan murid Sekte Naga Langit yang akan dilaksakan besok.


"Yueyin, ayo kita langsung ke Kota Angin untuk mengikuti penerimaan murid Sekte Naga Langit."


"Sekte Naga langit itu—" Yueyin tidak menyelesaikan kata-katanya.


"Ada apa?"


"Tidak, tidak ada apa-apa."

__ADS_1


"Sekarang ayo pergi."


Yueyin mengangguk pelan menyetujui. Kemudian mereka langsung pergi dari kota itu menuju ke Kota Angin.


__ADS_2