Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 90


__ADS_3

Setelah mendapatkan perintah dari Raja Iblis, salah satu Jenderal Iblis yang menawarkan dirinya langsung pergi untuk menyerang pasukan manusia.


Jenderal Iblis melesat dengan cepat ke arah pasukan manusia dan menghantamnya hingga ratusan pasukan manusia terhempas.


Boom!


Dengan sayapnya yang sangat gagah, Jenderal Iblis mulai membantai satu persatu pasukan manusia dengan cepat, tanpa memberi jeda pasukan manusia untuk menyerang ataupun bertahan.


Srat!


Aarrgghh!


Aarrgghh!


Raungan teriakan mereka terdengar cukup keras hingga membuat pasukan manusia di tempat lainnya merasa tergoyahkan. Mereka cemas mendengar suara teriakan histeris mereka, mereka tidak tahu apa yang terjadi pada pasukan itu.


"Hahaha, kalian para manusia seperti kumpulan semut yang mudah diinjak-injak olehku. Kalian sangat lemah!" Jenderal Iblis tertawa keras, ia merendahkan pasukan manusia karena tidak bisa memberikan perlawanan padanya sedikitpun.


Namun, tidak ada balasan dari pasukan manusia. Yang dikatakan Jenderal Iblis memang benar, mereka tidak bisa, tidak mungkin bisa melawannya sekalipun mereka menyerangnya secara bersama-sama. Sedangkan, para panatua yang memiliki kekuatan yang cukup kuat untuk melawannya, sedang berada jauh dari mereka.


"Apa yang harus kita lakukan?" Pasukan manusia bertanya pada rekan-rekannya.


"Karena kalian tidak mau menyerang, maka aku yang akan menyerang kalian, hahaha. Rasakan ini!"Jenderal Iblis kembali menyerang mereka sembari tertawa senang karena menikmatinya.


Wushh!


Srat!


Srat!


Pasukan manusia yang ada di depan Jenderal Iblis hanya diam saja menunggu untuk dibunuh olehnya.


Mereka berusaha untuk bergerak dan melawan, tetapi tubuh mereka tidak sejalan dengan kemauan mereka. Mereka terlalu takut pada kematian.


Srat!

__ADS_1


Satu persatu pasukan manusia kembali ditumbangkan. Darah manusia terus memenuhi tangan Jenderal Iblis. Tubuh manusia yang mati terjatuh ke tanah dan berserakan.


"Membosankan sekali... Aku butuh seseorang yang kuat untuk melawanku," keluh Jenderal Iblis. Ia menengok kesekelilingnya mencari manusia yang kuat melawannya.


Tiba-tiba, sebuah pukulan datang pada wajah Jenderal Iblis. Pukulan itu mengenainya hingga membuatnya terpental ke tanah dan membuat sebuah lubang besar.


"Uhuk! uhuk!"


Dengan debu yang masih berterbangan, Jenderal Iblis bangkit dan langsung melihat ke arah pukulan itu dilesatkan untuk mencari tahu siapa yang menyerangnya.


Terlihat Han Shu yang sedang menatap datar Jenderal Iblis dari atas, ia terlihat sedang merendahkan Jenderal Iblis layaknya sampah.


"Manusia, kau membuatku sedikit marah!"


Jenderal Iblis benar-benar merasa direndahkan oleh Han Shu karena melihat tatapannya itu. Dengan kemarahan yang masih tergolong biasa, ia melesat ke arah Han Shu dan mulai memberikan serangan padanya.


"Rasakan ini!" Jenderal Iblis terus memberikan serangan.


Namun, Han Shu dengan mudahnya menghindari semua serangan Jenderal Iblis. Tetapi, dalam batinnya ia merasa kesulitan saat menghindari serangannya. Saat ini ia hanya berpura-pura menghindarinya dengan mudah agar tidak tertekan.


"Kau benar-benar mengatakan kelemahanmu padaku. Apa kau tidak takut akan mati dengan pedangku ini?" Han Shu terus menghindari serangannya.


"Apa kau pikir bisa menggunakan semua kekuatan dari pedang itu? Kekuatanmu terlalu lemah untuk menggunakan pedang itu dalam waktu yang lama." Jenderal Iblis sama sekali tidak takut dengan itu. Ia malah menantikan pertarungan yang menyenangkan.


"Aku... Tentu saja bisa menggunakannya. Bahkan selama mungkin..." Han Shu sangat percaya diri saat mengatakan itu.


Setengah jam kemudian.


"Sampai kapan kau akan menghindari seranganku, manusia!" Jenderal Iblis menyeringai padanya. Ia menjadi sangat bosan karena pertarungan mereka tidak menyenangkannya.


"Sampai kau merasa lelah dengan semua yang kau lakukan. Aku hanya ingin mengatakan kalau seranganmu tidak akan pernah mengenaiku!" Han Shu membalasnya sembari menyeringai.


"Kalau begitu, bagaimana kau akan menghindari serangan ini!" Jenderal Iblis mulai mengeluarkan salah satu jurusnya.


Sebuah ilusi terlihat pada kedua mata Han Shu. Puluhan Ilusi bayangan Jenderal Iblis langsung melesat dan menyerang Han Shu secara bersamaan.

__ADS_1


Han Shu tahu kalau itu bukan sekedar ilusi. Ilusi bayangan itu bisa menyerang dan melukainya, bahkan bisa membunuhnya. Dengan susah payah Han Shu menghindari serangan mereka semua. Tetapi, semakin lama pertarungannya, Han Shu samakin tersudut.


Sesekali Han Shu terkena serangannya. Namun, efek satu serangan Jenderal Iblis saja hampir membuatnya sekarat. Jika serangan itu lebih kuat, tubuhnya tidak akan mampu untuk menahannya.


"Hahaha, di mana kesombonganmu tadi? Satu serangan saja kau sudah hampir mati. Ayo, puaskan aku dalam pertarungannta!" Jenderal Iblis mulai mengejeknya.


Namun Han Shu tidak mempedulikan hal itu. Saat ini ia lebih memilih fokus untuk menang.


"Untung saja aku mempunyai banyak pil pemulihan. Kalau tidak, sudah lama aku mati sejak perang dimulai," batinnya sembari menggertakan giginya karena merasa terdesak.


"Hahaha, apa kekuatanmu hanya segini saja!" Jenderal Iblis mulai memprovokasinya lagi. Ia berhenti menyerang untuk sementara karena tidak mau kesenangan ini cepat berakhir.


Karena Jenderal Iblis berhenti, Han Shu langsung menenangkan dirinya. Darah perlahan mulai mengalir dari mulutnya, dan Han Shu langsung meludah untuk mengeluarkannya.


Mata Han Shu langsung bergerak cepat keseluruh Ilusi Bayangan Jenderal Iblis untuk menemukan tubuh aslinya.


Satu persatu Han Shu mengamatinya, namun ia masih tidak bisa membedakan mana Jenderal Iblis yang asli. Semua Ilusi Bayangannya memiliki ciri yang sama, bahkan gelombang energi yang dipancarkan dari tubuh mereka tidak ada yang berbeda.


"Percuma saja! Kau tidak akan bisa menemukan tubuhku yang asli! Aku akan memberitahumu ketika kau mati." Jenderal Iblis kembali mengejeknya.


Han Shu tetap diam saja mendengar ejekannya. Ejekannya terlalu buruk baginya, tidak berarti apa-apa. Hingga tiba-tiba suasana di sekitar Han Shu berubah.


"Kau pikir jurus seperti itu sudah hebat? Kau benar-benar bodoh! Akan aku tunjukkan jurus yang serupa dengan jurusmu." Kini Han Shu yang mulai mengejeknya.


Han Shu kemudian menggunakan jurus Ilusi Bayangan yang serupa dengan Jenderal Iblis, namun jumlah bayangan yang dibuat dua kali lebih banyak.


Jenderal Iblis hanya terdiam setelah melihatnya. Ia sangat terkejut kalau Han Shu bisa meniru jurus miliknya, padahal sebenarnya jurus yang digunakan Han Shu berbeda.


"Teknik ini aku pelajari dari buku teknik beladiri yang aku dapatkan dari Wialayah Iblis di Dunia Immortal. Aku hanya sedikit memodifikasinya agar energi yang kugunakan lebih sedikit," batinnya.


Seperti yang kalian tahu, energi Qi di dalam tubuh Han Shu di masa lalu sangatlah sedikit. Akan sulit untuk bertarung jika kehabisan energi hanya untuk satu jurus. Maka dari itu Han Shu mengubahnya.


"Bagaimana bisa kau mempelajarinya? Dari mana kau mempelajari jurusku?" Jenderal Iblis bertanya dengan ekspresi yang masih terkejut.


"Aku... Hanya tidak sengaja mendapatkannya dari salah satu Ras Iblis, oh tidak dia mantan Kaisar Iblis." Han Shu menjawab jujur.

__ADS_1


__ADS_2