Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 38


__ADS_3

Yueyin kemudian duduk bersila menghadap ke arah yang berlawan dengan Han Shu. Sementara Han Shu duduk bersila di belakangnya.


"Baiklah aku akan memulainya sekarang."


Yueyin mulai memejamkan matanya dan menenangkan diri untuk memulai kultivasinya. Setelah Yueyin memasuki keadaan kultivasinya, Han Shu langsung membantunya dari luar.


Han Shu mengarahkan kedua tangannya ke Yueyin. Seutas cahaya muncul dari jari-jari Han Shu dan masuk ke dalam tubuh Yueyin.


Energi di dalam tubuh Yueyin kini semakin melonjak-lonjak menandakan Yueyin akan menerobos ke ranah kultivasi yang selanjutnya.


"Tunggu, sepertinya aku melupakan sesuatu. Tapi apa yang kulupakan...?" Han Shu merasa melupakan sesuatu yang sangat penting. Dia kemudian mengingat-ngingat kembali.


Setelah cukup lama mengingatnya, Han Shu akhirnya menyadari sesuatu yang sudah dilupakannya.


"Ah, benar. Dia akan memasuki ranah Golden Core dan harus menghadapi ujian kesengsaraan guntur. Tapi tempat ini tidak aman untuk menerobos. Aku harus melakukan sesuatu." Han Shu sedikit khawatir.


"Pertama aku harus mencari tahu keadaan sekitar sini."


Han Shu melepaskan Energi Qi nya ke seluruh penjara bawah tanah hingga puluhan meter di luar penjara bawah tanah untuk memeriksa keadaan sekitar.


Setelah Energi Qi menyebar, Han Shu langsung mengangkat kedua alisnya karena terkejut di luar penjara ada banyak orang yang yang sedang menjaga penjara dan juga puluhan meter dari penjara ada sebuah markas besar.


"Ini ... Ternyata tempat ini adalah markas kelompok besar. Di lantai atas untungnya hanya ada dua orang yang sedang menunggu kehadiranku dan Yueyin."


"Tapi di luar penjara ada ratusan orang yang menjaganya. Sementara yang paling mengejutkan adalah di markas besar itu ada ribuan orang."


Aku harus membatalkan penerobosannya!


Aku tidak boleh memaksakan diri melawan mereka semua!


Hanya kata itu yang langsung terlintas dipikirannya.


Han Shu menghentikan bantua energinya ke Yueyin, tetapi hal itu sudah tidak bisa dilakukannya. Energi Qi di dalam tubuh Yueyin kini semakin meledak-ledak dan akan menerobos.


"Ini sudah terlambat, aku tidak bisa menghentikannya." Han Shu menggelengkan kepalanya.


"Tapi tunggu! Bukankah ini akan menarik...! Ini adalah masa yang kutunggu-tunggu. Masa antara hidup dan mati melawan ribuan orang dengan kekuatan yang masih lemah." Han Shu tersenyum jahat ketika membayangkan hal yang akan terjadi dalam waktu dekat.


Kemudian Energi Qi di dalam tubuh Yueyin melesat ke atas menembus dan menghancurkan dinding penjara bawah tanah hingga ke langit.


Han Shu langsung melindungi Yueyin dari bongkahan-bongkahan dinding yang terjatuh ke arahnya.


Boom!


Boom!


Energi Qi akhirnya menembus ke langit. Awan gelap mulai menyelimuti langit di atas penjara itu. Suara-suara guntur sudah mulai terdengar dan akan segera mengarah ke tubuh Yueyin.


"Energi kuat ini... Seseorang akan segera menerobos!"

__ADS_1


Dua orang di lantai atas menyadari hal itu dan langsung turun ke lantai bawah untuk memeriksanya.


Saat sedang berjalan menuju ke anak tangga, dia merasakan ada energi yang akan menyerangnya. Dia kemudian berhenti dan mundur.


Energi itu adalah energi dari Yueyin yang melesat ke atas.


"Ternyata benar! Dia akan melakukan ujian kesengsaraan guntur! Aku harus menghentikannya!"


***


Sementara ratusan dan ribuan orang di luar penjara sedang kebingungan dengan fenomena yang sedang terjadi.


"Mengapa di siang hari muncul guntur?"


"Apa hari ini akan turun hujan?


Mereka tidak menyadarinya karena kultivasi mereka masih sangat lemah. Kemudian ada salah satu dari mereka yang sudah di ranah kultivasi Golden Core menyadari kalau itu adalah ujian kesengsaraan guntur.


"Seseorang akan menerobos ke ranah Golden Core! Aku harus Melaporkan ini ke bos!" Dia bergegas ke tempat bosnya untuk melaporkan kejadian ini.


***


Di Suatu Ruangan.


Orang itu mengetuk pintu dan langsung memasuki ruangan bosnya berada. Bosnya sedang duduk menikmati makanan yang ada di mejanya.


"Apa dia bawahanku? Kalau begitu bagus, kelompok baru akan dibuat dan dia akan jadi pemimpinnya." Bosnya merasa senang mendengar hal itu.


Tetapi rasa senangnya itu hilang ketika bawahannya memberitahu kalau itu bukan daru bawahan bosnya.


"Orang yang akan mengalami ujian kesengsaraan guntur ada di penjara bawah tanah. Aku melihat awan gelap muncul di atas tempat itu."


"Apa!" Bosnya langsung berdiri setelah mendengar hal itu.


"Cepat kerahkan ratusan orang untuk manangkap orang itu! Kalau bisa, bunuh saja orang itu!" Bosnya memerintahkan dia dengan suara yang lantang.


"Baik bos!"


Mengapa bos menyuruhku melakukan itu? Apa orang itu bukan bawahannya?


Pertanyaan itu muncul dipikiran orang itu. Tapi dia tidak berani menanyakannya.


Dia kemudian meninggalkan ruangan itu dan mulai memberitahu perintah bos ke temannya yang lain.


Sementara bosnya masih dalam keadaan emosi yang belum stabil.


"Siapa orang yang akan menerobos di penjara itu? Dia bukan bawahanku. Bawahan kuat yang aku suruh untuk menjaga penjara itu sudah berada di ranah Golden Core."


"Sementara para penjaga yang lain tidak mungkin menerobos ke ranah Golden Core karena ranah kultivasi mereka masih rendah. Dia pasti seseorang di dalam sel penjara."

__ADS_1


***


Di Penjara Bawah Tanah.


Han Shu terus menerus menghancurkan bongkahan dinding yang menimpanya. Hingga akhirnya dua orang di lantai atas sudah mendatangi tempatnya berada.


"Berhenti kau!" teriaknya.


Han Shu kemudian menengok ke arah suara itu. Kemudian dia bertanya, "Apa ada sesuatu yang kau butuhkan hingga mendatangiku? Aku sedang sangat sibuk sekarang. Sebaiknya kau kembali."


"Apa dia orang yang membunuh temanmu tadi?" Orang itu ragu dengan informasi dari orang yang ada di sebelahnya.


"Ya, benar. Dia orang yang membunuh temanku dengan kejam. Kau harus membalaskan dendamnya. Tapi hati-hati dengannya dia sangat kuat."


"Sangat kuat dari mananya? Kutivasinya hanya berada di ranah Pembangunan Pondasi, itupun hanya di tahap 1. Apa kau hanya mempermainkanku saja!" Dia tidak percaya dengan perkataannya.


"Tidak, dia benar-benar sangat kuat. Kau harus berhati-hati dengannya."


"Haih... Kau tidak perlu mengatakan itu lagi! Aku akan segera membunuhnya dalam satu gerakan." Dia meremehkan Han Shu.


"Hey kau! Karena kau telah membunuh banyak penjaga di sini aku akan membunuhmu!" teriaknya.


"Ledakan!" teriak Han Shu. Kemudian dia tersenyum padanya.


Tiba-tiba tubuh orang yang sebelumnya di masuki energinya terjatuh karena rasa sakit. Energi di dalam Tubuhnya menjadi kacau dan dan semakin kacau dan akhirnya meledak.


"Gawat! Dia akan meledak! Mengapa dia meledakkan dirinya sendiri? Tidak, itu bukan karenanya. Itu karena orang itu!" Orang itu melihat Han Shu tersenyum Padanya.


"Sial! Dia sangat licik!"


Boom!


Ledakan yang cukup besar terjadi di lorong penjara itu hingga seluruh dinding penjara itu bergetar karena efek ledakannya.


Dinding-dinding di dekat ledakan itu hancur karenanya. Kepulan asap mulai muncul karena efek ledakan itu.


Han Shu tersenyum jahat ke arah kepulan asap itu. Kemudian dia berkata, "Kau tidak mungkin mati hanya karena itu saja, bukan? Keluarlah dari kepulan asap dan lawanlah aku! Apa kau hanya akan bersembunyi saja di sana?" Han Shu memprovokasinya.


Orang itu melesat dengan cepat dari kepulan asap ke arah Han Shu dan menyerangnya. Han Shu langsung bersiap dalam posisi bertahan untuk menghadapi serangannya.


Boom!


Han Shu menahan pukulan orang itu dengan telapak tangan kirinya.


"Siapa kau sebenarnya? Mengapa kau bisa menahan seranganku dengan mudah?" Orang itu terkejut. Dia menaikan alisnya karena tidak percaya dengan yang dilihatnya.


Han Shu tidak mempedulikan pertanyaannya. Dia langsung membalas pukulan orang dengan pukulan tangan kanannya.


Orang itu langsung mundur ketika melihat Han Shu akan melancarkan pukulannya ke arahnya.

__ADS_1


__ADS_2