
"Xin Feng... Beraninya kau mencoba berpura-pura menjadi dirinya! Manusia lemah sepertimu bukanlah Xin Feng! Siapa kau sebenarnya!?" Tiba-tiba Raja Iblis marah dengan Han Shu. Aura kegelapan tiba-tiba muncul dan mengelilingi sekitar Han Shu.
Han Shu nampak terkejut dan menjadi waspada dengan itu, namun ia menyadari kalau aura kegelapan itu tidak membuatnya terluka sedikitpun. Namun, yang membuatnya paling terkejut adalah Raja Iblis mengenal nama asli dirinya.
"Bagaimana dia bisa mengenalku? Ras Iblis ini seharusnya bukan berasal dari Dunia Immortal. Apa mungkin seseorang dari Dunia Immortal mengendalikannya?"
"Tidak, seharusnya dia tidak mengenal nama itu. Jika dia benar-benar mengenalku, berapa jarak kematianku dengan waktu sekarang? Sedangkan ratusan ribu tahun yang lalu Ras Iblis ini juga membuat kekacauan di dunia ini." Han Shu mencoba berpikir jernih.
"Apa yang kau bicarakan. Namaku memang Xin Feng dan akan selamanya seperti itu. Nama orang yang kau cari hanya kebetulan sama denganku." Han Shu berusaha menipunya.
"Cepat katakan namamu yang sebenarnya! Bagaimana kau bisa tahu nama Xin Feng! Apa kau pernah bertemu dengannya!? Di mana dia!?" Raja Iblis masih belum meredam amarahnya.
"Bukankah sudah kubilang, namaku Xin Feng. Apa kau tuli, hah?" Han Shu mencoba lebih memprovokasinya agar dia melupakan keingintahuannya.
"Aku terlalu ceroboh. Aku tidak menyangka kalau Ras Iblis ini dikendalikan oleh orang lain. Jika dia musuhku dikehidupanku sebelumnya dunia ini bisa hancur dengan kedatangan mereka," batinnya merasa cemas.
.........
Di Suatu Tempat di Dunia Immortal.
Seseorang yang masih misterius sedang duduk di atas tahta sebuah kerajaan dengan seluruh ruangan dan interior yang gelap. Hanya sedikit cahaya obor yang meneranginya. Wajahnya terlihat sedang marah karena suatu hal.
"Hancurkan dunia itu sampai tak tersisa!" Sebuah perintah ia utarakan pada sebuah Batu Giok Hijau.
Ia menghela nafas panjang setelah memberi perintah itu, "Dia tidak mungkin Xin Feng. Kekuatan orang itu sangat lemah. Apa ini hanya kebetulan namanya sama dengannya?"
"Jika itu memang dia, aku akan menunggunya di sini. Aku harus memeriksa kekuatannya, apa dia bisa menghentikan boneka-bonekaku."
"Oh Xin Feng di mana kau sebenarnya?"
.........
Di Dunia Fana.
Pasukan Ras Iblis hanya butuh perintah Raja Iblis sebelum menyerang manusia.
"Hancurkan manusia-manusia itu!" Tibalah perintah Raja Iblis kepada pasukannya. Setelah memberi perintah itu, ia mundur dan membiarkan pasukannya maju.
Pasukan Ras Iblis langsung menyerang Pasukan manusia secara serentak. Di mulai dengan menyerang Han Shu yang berada paling depan.
__ADS_1
Ribuan pasukan Ras Iblis langsung melesat ke arah Han Shu bagaikan ombak yang menerjang batu kecil.
Han Shu nampak tenang melihat serangan ribuan pasukan Ras Iblis yang hampir tertuju padanya. Saat mereka sudah semakin dekat dengan Han Shu, tiba-tiba sebuah cahaya yang menyilaukan muncul dari dalam tubuh Han Shu.
"Karena mereka (Manusia dari wilayah lain) tidak mau membantu Kekaisaran ini, aku hanya perlu membuat situasi yang membuat mereka melawan pasukan Ras Iblis."
"Aku sudah memperingati mereka satu hari yang lalu, bahkan aku sudah memperingati orang-orang mereka secara langsung. Jika mereka masih belum mempersiapkan pasukan mereka, itu salah mereka sendiri. Kerusakan yang akan terjadi, ditanggung sendiri oleh mereka," batin Han Shu.
"Pindahkan!"
Ribuan Pasukan Ras Iblis yang menghampirinya tiba-tiba menghilang entah kemana beserta Han Shu yang juga ikut menghilangkan.
Pergerakan seluruh pasukan Ras Iblis langsung terhenti karena tidak tahu apa yang terjadi dengan ribuan pasukannya yang menghilang.
Sedangkan, pasukan manusia terheran-heran dengan itu. Mereka mencari-cari keberadaan Han Shu di sekitar namun tidak dapat menemukannya. Bahkan jejak keberadaanya telah sepenuhnya menghilang.
"Kemana dia pergi?"
"Apa dia kabur meninggalkan kita?"
Pasukan manusia bingung sekaligus cemas karena ditinggalkan Han Shu. Mereka mengira Han Shu kabur karena takut dengan peperangan.
"Rupanya dia memiliki kemampuan seperti itu..." batinnya.
"Apa yang kalian tunggu! Hancurkan manusia-manusia itu!" Karena melihat pasukannya berhenti, ia memberikan perintahnya kembali.
Karena perintah itu, Pasukan Ras Iblis kembali bergerak secara serentah ke arah pasukan manusia bagaikan ombak besar yang siap menerjang butiran pasir pantai.
Beberapa saat kemudian, Han Shu tiba-tiba muncul kembali ditengah-tengah mereka dengan membuka Ruang Dimensinya.
"Apa yang kalian lakukan? Mengapa kalian diam saja? Serang mereka! Mereka sedang mendatangi kalian. Apa kalian akan mati tanpa perlawanan?"
"Dan kalian para Pemimpin dan panatua Keluarga Besar, serta panatua sekte yang aku tidak peduli kalian dari sekte mana. Seharusnya kalian bergerak lebih dulu agar mereka mengikuti kalian!"
"Apa kalian tidak memiliki keberanian! Lebih baik kalian pergi sekarang dan nikmatilah harta yang kalian miliki sebelum kematian menjemput kalian."
"Dan penyesalan akan muncul dalam benak kalian! Tapi kalian sudah terlambat untuk menyesalinya! Apa kalian hanya orang-orang seperti itu!"
Han Shu memberi perintah pada pasukannya, dan juga teguran kepada orang-orang yang berpengaruh di Kekaisaran Han. Namun, mereka tak lekas bergerak, nyali mereka menciut.
__ADS_1
"Baiklah, baiklah aku berperang demi melindungi Kekaisaran ini, bukan karena perintahmu!"
Para Pemimpin Keluarga Besar dan panatua sekte langsung melesat ke kerumunan pasukan Ras Iblis. Mereka satu persatu menumbangkan pasukan Ras Iblis dengan seluruh kemampuan yang mereka miliki.
Namun, jumlah mereka tidak terlihat berkurang karena saking banyaknya jumlah pasukan mereka.
"Mereka tidak ada habisnya!" keluh para panatua.
"Kita akan kehabisan banyak energi jika terus seperti ini. Kita harus mundur terlebih dahulu." Salah satu panatua memberi saran.
Mereka pun mundur untuk memulihkan energi mereka. Pasukan Ras Iblis langsung mengejar mereka tetapi, Kaisar Han yang sudah cukup menenagkan dirinya tiba-tiba datang dan menghentikan mereka memgejarnya.
Wusshhh... Boom!
Puluhan Ras Iblis langsung terpental dengan kedatangan Kaisar Han yang dipenuhi luapan energi. Dengan kedatangan Kaisar Han, para pasukan menjadi lebih percaya diri dan langsung menyerang pasukan Ras Iblis.
Suara gemuruh, teriakan, dan dentingan senjata terdengar keras di langit. Namun, hanya dalam beberapa menit saja, pasukan manusia sudah terdesak karena jumlahnya sangat jauh dibandingkan dengan lawan mereka.
Han Shu yang melihat itu masih diam saja di tempatnya sekarang dengan Yueyin yang terbang di sampingnya.
"Tuan, mengapa Anda tidak membantu mereka?"
"Aku hanya sedang menunggu."
Namun, jawaban itu membuat Yueyin bingung.
"Manunggu? Apa maksudnya itu, tuan?"
"Aku menunggu mereka berusaha mati-matian untuk membunuh pasukan Ras Iblis. Terkadang potensi seseorang bisa terlihat ketika diambang kematiannya."
"Itu terlalu kejam..." Yueyin nampak terkejut.
"Tapi aku tidak akan membiarkan mereka mati. Kau tenang saja, aku akan segera membantu mereka."
"Sebelum itu, aku akan memberi tugas untukmu."
Han Shu kemudian mengeluarkan semua pil yang ia dapatkan dari Paviliun Obat. Ada banyak jenis pil, mulai dari pil pemulihan hingga pil peningkatan kekuatan.
"Tugasmu memberikan pil ini ke orang-orang yang terluka."
__ADS_1