Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
126


__ADS_3

Dengan menghilangnya Han Shu, Kaisar Han memerintah bawahan yang selalu mengikutinya untuk mencari keberadaannya.


...


Sementara itu, Yueyin dan Han Shu tiba di suatu tempat yang hanya disinari oleh cahaya rembulan. Tempat itu adalah sebuah desa yang sudah lama hancur. Itu adalah desa di mana Yueyin lahir dan dibesarkan.


"Tanpa kusadari aku membayangkan tempat ini untuk berteleportasi. Aku tidak menyangka setelah bertahun-tahun lamanya, aku akan kembali ke tempat ini..." ucap Yueyin dalam benaknya. Kerinduan perlahan ia rasakan dalam hatinya.


Kerinduannya mereda begitu mengingat Han Shu yang sedang dalam kondisi sekarat. Ia segera memindahkan Han Shu ke salah satu rumah yang masih bisa digunakan untuk sementara.


Yueyin juga segera mencari kayu-kayu untuk membuat perapian agar mereka berdua mendapat kehangatan di malam yang begitu dingin.


"Tuan, aku sudah melakukan apa yang kau perintahkan sebelumnya. Aku membawamu ke tempat yang jauh seperti yang kau perintahkan. Sekarang aku hanya bisa menunggumu sadar."


"Besok aku akan mencari tanaman obat yang bisa memulihkan tubuhmu. Aku harap itu berguna."

__ADS_1


Malam yang panjang berlalu begitu cepat, esok hari telah tiba. Seperti yang Yueyin rencanakan, ia langsung mencari tanaman obat ke dalam hutan di dekat desa. Ia meracik tanaman obat itu sendiri dan meminumkannya pada Han Shu.


Setiap hari Yueyin melakukan hal yang sama, hingga waktu telah berlalu selama kurang lebih 2 tahun. Selama itu, tidak ada tanda yang menunjukkan Han Shu akan sadar. Namun berkat perawatan yang diberikan Yueyin, tubuh Han Shu terlihat semakin membaik.


...


Disisi lain, Han Shu telah sadar di alam bawah sadarnya. Ia ditemani oleh jiwa dari Raja Iblis yang telah ia bunuh.


"Jadi, apa yang terjadi di sini? Mengapa aku masih hidup?" tanya Han Shu. Ia menyadari kalau dirinya seharusnya sudah mati dari pertarungannya melawan Raja Iblis.


"Aku tidak pernah memintamu untuk membantuku, apa yang kau inginkan dariku?" tanpa bertele-tele Han Shu langsung bertanya tujuannya.


"Ini hanya balasan karena kau telah membebaskanku dari perbudakannya. Aku tidak meminta apapun." Jawab Raja Iblis singkat.


"Kalau begitu, mengapa aku tidak bisa bangun ke dunia nyataku?"

__ADS_1


"Aku akan membantumu agar terbangun ke dunia nyata. Tapi sebelum itu ada yang ingin kutanyakan. Apa kau juga berasal dari Dunia atas? Tidak, maksudku dari Dunia Dewa?" tanya Raja Iblis serius.


"Benar, seperti yang kau katakan. Mau kau mempercayainya atau tidak aku tidak peduli." Han Shu menjawabnya dengan acuh.


"Itu sudah cukup. Aku merasakan sedikit kekuatan yang sangat mengerikan darimu. Itu bukanlah kekuatan yang bisa dimiliki oleh orang-orang di dunia ini atapun dunia immortal. Kurasa aku pernah mengenalmu, tapi sepertinya aku melupakannya."


"Ya ya ya, aku sudah menjawab pertanyaanmu. Kapan kau akan membantuku untuk bangun ke dunia nyata?" tanya Han Shu.


"Aku akan memberikan sisa jiwa yang sengaja aku tinggalkan di sini untuk membantumu bangun. Ngomong-ngomong, ini sudah 2 tahun sejak kau tidak sadarkan diri. Kau akan membutuhkan banyak waktu untuk memulihkan diri."


Jiwa dari Raja Iblis perlahan mulai memudar dan masuk ke dalam jiwa Han Shu. Jiwa yang sebelumnya lemah kini menguat karena jiwa Raja Iblis.


Di dunia nyata, Han Shu membuka matanya perlahan dan melihat sialunya sinar matahari yang menembus ke tempatnya berada. Ia beranjak bangun namun, tubuhnya tidak bisa ia gerakan karena terasa sangat lemas dan sakit.


Yueyin yang melihat Han Shu membuka matanya, langsung terlihat raut bahagia di wajahnya.

__ADS_1


"Tuan!"


__ADS_2