Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Meeting Between Gods


__ADS_3

Berita mengenai penguasa ketujuh Dai Mei bersama seluruh pengikutnya yang terbunuh oleh sosok bernama Yi Fan tersebar, berita ini semakin dibuat heboh ketika mereka mengetahui jika Yi Fan ternyata berasal dari Alam Fana.


Tentu saja hal ini membuat mereka yang mendengarnya sulit percaya, sebab Alam Fana sendiri memiliki ketebalan Qi yang sangat tipis atau bisa dikatakan hanya separuh ketebalan Qi yang ada di dunia dewa.


Tidak hanya itu saja yang membuat Alam Fana sangat buruk dimata orang-orang yang berasal dari alam dewa maupun alam surgawi, sebab Alam Fana juga sangat minim akan pusaka atau harta benda yang berguna untuk para kultivator, kualitasnya pun tidak bisa dibandingkan dengan yang ada di alam dewa dan juga sangat sulit untuk ditemukan ataupun diperoleh.


Tentu saja hal ini membuat kultivator di sana harus berjuang mati-matian untuk mendapatkan kekuatan yang mereka inginkan, tidak sedikit yang mati karena lebih memilih menggunakan jalur instan. Bisa dikatakan bahwa Alam Fana berada di kasta terbawah.


Selang 1 bulan, para penguasa lainnya melakukan pertemuan untuk membahas Yi Fan sebagai penguasa ketujuh yang baru, pertemuan ini dilakukan disebuah tempat rahasia yang hanya diketahui oleh penguasa saja. Mereka duduk di sudut meja bundar yang bisa dikatakan cukup luas, jarak satu penguasa dengan penguasa lainnya mencapai 10 meter jauhnya, tidak hanya mempunyai fungsi sebagai tempat pertemuan, meja ini juga dapat meredam seluruh kekuatan para penguasa.


“Jadi, siapakah Yi Fan ini? Aku sangat terkejut karena ternyata dia mampu membunuh Dai Mee, walaupun kekuatan Dai Mee tidak sebanding dengan diriku tapi kurasa dia cukup bisa membuatku terbaring lemas seumur hidup,” Tanya Zuo Lee yang memulai pembicaraan. Dia merupakan penguasa ketiga alam surgawi, dia memiliki sebuah tato naga di dahi kirinya karena dia merupakan kaum ras naga.


“Tidak hanya kamu saja yang terkejut, aku pun yang sedang ehem-ehem bersama wanita-wanitaku saja sampai berhenti saat mendengar kabar ini,” Ash Xiu ikut berpendapat. Dia merupakan penguasa keenam alam surgawi, penampilannya cukup tampan walaupun terdapat sebuah bekas sayatan pada wajahnya, luka itu dia dapatkan dari pertarungannya melawan penguasa keenam sebelumnya.


“Ehem-ehem apaan coba? Dasar laki-laki menjijikan!”


“Kita di sini membahas tentang Yi Fan, bukannya malah membahas tentang kegiatan ena-enamu!”


2 orang yang menyahuti barusan merupakan penguasa pertama Shen Shui dan penguasa kelima Mei Yu. Wajah mereka berdua sangat cantik, sangking cantiknya mereka sampai mendapat predikat sebagai wanita tercantik di alam surgawi, kekuatan mereka berdua juga bukan main-main, sekali tampar saja kepala orang bisa hilang beserta tubuhnya.


“Sudahlah, dia itu hanya berkata jujur,” Sahut seorang lelaki misterius berpenampilan tertutup. Dia adalah penguasa keempat V, dia merupakan penguasa dengan masa kepemimpinan terlama sepanjang sejarah yaitu 30 abad lamanya, bisa dikatakan bahwa dia merupakan seorang sesepuh di alam surgawi. Tidak ada yang pernah tahu bagaimana penampilannya, bahkan namanya saja terlalu singkat, satu huruf saja yaitu V, sungguh cocok dengan sosoknya yang misterius.


Zuo Lee menggaruk telinganya yang mungkin saja kemasukan ular piton atau cacing pita, “Apa aku barusan salah dengar? V yang selalu hemat bicara kini berbicara melebihi 5 kata? Wow, ini adalah sebuah kemajuan yang sangat pesat, tidak... ini adalah sebuah evolusi!” Zuo Lee jingkrak-jingkrak tidak karuan seraya menepuk-nepuk meja.


Hening… mereka semua menatap Zuo Lee dengan tajam. Zuo Lee yang masih jingkrak-jingkrak seketika terdiam ketika merasakan aura yang keluar dari tubuh V. “Ehem … jangan marah-marah begitu dong, maaf-maaf,” Zuo Lee kembali duduk seraya mengalihkan pandangannya dari V.


"Sungguh sangat mengerikan, bahkan meja ini saja tidak dapat menahan kekuatannya? Seberapa kuat V ini?"


"Zuo Lee! Dasar bocah sialan! Hampir saja dia membuat kami semua sekarat!"


Mereka semua menatap tajam Zuo Lee, sifat Zuo Lee yang begitu buruk selalu mendatangkan masalah bagi mereka. Zuo Lee sendiri memejamkan matanya berpura-pura tidak melihat tatapan yang mengarah kepadanya, "Apa salahku? kenapa mereka semua menatapku begitu?"


Setelah beberapa saat hening, tiba-tiba mereka semua merasakan kehadiran kuat seseorang dari pintu masuk.


“Sepertinya kita kedatangan tamu tidak diundang,” Berkata V sambil menoleh ke arah pintu masuk diikuti oleh semua orang di sana.


Atmosfir di ruangan itu menjadi berat. Nampak sesosok pria berjalan ke arah meja. Tatapan mereka semua terarah pada laki-laki asing itu, di dalam benak masing-masing mereka bertanya-tanya siapakah sosok pria misterius yang aura kehadirannya membuat atmosfir ruangan berubah drastis. Dingin, kelam, hitam, mengerikan, mendominasi, mungkin kelima kata inilah yang dapat menggambarkan perubahan atmosfir di sana.


Di sisi lain, nampak Mei Yu yang terlihat sengaja mengalihkan pandangannya saat melihat wajah pria tersebut. Zuo Lee yang sadar akan kegelisahan Mei Yu memilih diam, sebab dia sendiri masih penasaran dengan sosok pria asing tersebut.

__ADS_1


Sosok pria misterius itu berhenti tepat di satu-satunya kursi kosong di sana, “Sepertinya aku mengganggu kalian, perkenalkan namaku-“


“Yi Fan,” Potong V dengan cepat.


Mereka semua menahan nafas saat mengetahui bahwa laki-laki tersebut adalah sosok Yi Fan yang menjadi topik pertemuan mereka saat ini. Mei Yu terlihat semakin gelisah saat mendengar nama Yi Fan disebutkan, tangannya tidak berhenti mengusap satu sama lain.


“Oh, karena sudah disebutkan kurasa aku tidak perlu memperkenalkan diriku kembali,” Yi Fan dengan santainya duduk tanpa permisi ataupun mempedulikan pandangan orang-orang di ruangan itu.


Kursi yang diduduki oleh Yi Fan merupakan kursi yang biasa ditempati oleh Dai Mee, namun karena mantan penguasa ketujuh itu sudah tewas membuat status kepemilikannya berubah yaitu orang yang membunuhnya, Yi Fan.


“Hei manusia udik! Kursi itu adalah milik Dai Mee! Berani sekali kamu mendudukinya?!” Shen Shui menunjuk Yi Fan penuh amarah. Dai Mee merupakan orang yang disukainya, mendengar Dai Mee terbunuh saja dia sudah sakit hati, apalagi melihat pembunuhnya secara langsung? Andaikan meja yang mereka gunakan tidak menekan kekuatannya pasti dia sudah menyerang Yi Fan saat ini.


Yi Fan menanggapi itu dengan senyuman sinis “Orang yang sudah mati tidak dapat menggunakan kursi ini lagi, bukannya lebih baik diduduki oleh orang yang masih hidup sepertiku?” Yi Fan berkata jujur tapi tetap saja itu merupakan sebuah tindakan yang dapat memancing amarah seseorang.


“Kamu!” Shin Shui memukul meja dengan sangat keras hingga tempat itu bergetar, walaupun kekuatannya diredam tetapi kekuatan fisiknya tentu masih berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya.


Aura merah termancar keluar dari tubuh Yi Fan, amarahnya langsung memuncak setelah mendapati tindakan perempuan itu, “Aku paling tidak suka dengan sebuah ancaman!” Yi Fan melototkan matanya ke arah Shen Shui lalu melanjutkan perkataannya, “Ingin kubuat kamu menyusul Dai Mee?”


Aura merah Yi Fan mendominasi dan menekan seluruh orang di dalamnya, tapi tiba-tiba saja sebuah aura kuat lainnya menekan tempat itu seakan-akan ikut menunjukan taringnya. Aura tersebut berasal dari tubuh V, auranya sedikit demi sedikit menekan aura Yi Fan.


Yi Fan melirik V sekilas lalu menarik kembali auranya, "Dia ini sangat berbeda dari penguasa lainnya, meskipun tubuhku dalam kondisi prima pun kurasa aku tetap akan kesulitan melawannya."


“Shen Shui, kamu tenanglah,” V lalu mengalihkan pandangannya kepada Yi Fan, ”dan kamu Yi Fan! pakai etikamu di tempat ini, sudah tidak diundang, datang-datang malah membuat kerusuhan!” V menekankan kata tidak diundang dan itu cukup membuat mereka semua menahan tawa.


“Bukan salahku, dia sendiri yang memancing amarahku." Yi Fan menunjuk Shen Shui dan melemparkan kesalahannya begitu saja, "Kenapa? tidak suka?"


Mereka semua melihat V untuk melihat reaksinya, mereka cukup kagum dengan Yi Fan karena dengan terang-terangan berani menantang V. Meskipun ditawari cadangan nyawa sekalipun mereka tetap tidak berani berkata seperti itu. Namun melihat V nampak diam-diam saja yang membuat mereka semua terkejut.


"Gila, V yang sudah terkenal dengan tempramennya yang sudah melegenda saja tidak berkutik dihadapan Yi Fan ini, bahkan aku tadi hampir kena semprot V. Sebenarnya seberapa kuat Yi Fan ini?" Batin Zuo Lee yang benar-benar dibuat takjub sekaligus tertekan oleh sosok Yi Fan.


Tuk... tuk... Jari V mengetuk meja dua kali, “Karena Yi Fan sudah muncul, kurasa kita tidak perlu lagi melanjutkan pertemuan ini.”


Yi Fan yang mendengar itu lantas berdiri, “Sebentar-sebentar, aku baru duduk beberapa menit, aku bahkan belum meminum apapun dan tiba-tiba saja pertemuan ini selesai begitu saja? Apa kalian serius?”


V menoleh ke arah Yi Fan, “Pertemuan ini membahas tentangmu dan karena kamu sudah muncul maka tidak ada lagi yang perlu dibahas.”


alis mata Yi Fan terangkat satu dan tiba-tiba muncul sebuah ide di pikirannya, “Hm, seperti itu. Baiklah, jika begitu aku pergi dulu,” Yi Fan melangkah pergi keluar dari ruangan mendahului V serta yang lainnya.


Mereka semua menatap kepergiaan Yi Fan dengan penuh emosi. Datang tak diundang, pulang tak disuruh, bahkan V yang membubarkan pertemuan saja belum sepenuhnya keluar dari ruangan tersebut.

__ADS_1


“Astaga, baru kali ini aku bertemu dengan orang yang dapat membuat emosi hanya dengan melihatnya saja.”


“Aku ingin sekali menarik kepalanya itu hingga putus lalu memberikannya pada peliharaanku Mao-Mao.” Geram Shen Shui yang teringat akan tindakan Yi Fan kepadanya sebelumnya. Mao-mao adalah sejenis binatang suci alam surgawi sejenis burung elang raksasa yang dipelihara oleh Shen Shui.


“Kalian tidak sadar ya? jika pria itu sama sekali tidak takut kepada kita? Bahkan kepada V saja dia tidak takut,” Zuo Lee mengutarakan pendapatnya.


Ash Xiu yang melihat V masih belum keluar dari tempat pertemuan tersebut langsung mengirim kode mata kepada Zuo Lee. Namun, karena otak Zuo Lee yang sangat lambat sama sekali tidak dapat mencerna mengenai arti tatapan mata Ash Xiu.


Hal ini membuat Bai Luo akhirnya bertindak. Dia berjalan mendekat lalu memukul kepala Zuo Lee dengan keras, “Dasar orang bodoh, kebodohanmu itu sudah mencapai tahap gila kah?! Orangnya masih di sini dan kamu berani membicarakannya? Kamu tidak pernah mendengar pepatah lama yang mengatakan mulutmu harimau mu?!” Tangan Bai Luo menunjuk V yang masih berdiam diri di pintu masuk.


Zuo Lee yang baru menyadari kesalahannya langsung menahan nafasnya, dia berkeringat dingin ketika melihat tatapan tajam V yang mengarah kepadanya, “Duh, salah lagi…”


“Kalian semua waspadalah kepada Yi Fan itu, bahkan jika perlu bunuhlah dia selagi bisa, karena jika dibiarkan dia dapat dengan mudah membunuh kalian semua di masa depan nanti, bila saat itu tiba maka kalian akan menyesalinya,” V menunjuk Mei Yu dan melanjutkan perkataannya, “Jika kalian ingin bertanya mengapa maka tanyakanlah kepada Mei Yu karena sepertinya dia mengetahui sesuatu,” V tiba-tiba mengatakan hal yang mengejutkan mereka semua lalu pergi begitu saja.


Mereka semua secara serempak menatap Mei Yu untuk mencari jawaban atas perkataan V.


“Sepertinya Mei Yu memang mengetahui sesuatu, karena sejak Yi Fan datang sikap dia langsung berubah 180 derajat, bahkan dia sama sekali tidak menyembunyikan kegelisahannya,” Jelas Zuo Lee sambil menyilangkan kedua tangannya.


“Mei Yu, meskipun kita bermusuhan sejak dulu tapi penjelasanmu kurasa lebih penting karena mungkin saja ini menyangkut masa depan kita semua,” Shen Shui memegang pundak Mei Yu.


“Katakan sesuatu Mei Yu, apa maksud perkataan V tadi?”


Mei Yu yang disudutkan ole pertanyaan-pertanyaan tersebut akhirnya membuka mulut terpaksa menceritakan semua yang diketahuinya.


"Yi Fan ini tidak bisa dianggap remeh, aku melihat sendiri bagaimana dia dapat menghindari kematian berulang kali setelah terkena serangan ganas Dai Mee, dia orang yang sangat berbahaya dan sangat menakutkan,” Badan Mei Yu bergetar hebat saat menceritakan mengenai Yi Fan.


Mereka semua yang melihat Mei Yu ketakutan terkejut. Shen Shui yang telah menjadi rival Mei Yu sejak kecil pun tidak pernah melihat keadaan Mei Yu yang begitu buruk seperti sekarang.


“Apanya yang kamu takutkan? Seberapa bahayanya dia sampai membuatmu ketakutan seperti ini?” Shen Shui kembali melontarkan pertanyaan.


“Sangat bahaya! Dia bahkan menghisap tubuh Dai Mee sampai kering,” Mei Yu tiba-tiba menoleh Shen Shui, “Kurasa dia mengetahui tempat ini karena sepertinya dia memiliki ingatan dari tubuh Dai Mee yang telah dihisapnya.”


Brakkkk.... Terdengar suara hantaman keras karena Shen Shui yang tiba-tiba saja meninju meja, “Sialan, setelah membunuh Dai Mee dia bahkan masih menghisap mayatnya?! Akan kubunuh dia dengan tanganku sendiri!” Shen Shui kembali murka, auranya meluap-luap keluar dari tubuhnya yang membuat rambut panjangnya seperti berdiri ke atas.


Zuo Lee memegang dagunya, “Kurasa kedatangannya ke sini bukan bermaksud baik-baik.”


Bai Luo yang mendengar ucapan absurd Zuo Lee menjadi kesal, “Mana ada orang datang baik-baik langsung membunuh orang? Kebanyakan bermain dengan wanita membuat otakmu itu tambah lelet paham?!”


Kini meraka semua merasa terancam dengan keberadaan Yi Fan. Makan tak kenyang, tidur tak nyenyak, bahkan mandi pun tak basah, sosok Yi Fan benar-benar menghantui pikiran mereka semua. Mereka ingin sekali bertindak, tapi sayangnya masih ada keraguan di dalam hati mereka.

__ADS_1


__ADS_2