
"Tuan, aku merasakan kekuatan hebat yang mendekat kemari dengan cepat. Kurasa mereka sudah menyadarinya." ucap Yueyin.
"Ayo bergegas. Sebelum mereka menyusul." Han Shu mempercepat pergerakannya.
Agar binatang buas di wilayah pusat tidak mendatanginya, Han Shu melepaskan tekanan spiritual di sekelilingnya tanpa menyembunyikan kekuatan aslinya.
Namun, masih ada beberapa binatang buas yang harus ditangani mereka karena tidak merasa takut dengan tekanan spiritual itu.
"Kemarilah jika kalian ingin kematian!" teriak Han Shu menghadapi setiap binatang buas yang mendatanginya.
Srat! Srat! Srat!
Han Shu memenggal semuanya dengan sekali tebasan pedang. Namun, jumlah binatang buas yang berdatangan semakin banyak. Walaupun Han Shu dapat dengan mudah membunuh mereka, namun hal itu menyebabkan pergerakannya terhambat.
Hingga pada akhirnya mereka berhasil terkejar oleh Ketua Sekte dan para panatua.
"Berhenti di sana!" Ketua Sekte memberikan serangan kepada mereka berdua. Dengan cepat mereka menghindarinya.
"8 orang kah? Yueyin, aku serahkan dua orang untukmu." Han Shu langsung bergegas menyerang 6 orang selain yang disisakan untuk Yueyin. Dengan cepat Han Shu memukul mundur mereka berenam agar menjauh dari Yueyin.
Selama dua tahun terakhir, selain menjaga Han Shu, Yueyin telah berlatih keras siang dan malam untuk menyamai kekuatan yang Han Shu miliki. Sebulan setelah Han Shu sadar, ia berhasil menguasai beberapa jurus dan teknik beladiri yang diberikan oleh Han Shu. Ia hanya butuh pertarungan nyata untuk membiasakannya.
__ADS_1
"Aku percaya dia bisa menghadapinya." batin Han Shu.
Setelah keberadaan mereka cukup jauh dari Yueyin, Han Shu berhenti menyerang mereka untuk sementara. Begitu juga dengan para panatua dan ketua sekte.
"Katakan tujuanmu masuk ke wilayah pusat!?" tanya Ketua Sekte dengan kasar.
"Aku ingin Naga yang tersegel di sini." Tanpa basa-basi Han Shu mengatakan tujuannya.
"Apa! Dari mana dia mengetahui informasi ini! Padahal semua jejaknya sudah hilang puluhan ribu tahun lalu. Aku harus membunuhnya. Aku khawatir informasi ini akan disebarkan olehnya, atau... memang informasi ini sudah tersebar?" batin Ketua Sekte terkejut.
"Yang kau cari tidak ada di sini. Pergilah dari sini atau aku akan membunuhmu." Ketua Sekte membohonginya. Ia berpura-pura tenang mendengar informasi itu. Namun, Han Shu sudah menyadari kebohongannya.
"Baiklah..." Han Shu berjalan menuju jalan keluar sembari mendekati mereka. Ketika jaraknya dirasa cukup, ia langsung memberikan serangan kejutan kepada salah satu panatua.
Namun, hal itu sia-sia. Panatua itu bereaksi sangat lambat daripada kecepatan Han Shu. Han Shu berhasil menusukan pedangnya ke jantung panatua itu.
"Ketua... Guhhh!" Pantua itu memuntahkan darah yang begitu banyak dan mati setelah beberapa saat. Han Shu kemudian menarik pedangnya kembali.
"Beraninya kau!" Ketua Sekte langsung marah melihat panatua itu terbunuh. Ia melepaskan semua kekuatan yang dimilikinya untuk membunuh Han Shu.
Namun Han Shu tak gentar sedikitpun. Ia hanya bersiap menghadapi serangan brutal yang akan dihadapinya dengan ekspresi datarnya.
__ADS_1
"Majulah." Han Shu berusaha untuk lebih memancing emosi ketua sekte. Selama pertarungannya selama ini, ia lebih mudah melawan orang marah yang kuat daripada orang biasa yang memiliki kecerdasan.
Dengan cepat Ketua Sekte sudah berada di belakang Han Shu dan memberikan serangan kuatnya. Han Shu berusaha menghindar dan berhasil namun ketua sekte kembali muncuk dibelakang dirinya. Hal itu menyebabkan dirinya tidak berhasik menghindar.
"Matilah!"
Boom!
Han Shu terpukul mundur puluhan meter serta merobohkan banyak pepohonan. Hal itu juga memancing banyak binatang buas datang.
Efek dari serangan itu, Han Shu hanya sedikit memuntahkan darah dari mulutnya.
"Ternyata lumayan kuat." ucap Han Shu. Ia masih berdiri dengan gagahnya.
"Kemarilah, keluarkan semua kekuatanmu. Dan juga, ajak panatuamu untuk membantu." Han Shu terus memprovokasinya.
Sekali lagi Ketua Sekte melakukan pergerakan yang cepat. Tiba-tiba ia sudah berada di depan Han Shu dengan serangannya. Namun, hal itu sudah diprediksi Han Shu sehingga ia lebih dahulu memberikan serangannya pada Ketua Sekte.
Boom!
Ketua Sekte terlempar ke belakang dan dihentikan oleh para panatua.
__ADS_1
"Kau pikir serangan pertamamu berhasil karena kau cepat? Kau salah, sebenarnya aku hanya ingin merasakannya." ucap Han Shu meremehkan.