Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 111


__ADS_3

Suasana kembali berubah hening. Bahkan suara angin yang melintas disekitar dapat terdengar cukup keras di telinga mereka.


Wushh...


"Mengapa kalian hanya diam saja?" Han Shu langsung mengajukan pertanyaan pada mereka.


Han Shu menunggu jawaban mereka namun tak kunjung datang. Karena tidak mendapat jawaban, Han Shu memutuskan untuk mendekat ke tempat Jenderal Iblis yang sedang terkapar di tanah karena serangannya tadi.


Setelah sampai, Han Shu melihat keadaannya selama beberapa saat.


"Apa kau sudah mati?"


Kemudian Han Shu meraih leher Jenderal Iblis itu dan mengangkatnya ke atas dengan satu tangannya.


Guh!


Han Shu kemudian kembali memeriksa keadaan Jenderal Iblis yang sedang diangkat olehnya dengan seksama.


Jenderal Iblis itu tidak mempunyai kekuatan untuk melepaskan diri dari cengkramannya. Ia hanya berpasrah diri menerima semua yang dilakukan Han Shu padanya.


"Sepertinya kau terluka parah. Cepatlah beregenerasi! Aku akan segera membawamu ke tempat mereka."


Han Shu kemudian berjalan pelan ke tempat Jenderal Iblis lain sembari menyeret Jenderal Iblis yang ada pada genggamannya.


Sreettt......


Suara gesekan tanah dengan tubuh Jenderal Iblis terdengar nyaring di telinga. Setelah dirasa cukup dekat dari tempat mereka, Han Shu langsung berhenti. Kemudian ia melemparkan Jenderal Iblis pada mereka.


"Terima ini!"


Jenderal Iblis lain langsung menangkapnya dan membantunya untuk berdiri.


"Uhuk uhuk!" Sedikit demi sedikit darah keluar dari mulutnya karena luka yang cukup parah pada tubuhnya.


"Apa kau tidak apa-apa?" tanya Jenderal Iblis lain khawatir dengan keadaanya.


"Aku tidak apa-apa." Ia berusaha untuk tegar dan berusaha untuk berdiri sendiri tanpa bantuan mereka.

__ADS_1


"Tapi, lukamu terlihat sangat parah. Kauh harus beristirahat."


"Hey kalian! Lihatlah aku!" Tiba-tiba, terdengar suara teriakan Han Shu yang memanggil mereka agar terfokus dengannya.


Para Jenderal Iblis yang mendengarnya langsung melirik ke arah Han Shu dengan tatapan kebencian.


"Manusia itu, apa dia sudah mulai menyerang kita lagi? Apa yang harus kita lakukan sekarang? Kita tidak memiliki kekuatan untuk mengalahkannya." Para Jenderal Iblis merasa panik dan tidak bisa memikirkan cara apapun untuk mengalahkan Han Shu.


Walaupun para Jenderal Iblis sudah meliriknya, Han Shu masih merasa terabaikan oleh mereka. Ia kemudian melepaskan aura membunuh yang sangat kuat pada mereka untuk memberi sedikit peringatan.


Para Jenderal Iblis langsung merinding dan berkeringat dingin saat merasakannya. Salah satu dari mereka kemudian memberanikan diri untuk berbicara.


"Manusia, tolong lepaskan mereka berdua. Aku akan melakukan semua perintahmu mulai sekarang." Ia berlari mendekat ke tempat Han Shu dan bersujud memohon padanya.


Tentu saja ketiga Jenderal Iblis lainnya dibuat terkejut dengan tindakannya.


"Tunggu! Apa yang kau lakukan! Mengapa kau memohon padanya! Berdirilah! Apa kau mau merendahkan harga diri Ras Iblis kita?" Mereka berusaha untuk menghentikan tindakan Jenderal Iblis yang bersujud. Namun, usaha mereka tidak membuahkan hasil.


Sementara itu, Han Shu sedikit terkejut dengan yang dilakukannya. Namun, ia masih mengabaikannya untuk sekarang.


"Apa? Apa aku tidak salah dengar? Mengapa baru sekarang kau memohon padaku? Aku tidak mau melakukan hal yang membosankan itu."


"Mengabdikan diri? Bukankah dia sudah dikendalikan oleh orang itu? Tidak mungkin dia lepas begitu saja," batin Han Shu bertanya-tanya.


Karena penasaran Han Shu memutuskan untuk menanyakannya. "Apa maksudmu?"


Dengan cepat ia membalasnya, "Aku akan menjadi budakmu, tuan."


"Tidak bukan itu maksudku. Bukankah kau sudah dikendalikan oleh orang lain? Kau tidak akan bisa lepas darinya."


Jenderal Iblis itu tiba-tiba tersentak dengan perkataan Han Shu. Ekspresi wajahnya berubah lesu karena informasi itu telah diketahui Han Shu. Namun, sedikit senyuman terlintas pada wajahnya.


"Sebenarnya... Kami tidak dikendalikan oleh orang lain. Kami hanya mematuhi Raja Iblis karena dia Raja kami, Raja dari Ras Iblis."


Karena ingin mengetahui banyak hal lagi, Han Shu bertanya lagi. "Lalu mengapa kau mau mengabdikan diri padaku? Kau sudah memiliki Raja Iblis untuk kau abdi."


"Aku tidak pernah menganggapnya sebagai Raja Iblis! Tidak akan pernah!" Dengan tegas ia mengatakan hal yang membuat Han Shu dan Jenderal Iblis lain terkejut.

__ADS_1


"Tunggu, apa yang kau katakan! Beraninya kau menentang Raja Iblis! Apa kau mau menjadi penghianat!?" Jenderal Iblis lain menanggapinya dengan serius.


Sementara itu, senyuman sedikit nampak pada wajah Han Shu. "Hmmm, sepertinya ada cerita menarik kali ini. Aku bisa merasakan kebenciannya keluar dari dalam dirinya. Itu kebencian yang sangat mendalam. Bagaimana bisa dia menyembunyikannya dengan baik sekama ini?"


"Tarik kata-katamu kembali! Kalau tidak kami akan membunuhmu sekarang juga!" Ketiga Jenderal Iblis lain mengancam dirinya.


"Sampai kapanpun, aku tidak akan pernah menarik kata-kataku kembali. Mau kalian membunuhku atau tidak, aku tidak peduli." Namun ia tetap pada keyakinannya.


"Kau! Hanya kematian yang pantas untuk seorang penghianat sepertimu!" Salah satu Jenderal Iblis pergi menuju ke arahnya dan berniat membunuhnya.


"Matilah, kau!"


Namun, saat serangannya hampir mengenainya, Han Shu dengan cepat datang dan langsung menahannya.


"Manusia, kau tidak ada urusannya dengan ini! Mengapa kau menghentikanku!? Kau bisa membunuhku nanti setelah aku membunuh penghianat ini!" Raut wajahnya terlihat begitu kesal karena Han Shu menghentikan serangannya.


Dengan santainya Han Shu membalas, "Kau tidak boleh membunuhnya. Sekarang dia menjadi orangku. Siapapun yang berniat membunuhnya aku akan membunuh mereka terlebih dahulu."


Jenderal Iblis itu tidak memiliki pilihan selain melawan Han Shu. Dari awal, kematiannya sudah sangat dekat ketika melawan Han Shu.


"Rasakan ini!" Jenderal Iblis kembali memberikan serangan kepada Han Shu. Namun, serangannya tidak membuahkan hasil apapun.


Kemudian kedua Jenderal Iblis lainnya datang untuk membantunya. Walaupun salah satunya terluka parah, ia tetap memaksakan diri.


Namun, semuanya serangan mereka masih sia-sia. Kekuatan mereka sekarang tidak ada apa-apanya bagi Han Shu.


Tetapi, mereka terus berusaha memberikan serangan sebisa mungkin.


"Sial! Jika bukan karena luka dalam ini aku pasti akan membunuhmu!" Tatapan kebencian kembali nampak pada wajahnya.


Han Shu merasa sedikit senang dengan itu. Tetapi untuk sekarang ia masih ingin bermain lebih lama lagi dengan mereka.


Han Shu menarik Jenderal Iblis yang mengabdi pada dirinya dan kemudian menjauh puluhan meter dari ketiga Jenderal Iblis itu.


"Sekarang kau orangku. Kau harus membuat perjanjian darah denganku. Jika kau menolaknya, aku akan langsung membunuhmu."


"Baik, tuan. Aku akan melakukannya." Ia langsung menyetujuinya. Sekarang ia hanya harus patuh pada perkataan Han Shu.

__ADS_1


Kemudian Perjanjian Darah langsung mereka buat. Tak butuh waktu yang lama, mereka akhirnya selesai melakukannya.


__ADS_2