Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 66 Membuka Jati Diri.


__ADS_3

Setelah satu jam berlalu, pancaran cahaya itu masih belum menunjukkan tanda-tanda munculnya Ras Iblis.


Sedangkan, sudah banyak kultivator yang memenuhi halaman luar kota tetapi belum memberanikan diri untuk masuk ke dalam.


"Mengapa kalian meninggalkanku di belakang! Ngomong-ngomong, mengapa kita hanya berdiri saja di sini?" Seseorang yang baru saja sampai bertanya dengan terengah-engah.


"Apa kau tidak lihat? Di kota ini ada Formasi Pelindung yang cukup kuat. Enatah siapa yang membuatnya, sepertinya mereka yang membuatnya," rekannya menjawab.


"Jumlah orang yang berkumpul di sini kan sangat banyak, mengapa kita tidak menggabungkan kekuatan untuk menghancurkannya?"


"Hadeh... Kau baru sampai jadi tidak tahu apa-apa. Kita harus mengalahkan mereka dulu sebelum menghancurkan Formasinya. Tapi, kekuatan mereka sangat kuat."


Terlihat 10 Panatua Pasar Gelap berdiri sejajar menghalangi siapapun yang berusaha menghancurkan Formasi Pelindung dan masuk ke dalam.


"Siapapun yang berusaha masuk ke dalam, kita akan membunuhnya! Tidak peduli kalian berasal dari mana!" tegas para panatua.


Para panatua memancarkan aura mengintimidasi yang sangat kuat sehingga tidak ada satupun yang berani maju untuk melawan mereka.


Tiba-tiba, dari kejauhan seseorang terbang dan melesat dengan cepat menghantam Formasi Pelindung itu tanpa mempedulikan para panatua yang menghalanginya. Bahkan para panatua tidak menyadari kedatangannta. Formasi itu seketika hancur dan ia langsung pergi menuju pancaran cahaya.


Melihat Formasi itu hancur, semua orang langsung bergegas menyerbu para panatua. Panatua sedikit kewalahan karena jumlah mereka terlalu banyak.


"Kalian atasi yang ada di sini, aku akan mengatasi orang yang masuk ke dalam," kata salah satu panatua. Para panatua menangguk dan ia langsung pergi.


"Tidak salah lagi, aura ini milik Kaisar Han! Aku harus menghentikannya."


Dengan cepat panatua itu mengejar Kaisar Han yang sedang menuju pancaran cahaya.


Sementara itu, Kaisar Han telah sampai dan beberapa meter lagi ia sampai di tempat pancaran cahaya itu. Namun, ia tidak bisa mendekat lebih jauh lagi karena tekanan yang amat kuat.


Kaisar Han tetap memaksakan dirinya untuk mendekat tetapi tiba-tiba Panatua Pasar Gelap muncul di depannya dan menghentikan langkahnya.


"Berhenti kau!"


Terlihat panatua tidak merasakan penekanan walaupun dirinya berada di sekitar pancaran cahaya.


"Siapa kau? Untuk apa kau menghalangiku. Minggirlah, aku harus menghentikan ini. Kalau tidak, dunia ini akan mengalami kekacauan yang tidak bisa kau bayangkan."

__ADS_1


Kaisar Han mengabaikan panatua itu dan berjalan mendekat. Tiba-tiba, panatua itu menyerang Kaisar Han dari belakang setelah Kaisar Han berjalan beberapa meter melewatinya.


Kaisar Han bukanlah lawan yang lemah. Ia menghindari serangan panatua itu dan membalas serangan itu dengan pukulan.


Panatua itu tidak sempat menghindarinya, ia terkena pukulan Kaisar Han tetapi, pukulan itu tidak memberikan efek yang berarti baginya.


Panatua kembali melesatkan serangan ke arah Kaisar Han dari kejauhan. Serangan bertubi-tubi ia lesatkan, namun tidak berhasil mengenai Kaisar Han satu kalipun.


"Jika terus seperti ini, aku tidak bisa menghentikan pancaran cahaya ini. Aku harus menyelesaikan ini dengan cepat," batin Kaisar Han.


Kaisar Han mendekat ke arah panatua itu sembari menghindari serangannya. Panatua itu mempercepat serangannya namun tetap tidak bisa mengenainya.


Hingga jarak mereka pun semakin dekat. Kaisar Han dengan mudahnya mendaratkan beberapa serangan ke panatua itu hingga mengakibatkan beberapa luka yang cukup parah.


Namun, luka itu seketika sembuh dan membuat Kaisar Han terkejut. Karena keterkejutannya itu, ia membuat celah pada dirinya. Panatua itu berhasil mendaratkan serangan kepada Kaisar Han.


Serangan itu mengenai lengan Kaisar Han hingga membuatnya berdarah. Ketika Kaisar terkena serangan itu, ia bisa merasakan energi yang sama seperti yang ada pada pancaraan cahaya itu.


"Siapa kau sebenarnya? Mengapa aku merasakan energi yang sama dengan pancaran cahaya itu darimu?" tanya Kaisar Han.


"Hahaha, kau tidak perlu tahu siapa aku. Kita lanjutkan saja pertarungan kita." Panatua itu tertawa.


Pukulan demi pukulan mereka lesatkan hingga tempat pertarungan berpindah-pindah, menghancurkqn bangunan-bangunan kota disekitarnya. Kaisar Han menyadari kalau panatua itu berusaha menjauhkan dirinya dari pancaran cahaya itu.


Kaisar Han tiba-tiba tersenyum dan ia melesat ke arah pancaran cahaya itu dengan cepat tanpa mempedulikan panatua yang ada di depannya.


Panatua itu terkejut melihat senyuman Kaisar Han dan langsung mengejarnya.


Ketika jarak hanya beberapa meter lagi, Kaisar Han melepaskan energi yang amat kuat pada kepalan tangan kanannya.


Energi berwarna merah bergejolak di kepalan tangannya. Ia kemudian melepaskan pukulan itu ke arah pancaran cahaya itu.


Namun, tak disangka panatua itu memblokir serangan Kaisar Han dengan tubuhnya sendiri hingga terpental puluhan meter.


Boom!


Tulang-tulang panatua itu hancur, ia mendapatkan luka yang sangat parah hingga tak kuasa untuk berdiri.

__ADS_1


"Bren*sek! Sakit sekali!" Ia menjerit kesakitan


Kaisar Han kembali melepaskan energi yang begitu kuat dan kembali menyerang pancaran cahaya itu dengan kekuatan yang sama.


Namun, tiiba-tiba seseorang menghentikan serangan Kaisar dengan telapak tangannya. Kaisar Han sangat terkejut dibuatnya. Ia segera melepaskan diri dari telapak tangannya. Kemudian ia menjaga jarak karena merasakan adanya bahaya.


Kaisar Han melihat ke arah panatua itu terpental namun, ia tidak ada di sana. Panatua itu telah sembuh dari luka-lukanya. Ia menunjukkan jati dirinya yang sebenarnya sebagai Ras Iblis. Setelah ribuan tahun ia menyamar menjadi manusia tanpa ketahuan oleh siapapun.


Ia memiliki tubuh yang kekar dan lebih besar dari manusia. Memiliki dua tanduk di kepalanya, telinga dan kuku yang panjang, juga memiliki ekor dan sayap. Warna kulitnya keabu-abuan. Memiliki mata yang berwarna merah menyala-nyala layaknya api.


"Manusia, kau membuatku kesal. Aku akan membunuhmu sebagai pengorbanan terakhir sebelum Ras Iblis kami bangkit."


Ia melesat dengan sangat cepat dan melepaskan serangan ke arah Kaisar Han. Karena saking cepatnya, Kaisar Han hanya menahan serangannya karena tidak yakin bisa menghindarinya.


Iblis itu terus menerus memberikan serangan kepada Kaisar Han. Sementara, Kaisar hanya bisa bertahan tanpa bisa melawan.


Sesekali Kaisar Han terkena serangannya dan terpental beberapa meter. Tetapi, Iblis itu tidak memberikan kesempatan kepada Kaisar Han untuk melawan balik.


"Ada apa manusia? Mengapa kau sangat lemah. Menyedihkan! Aku sangat bosan sekarang." Iblis itu memprovokasinya.


Kaisar Han berusaha untuk tidak terpancing oleh provokasinya.


"Bukankah seranganmu saja yang lemah? Aku bahkan tidak terluka sedikitpun." Malah ia sendiri yang memprovokasi Iblis itu.


"Selamat manusia, kau sudah membuatku sangat kesal. Aku akan membunuhmu dan seluruh keluargamu!"


Namun, Kaisar Han tidak tahan lagi ketika Iblis itu ingin melukai keluarganya. Tiba-tiba, aura di sekitar Kaisar Han meluap-luap hingga Iblis itu harus menahan luapan energi itu dengan aura pelindungnya.


"Nah, sekarang aku menjadi lebih bersemangat lagi untuk melawanmu, manusia!"


Iblis itu berinsiatif menyerang Kaisar Han terlebih dahulu. Namun, Kaisar Han tidak bergeming sedikitpun dari tempatnya berdiri.


Saat Iblis itu melesatkan serangannya, Kaisar Han tiba-tiba menghilang dari pandangannya dan ia kembali muncul di belakangnya.


"Rasakan ini!"


Mata Iblis itu langsung melirik ke belakang namun, ia berhasil terkena serangannya hingga terpental menabrak bangunan-bangunan di belakangnya hingga membuatnya hancur.

__ADS_1


#Semangatin author dongs!


__ADS_2