
...**(*)**...
Hingga hampir tiba waktunya para penjaga mengantar makanan ke para kultivator penambang di dalam gua. Namun, ketika para penjaga disebut namanya oleh pemimpin, mereka langsung berkumpul dan tidak ada yang kekurangan. Han Shu tidak beruntung kali ini, ia tidak mendapatkan giliran kali ini.
"Bagaimana caraku untuk mengganti mereka. Aku akan coba memintanya langsung pada mereka. Aku harap ada salah satu yang mau."
Sebelum mengirim makanan ke para kultivator penambang, para penjaga terlebih dahulu menunggu juru masak menyelesaikan masakannya.
Di sana terdapat ratusan juru masak yang menghidangkan makanan untuk para penjaga dan puluhan ribu kultivator panambang. Mereka memasak dengan menu yang hampir sama setiap harinya.
Han Shu diam-diam pergi ke tempat penjaga yang mendapat tugas untuk mengantar makanan. Ia kemudian meminta kepada salah satu dari mereka yang sedang sendirian untuk berganti giliran.
"Apakah aku boleh berganti giliran mengantar makanan denganmu? Aku sedang ada urusan di dalam." pinta Han Shu.
"Tidak, alasanmu sudah basi. Kau pasti hanya lapar dan ingin memakan makanan yang akan di antar ke dalam gua. Cari orang lain! Yah, walaupun mereka juga tidak akan mau. Kau tunggu saja giliranmu nanti." Penjaga itu menolaknya mentah-mentah. Ia kemudian pergi bergabung dengan penjaga lain.
Dengan penolakan penjaga itu, Han Shu langsung tahu kalau hal itu sudah biasa terjadi di sini. Makanan yang diantar tidak sesuai dengan yang disiapkan karena mereka pasti akan menyimpannya atau pun memakannya untuk dirinya sendiri.
"Kalau begitu aku tidak perlu cara seperti ini. Aku akan gunakan caraku seperti biasanya."
__ADS_1
Han Shu menunggu hingga semua juru masak menyelesaikan masakannya. Ketika selesai, para penjaga yang menjadi giliran bekerja sama mengangkut makanan itu ke dalam gua.
Han Shu kemudian mencari celah untuk menyerang kaki salah satu penjaga. Setelah berhasil menemukan celah, ia langsung menyerangnya hingga penjaga itu terjatuh.
Karena keseimbangan mereka goyah karena salah satu terjatuh, semua makanan yang mereka bawa jatuh ke tanah. Hal itu membuat keributan yang tidak kecil hingga pemimpin mereka datang. Han Shu pun ikut mendekat agar kesemoatan ia dipilih menggantikan mereka lebih besar.
"Apa yang kalian lakukan! Kalian semua yang menjatuhkan semua makanan ini pergi ke ruang hukuman!" perintah pemimpin dengan sangat marah.
Para penjaga langsung pergi ke ruang hukuman setelah mendengar perintah pemimpin mereka. Mereka terlihat ketakutan dengan bentakan pemimpin.
"Kau, kau, kau, dan kau! Gantikan mereka!" Pemimpin kebetulan menunjuk Han Shu.
"Ambil makanan di bagian lain. Bagi kembali dengan merata." Setelah mengatakan itu, pemimpin pergi.
Makanan yang awalnya diangkut menjadi 5 bagian harus dibagi rata kembali setelah salah satu bagian jatuh. Mereka juga mengambil makanan jatuh yang masih layak konsumsi.
Kemudian mereka membawa makanan itu ke dalam bergiliran. Mereka memberikan makanannya ke tempat masing-masing pemimpin kelompok yang terbentuk di sana.
Setelah semua makanan dibagikan hingga le wilayah tengah, para penjaga segera kembali. Namun, Han Shu mencari kesempatan untuk pergi.
__ADS_1
"Aku ingin pergi sebentar, kalian bisa pergi dulu." Han Shu bertingkah seperti orang yang kebelet kencing.
"Oh, baiklah. Kalau begitu kami pergi dulu." ucap mereka.
Han Shu kemudian pergi ke tempat yang tak terlihat oleh mereka. Sembari menunggu mereka pergi, Han Shu mengganti pakaiannya seperti semula.
"Akhirnya selesai. Aku akan mampir sebentar ke tempat Jiang Li. Aku ingin membuat dia di pihak Yueyin. Aku akan membuatnya ikut bergabung dalam pertarungan yang akan terjadi sebentar lagi." Han Shu kemudian pergi ke tempat Jiang Li berada.
...
Sementara itu, di Dunia Fana...
Sang Naga yang berada di kota asik menikmati kebebasannya yang telah hilang ribuan tahun. Hingga tanpa sadar ua berada di kota itu selama 5 hari.
"Tunggu! Bagaimana bisa kau terlena dengan semua ini. Aku harus menyusul mereka. Tunggu, aku tidak merasakan keberadaan mereka di sini. Apa mereka sudah pergi dari dunia ini? Sial, mereka meninggalkanku lagi!"
Sang Naga yang merasa tertinggal oleh Han Shu dan Yueyin segera pergi menuju ke Gunung Immortal. Di sana ia menerobos paksa hingga ketempat cahaya jalan menuju dunia Immortal. Hanya dalam waktu satu hari ia berhasil sampai di dunia Immortal. Namun, lokasi sang naga sampai berbeda dengan Han Shu dan Yueyin. Ia tiba di sebuah padang pasir yang tandus dan terlihat tak ada kehidupan.
"Sekarang dimana keberadaanmu manusia..." Sang naga berusaha merasakan keberadaannya namun ia masih tidak mengetahuinya.
__ADS_1
"Mengapa aku tidak bisa merasakannya? Apa mungkin dia belum tiba di dunia ini? Kalau begitu akan pergi ke kota terdekat." Sang naga kemudian terbang menuju ke arah yang sesuai dengan instingnya dengan harapan bisa menemukan kota dengan cepat.