Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 96 Keluarga Lin


__ADS_3

"Majulah kalian semua!"


Han Shu memancing Pasukan Ras Iblis agar menghampirinya. Ketika mereka sudah mendekat, Han Shu langsung mengaktifkan sebuah formasi serangan lain untuk melawan mereka.


"Formasi Pedang Ying dan Yang!"


Dua energi pedang seukuran pedang biasa perlahan terbentuk di kedua tangan Han Shu. Energi pedang itu tercipta dari masing-masing elemen cahaya dan kegelapan.


Kedua energi pedang itu kemudian melayang di samping tubuh Han Shu setelah terbentuk. Setelah formasi serangan selesai dibuat, Han Shu langsung melesat menghampiri Pasukan Ras Iblis.


Wusshhh!


Boom!"


Satu persatu Han Shu membunuh mereka dengan begitu mudahnya. Kedua energi pedang yang melayang di samping tubuhnya membantunya menyerang Pasukan Ras Iblis tanpa harus dikendalikan.


Itu adalah bentuk gabungan dari dua Formasi Serangan. Han Shu menggabungkan dua Formasi Serangan itu karena menurutnya cukup efektif untuk melawan Ras Iblis. Keduanya adalah elemen yang tersisa yang bisa ia gunakan.


Sebuah keseimbangan antara elemen cahaya dan elemen kegelapan terdapat dalam kedua energi pedang itu.


Kekuatan kedua energi pedang itu mampu mengalahkan Pasukan Ras Iblis hanya dalam sekali tebas saja.


Namun, karena Han Shu menggabungkan formasi itu, energi miliknya menjadi semakin sedikit, bahkan hampir tidak ada. Ia sudah tidak bisa membuat formasi serangan apapun lagi untuk melawan Pasukan Ras Iblis.


Beberapa harta yang bisa ia gunakan sekarang hanyalah Pedang Suci dan juga dua pil Gila yang dapat meningkatkan kekuatannya secara cepat, bahkan tidak akan terbayangkan oleh manusia di dunia itu.


"Guh!"


Tiba-tiba Han Shu memutahkan darah dari mulutnya. Tubuhnya terlihat tidak sanggup menahan energinya yang semakin habis. Rasa sakit ia rasakan, terus menjalar di setiap bagian tubuhnya.


Namun, Han Shu tetap memaksakan diri mempertahankan Formasi Pedang Yin dan Yang. Karena Ini belum saatnya untuk melepaskan Formasi serangan itu.


"Guahh!"


Darah semakin bercucuran dari dalam mulutnya. Tubunya semakin terasa sakit. Organ dalam Han Shu mengalami kerusakan yang cukup parah.


Hingga akhirnya Han Shu memutuskan untuk melepaskan Formasi Serangan itu dan mundur untuk menjaga jarak. Rasa sakit di tubuhnya perlahan mulai mereda. Namun, tidak langsung menyembuhkannya.

__ADS_1


Han Shu kemudian memeriksa pil pemulihan di dalam cincin penyimpanannya. Setelah beberapa saat memeriksanya, ternyata pil pemulihan miliknya hanya tersisa satu saja. Ia telah menghabiskam ratusan pil untuk memulihkan energinya beberapa waktu yang lalu.


"Ini... Hanya satu yang tersisa. Ini tidak cukup untuk memulihkan kekuatanku. Organ dalam tubuhku juga terlalu rusak untuk dipulihkan."


"Sudahlah, setidaknya ini bisa sedikut memperbaiki Organ dalam tubuhku yang rusak." Han Shu langsung meminum pil itu.


"Aarrgghh!"


Tiba-tiba, tubuh Han Shu terasa sakit kembali. Ia harus menahan rasa sakit itu sembari menghindar Pasukan Ras Iblis yang kembali menyerangnya. Baginya itu adalah hal yang mudah karena Han Shu sudah terbiasa dengan rasa sakit.


Dengan susah payah Han Shu menghindari semua serangan. Sesekali ia terkena serangan mereka, tetapi ia meminimalisir efek serangannya dengan energinya. Hingga tibalah Raja Iblis yang mulai berbicara dengan Han Shu lagi.


"Apa kau sudah mencapai batasmu, manusia?"


"Padahal kau baru melawan boneka-boneka lemahku, tapi kau sudah hampir mati seperti itu. Bagaimana jika kau melawan 9 bonekaku yang ini. Kau pasti tidak akan punya kesempatan untuk menyerang mereka."


Sayang sekali Han Shu tidak menanggapi perkataan Raja Iblis. Ia hanya fokus pada apa yang harus ia lakukan.


"Aku harus menjauh terlebih dahulu untuk mengistirahatkan tubuhku sejenak! Tapi, mereka tidak mungkin akan membiarkanku begitu saja, kan?"


Lari menjadi tak ada gunanya bagi Han Shu. Ia tetap tidak bisa kabur dari kejaran mereka. Waktu istirahat juga tidak ia dapatkan. Hanya rasa lelah yang ia dapatkan dari pelarian ini.


Han Shu akhirnya mulai sadar bahwa dirinya membutuhkan bantuan orang lain untuk menahan mereka. Namun, sekarang hal itu tidak ada artinya lagi. Han Shu sudah terlanjur membuat mereka pergi, termasuk Yueyin yang ia usir.


"Ini kah rasanya menjadi orang lemah..." Han Shu menyadari betapa lemahnya dirinya saat ini dihadapan Pasukan Ras Iblis.


Sebagai seseorang yang hanya pernah kalah satu kali dalam hidupnya, Han Shu pertama kalinya merasa kesusahan seperti ini. Kekuatannya saat ini hanyalah seperti debu yang berterbangan.


Saat ini Han Shu membutuhkan bantuan orang lain. Ia menyadari betapa pentingnya meminta bantuan orang lain. Pada akhirnya manusia akan saling membutuhkan satu sama lainnya.


Han Shu memiliki rencana untuk langsung meminum Pil Gila. Tetapi ia terlebih dahulu memikirkan konsekuensinya.


"Aku tidak bisa melakukannya. Jika aku langsung maminum pil ini, tubuhku tidak akan kuat menanggungnya. Aku harus mengistirahatkannya terlebih dahulu." Han Shu terus kabur dari kejaran Pasukan Ras Iblis.


Kabur adalah fokus Han Shu saat ini. Ia sudah tidak mampu lagi untuk mengeluarkan jurus apapun yang bisa membuatnya kabur karena energinya tidak tersisa lagi.


"Ah, sial! Aku tidak akan bisa kabur dari mereka. Yah, tapi aku tidak bisa pasrah begitu saja dengan kematianku." Han Shu terus berusaha kabur dari kejaran mereka.

__ADS_1


Hingga akhirnya keberuntungan datang menghampirinya lagi. Pemimpin Keluarga Lin tiba-tiba datang dengan membawa ribuan pasukan yang kekuatannya tidak bisa diremehkan melalui ruang dimensi.


Pemimpin Keluarga Lin langsung menghampiri Han Shu untuk menanyakan keadaan peperangan hingga saat ini.


Sementara itu, pasukan Ras Iblis berhenti mengejar Han Shu. Bukan karena takut, melainkan karena perintah dari raja Iblis.


"Apa kau tidak apa-apa, Han Shu?" tanya Pemimpin Keluarga Lin.


"Apa maksudnya ini? Dari mana kau mendapatkan pasukan ini?"


Han Shu cukup terkejut dengan kedatangannya. Sebelumnya ia memang tidak melihat Keluarga Lin dalam pasukan Kekaisaran Han. Namun ia tak menyangka kalau ia akan datang dan membawa pasukannya sendiri yang terlihat cukup kuat.


"Aku... Ini pasukan rahasia Keluargaku." Pemimpin Keluarga Lin langsung memberitahunya begitu saja.


"Apa kau berusaha memberontak sebelumnya dengan pasukanmu?" Han Shu mencurigainya. Ia tidak menyangka kalau Keluarga Lin memiliki rahasia seperti ini.


"Aku tidak pernah bermaksud untuk memberontak. Pasukan ini hanya untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu Keluarga Besar lain memiliki niat untuk menghancurkan Keluargaku."


"Kau benar-benar menipu semuanya. Rahasia apa lagi yang kau sembunyikan?" Han Shu termasuk orang yang tertipu olehnya.


"Di mana yang lainnya? Mengapa aku tidak melihat mereka?" tanya Pemimpin Keluarga Lin mencoba menghindari pertanyaan Han Shu.


"Jangan berpura-pura tidak mendengar. Bisakah kau jelaskan semua ini?" Han Shu benar-benar ingin mengetahuinya.


"Hahaha, sepertinya kau sangat penasaran." Pemimpin Keluarga Lin malah tertawa.


"Tentu saja, aku tidak menyangka kau orang yang berpura-pura tertindas. Kau menyembunyikannya dengan baik."


"Aku hanya ingin hidup biasa bersama putriku. Aku tidak tertarik dengan masalah politik kerajaan. Tapi aku tidak menyangka walaupun Keluargaku bersikap netral, Keluarga Besar lain masih menargetkan keluargaku."


"Sejak kapan kau berpura-pura seperti orang bodoh?" tanya Han Shu.


"Dari awal kita bertemu, aku juga sudah berpura-pura. Untuk saat ini aku sudah menyadari tujuanmu pada Keluargaku."


"Kau ingin memanfaatkan keluargaku untuk melawan pangeran lain yang berusaha membunuhmu, bukan?"


"Seorang pangeran yang tidak memiliki dukungan dari siapapun tiba-tiba menjadi sekuat ini. Bukankah ini mencurigakan. Tapi aku tidak peduli, semua orang mempunyai rahasianya masing-masing," lanjut Pemimpin Keluarga Lin.

__ADS_1


__ADS_2