Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 49 Pergi Ke Pasar Gelap


__ADS_3

Yueyin ikut penasaran dengan gulungan kertas itu. Ia kemudian memintanya pada Han Shu.


"Tuan, bisakah aku melihatnya juga?"


"Baiklah, ini kalau kau ingin lihat." Han Shu melemparnyanya ke arah Yueyin.


Yueyin segera membukanya dan melihat gambar dirinya menjadi buronan.


Namun, Yueyin tidak terkejut sama sekali. Ia masih berekspresi dingin seperti biasanya. Ia kemudian mengembalikan kertas itu pada Han Shu.


"Ini tuan, aku sudah melihatnya."


"Apa kau tidak terkejut sama sekali?" tanya Han Shu.


"Aku memang sudah menjadi buronan sejak lama. Tapi aku terkejut dengan imbalannya. Terakhir kali aku melihatnya hanya sekitar 25.000 Koin Emas, tapi sekarang sudah terlalu besar."


"Kau terkejut?" Han Shu ragu.


"Sudah lupakan saja." Han Shu tidak mau membahasnya.


"Ngomong-ngomong, mengapa saat ini Yueyin masih hidup walaupun membunuh seseorang? Aku anggap perkataanmu tadi sebagai omong kosong belaka." Han Shu berbalik dan melihat wanita itu.


"Selama tidak ketahuan tidak apa-apa. Selama tidak ada yang melaporkan, peraturan itu juga tidak berlaku," jawab wanita itu.


"Aku harap kau bisq membawa wanitamu keluar dari kota ini sebelum malam hari. Atau kalau tidak, aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi." Wanita itu memberi nasehat.


"Lin Yun bilang aku juga menjadi buronan Organisasi Pasar Gelap. Tapi wanita itu tidak menyadarinya."


"Hanya ada dua alasan yang aku percayai. Dia berpura-pura tidak mengenalku, atau poster buronanku tidak atau belum disebarkan," batin Han Shu.


"Mengapa kau tidak melaporkannya?" tanya Han Shu menyipitkan matanya.


"Hahaha, aku tidak akan melakukan hal-hal yang merepotkan seperti itu. Apalagi aku tidak terlalu suka dengan mereka." Wanita itu tertawa kecil.


"Aku tidak merasakan kebohongan darimu. Apa kau bisa memberitahuku di mana Organisasi Pasar Gelap itu?"


Han Shu menunggu jawaban namun, ia tidak mendapatkannya.


"Yah, aku tidak menyuruhmu harus menjawabnya. Aku akan mencarinya sendiri." Lanjut Han Shu.


"Tanpa perlu bertanya, kau juga bisa menemukannya." Wanita itu memberikan jawaban yang tidak pasti.


"Kalau begitu selamat tinggal. Terima kasih atas hidangan yang cukup memuaskan." Han Shu berpamitan. Ia bersama Yueyin keluar dari bar.

__ADS_1


Wanita itu terus menatap Han Shu hingga ia hilang dari pandangannya.


"Ngomong-ngomong, aku lupa menanyakan namanya. Ah sudahlah, kita pasti bertemu lagi."


Wanita itu hendak pergi ke ruangannya. Tiba-tiba seorang pria muda datang dengan tergesa-gesa hingga menabrak pintu bar.


"Nyonya! Nyonya!" panggilnya dengan keras.


"Dari mana saja kau?" tanya wanita itu.


"Aku mencarimu di Pasar Gelap tapi tidak ada. Lagian nyonya tiba-tiba pergi tanpa memberitahuku. Ini daftar buronan yang sudah diperbarui." Pria itu memberikan sebuah buku tipis yang berisi daftar buronan beserta deskripsinya.


Ia membuka lembar demi lembar. Dari imbalan yang terbesar hingga yang terkecil. Ketika ia membuka kembali suatu lembaran, ia melihat Han Shu ada dalam daftarnya.


"Ini pria yang tadi!" Wanita itu terkejut.


Terkejutnya lagi, imbalan untuk membunuh Han Shu tidak tercantum di sana. Imbalan di daftar itu hanya ada tanda tanya (?) .


Ia kemudian membaca bagian deskripsinya. Di sana terdapat beberapa deskripsi tentang kejahatannya.


Dia menyinggung 6 Keluarga Besar di Kekaisaran Han di acara pelelangan. Dia dikabarkan mati terbunuh oleh para Pemimpin Keluarga.


Namun, orang yang meminta perburuan pada Organisasi Pasar Gelap mengatakan dia masih hidup.


"Tapi karena tidak ada imbalannya, orang-orang pasti tidak akan tertarik membunuhnya," batin wanita itu memikirkan.


"Tunggu dulu!"


Saat hendak menutup buku itu, ia dengan tidak sengaja melihat tulisan kecil di bawah deskripsi kejahatan Han Shu.


Hadiah besar akan diberikan langsung oleh Pemimpin Organisasi Pasar Gelap untuk orang yang bisa membawa tubuhnya secara utuh baik hidup maupun mati.


Tentu saja hal itu membuatnya terkejut.


"Hadiah diberikan langsung oleh Pemimpin! Itu benar-benar hadiah yang luar biasa!"


Pemimpin Organisasi Pasar Gelap adalah orang yang jarang muncul di organisasi.


Tetapi banyak kabar mengenainya. Ia merupakan sosok kultivator yang sangat hebat di Kekaisaran Han.


Tingkatan kultivasinya sudah sangat jauh dibandingkan kultivator pada umumnya. Dikabarkan pula, bahwa ia merupakan kultivator terhebat di Kekaisaran Han saat ini.


"Tapi, aku tidak tahu kabar itu benar atau tidak. Tapi satu hal yang pasti, semua pembunuh di kota ini pasti akan mendatanginya di malam hari. Kau benar-benar masuk ke kandang singa," batinnya bersemangat.

__ADS_1


"Nyonya! nyonya! Mengapa Anda melamun? Apq ada sesuatu yang terjadi?" Pria muda yang melihat majikannya melamun, menyadarkannya dengan terus memanggilnya.


"Tidak apa-apa, kau bisa kembali bekerja." Wanita itu pergi ke ruangannya.


.........


Sementara itu, Han Shu telah menemukan keberadaan Organisasi Pasar Gelap.


"Apa ini tempatnya? Kalau begitu ayo kita masuk, Yueyin." Ajak Han Shu.


"Tunggu, tuan. Bagaimana bisa tuan menemukannya secepat ini?" tanya Yueyin karena penasaran hanya dalam beberapa menit, Han Shu dapat menemukan tempatnya.


"Bahkan jalan yang tuan ambil tidak ada kesalahan ataupun berputar-putar. Ini seperti berjalan lurus saja," lanjutnya.


Biasanya, ketika orang sedang mencari suatu tempat, mereka pasti akan berputar-putar. Bahkan sudah bertanya pun masih demikian.


"Sekilas aku membaca pikirannya tentang tempat ini," jawab Han Shu dengan jujur.


Yueyin berniat bertanya lagi tapi ia menghentikannya. Sebenarnya Yueyin ingin segera pergi dari kota itu karena akan ada banyak orang yang memburunya. Tetapi, sejak ia memutuskan untuk terus ikut bersama Han Shu, ia tidak berani menghianatinya.


Mereka kemudian masuk ke dalam Pasar Gelap. Tempat itu berada di pusat Kota dan berada di bawah tanah.


Ketika mereka masuk, terlihat banyak pengunjung yang sudah berada di sana sedang melihat-lihat. Identitas mereka semua adalah pembunuh.


Saat mereka masuk pula, semua pengunjung terus menatap Han Shu dan Yueyin dengan aura membunuh.


"Mengapa mereka semua menatapku?" Han Shu bertanya-tanya dalam pikirannya.


"Apa ini karena kedatangan Yueyin?" Han Shu belum menyadari kalau ia menjadi bintang buronan saat ini.


Sementara, Yueyin berjalan mengikuti Han Shu dengan perasaan gelisah. Karena ia dapat merasakan aura membunuh dari semua pengunjung di sana yang mengarah kepadanya. Ia ingin sekali keluar tapi tidak bisa


Tiba-tiba seorang pelayan wanita datang dan menyapanya.


"Selamat datang di Pasar Gelap tuan dan nyonya. Apa ada yang bisa saya bantu?" tanya pelayan itu.


Han Shu mengeluarkan kantong berisi Koin Emas dan memberikannya pada pelayan itu.


"Terima ini, antar kami berkeliling."


Mata pelayan itu terbinar-binar dan meras bahagia karena melihat kantong berisi Koin Emas itu.


"Baik, tuan."

__ADS_1


__ADS_2