
Yueyin pergi menemui Han Shu untuk mengatakan pilihannya. Namun, ketika ia kembali, Han Shu tidak ada di sana.
"Tuan..." Ia melihat di sekelilingnya untuk mencari Han Shu.
Tiba-tiba ada seseorang wanita muda yang menemui Yueyin. Ia kemudian berkata, "Orang yang kau cari ada di tempat penyewaan Ruang Kultivasi." Kemudian ia langsung pergi. Ketika sudah jauh dari Yueyin, wanita itu berhenti dan mengeluarkan sekantong Koin Emas.
"Mengatakan itu saja aku mendapatkan banyak uang. Aku sungguh beruntung," kata wanita itu senang.
Tanpa mempedulikan bohong atau tidaknya wanita itu, Yueyin bergegas menuju tempat yang dia maksud. Di sana ia masih tidak menemukan keberadaan Han Shu. Namun, ada perbincangan besar di sana.
"Dia benar-benar menyewa ruangan itu selama tiga hari, dan ini sudah satu jam. Siapa identitasnya sebenarnya? Bagaimana dia bisa mempunya uang sebanyak itu?"
"Bukankah itu bagus? Dia akan jadi mangsa kita. Dia pasti masih memiliki banyak harta, hehehe." Ia tertawa kecil.
"Bagaimana kalau kita bekerja sama untuk membunuhnya ketika dia keluar dari tempat ini? Hartanya kita bagi rata."
"Aku setuju, tapi kita juga harus berhati-hati terhadapnya."
"Bagaimana kalau dia mati di dalam sana?" Tiba-tiba seseorang bergabung dengan perbincangan mereka.
"Apa maksudmu?"
"Karena Energi Qi di dalam sana sangat melimpah," jawabnya.
"Bukankah itu bagus untuk meningkatkan kultivasi?"
"Ya itu memang bagus, tapi kalau terlalu berlebihan tubuh kita bisa meledak karena terlalu banyak menyerap Energi Qi dalam waktu bersamaan."
"Tunggu dulu, kalau dia mati..."
"Harta yang dia miliki akan menjadi milik pasar gelap!" kata mereka bersamaan.
"Ini benar-benar gawat kalau dia mati. Kita tidak bisa mendapatkan hartanya. Aku harap dia tidak mati."
Banyak yang membicarakan Han Shu, namun Yueyin tidak tahu siapa yang mereka bicarakan. Kemudian ia bertanya pada pengelola penyewaan Ruang Kultivasi.
"Mereka sedang membicarakan siapa?" Tanpa berbasa basi, Yueyin bertanya.
"Oh itu, satu jam yang lalau ada seorang pemuda yang menyewa Ruangan Kultivasi dengan waktu tiga hari. Padahal harga yang harus di bayar sangat mahal, tapi dia mampu membayarnya," jawab sang pengelola takjub.
"Apa kau bisa menyebutkan ciri-cirinya?" tanya Yueyin kembali.
"Dia..."
Pengelola itu menyebutkan ciri-ciri pemuda itu, dan Yueyin sudah tau siapa yang orang bicarakan itu. Dia adalah tuannya sendiri. Ciri-cirinya sangat persis seperti yang dikatakan oleh pengelola itu.
__ADS_1
"Apa aku bisa menemuinya?"
"Anda dapat menemuinya ketika dia sudah keluar."
"Jadi, aku harus menunggu selama tiga hari di sini?"
"Ya benar. Tapi, tadi dia menitipkan sesuatu padaku. Katanya aku harus memberikannya pada wanitanya."
"Apa itu?"
.........
Satu jam yang lalu.
Setelah Han Shu membuat heboh dengan mengeluarkan Koin Emas miliknya. Ia hendak menyewa Ruang Kultivasi.
"Bagaimana? Apa ada tempat penukaran batu spiritual?" tanya Han Shu.
"Ada tuan, tapi Ruang Kultivasi hanya dapat disewakan maksimal 6 jam," jawab sang pengelola.
"Apa kau yang bertanggung jawab pada semua tempat di sini?" Han Shu menatap tajam ke arah pengelola itu.
"Tidak,tuan. Saya hanya pengelola di sini." Tubuh sang pengelola bergetar karena merasa takut dengan tatapan tajam Han Shu.
"Kau tanyakan pada bosmu, aku akan menyewanya selama tiga hari!" teriak Han Shu padanya.
Han Shu kemudian mengeluarkan Batu Spiritual Tingkat Tinggi yang jumlahnya juga menggunung seperti Koin Emas dari cincin penyimpanannya.
Semua mulut terbuka lebar melihatnya. Ini pertama kalinya mereka melihat harta yang begitu banyaknya secara langsung dengan mata kepalanya sendiri.
"Apa masih belum cukup?"
Pengelola itu tidak menjawab karena masih takjub dengan Batu Spiritual yang menggunung.
"Apa masih belum cukup!?" Han Shu menaikan nada bicaranya.
Pengelola itu tersadar dan langsung menjawab perkataan Han Shu, "Saya akan bertanya terlebih dahulu." Sang pengelola pergi untuk menanyakannya.
Ia menemui orang yang bertanggung jawab terhadap Pasar Gelap. Tetapi, yang ia temui bukanlah pemimpinnya melainkan salah satu petinggi yang sedang ada di sana.
"Permisi, tuan." Ia masuk ke dalam ruangan petinggi itu.
"Ada apa kau mencariku? Aku sedang sibuk." Petinggi itu sedang duduk di meja kerjanya sembari melihat daftar buronan terbaru dan berfokus pada Han Shu yang ada di daftar itu.
"Maaf, tuan. Ada seorang pemuda yang ingin menyewa Ruang Kultivasi kelas tiga." Sang pengelola mengatakannya dengan pelan.
__ADS_1
"Ya kau terima saja!" Petinggi itu marah karena pengelola itu hanya ingin menyampaikan hal yang tidak perlu.
"Tapi tuan, dia ingin menyewanya selama tiga hari."
Petinggi itu jelas sangat terkejut dan langsung berdiri dari tempatnya duduk.
"Apa! Siapa dia!? Apa dia mampu membayarnya!? Apa dia Pangeran!?" tanya petinggi itu dengan keras.
"Ya tuan, dia memiliki harta yang sangat banyak. Tapi dia bukan Pangeran."
"Harta yang banyak... Bukan seorang Pangeran... Menyewa Ruang Kultivasi selama tiga hari... Bolehkan saja dia menyewanya! Tapi kau jangan mengatakan hal ini pada siapapun!" Petinggi itu menatap tajam ke arah pengelola.
"Baik, tuan." Sang pengelola itu pergi dari ruangan dengan detak jantung yang tidak normal.
Setelah pengelola itu pergi,
"Hahaha, anak muda ingin meningkatkan kultivasi dengan cepat di sini. Tapi, sudah dipastikan dia akan mati. Aku bahkan hanya bisa bertahan di dalam sana selama 10 jam, dan dia selama tiga hari. Aku bisa mendapatkan harta miliknya, hahaha," Ia merasa senang dan tertawa.
Pengelola segera menemui Han Shu dan menyetujui penyewaannya.
"Maaf, tuan menunggu lama." Ia terlebih dahulu meminta maaf.
"Bagaimana, apa aku bisa menyewanya?"
"Ya, tuan."
"Baik, terima ini..." Han Shu memberikan 72.000 Batu Spiritual Tingkat Tinggi untuk pembayarannya. Sisanya ia masukkan lagi ke cincin penyimpanannya.
Sebelum Han Shu masuk, ia meninggalkan pesan untuk Yueyin pada pengelola itu.
"Berikan ini pada wanitaku, dia pasti akan menemuiku di sini." Han Shu memberikan cincin penyimpanan lainnya pada pengelola itu untuk diberikan kepada Yueyin.
"Siapa wanita tuan?" Jelas saja pengelola itu bingung. Ia bahkan tidak mengenal Yueyin.
"Hmmm, benar juga. Kau tidak pernah bertemu dengannya. Begini saja, kau berikan cincin itu pada wanita yang pertama kali bertanya tentangku. Dan suruh dia menggunakannya untuk meningkatkan kultivasinya."
Han Shu kemudian masuk ke dalam Ruang Kultivasi. Ketika ia masuk, Ruang Kultivasi langsung tertutup dan akan terbuka ketika tiga hari telah berlalu.
.........
"Cincin ini untukmu." Sang pengelola memberikan cincin titipan Han Shu pada Yueyin.
Yueyin menerimanya dengan lapang, "Untuk apa cincin ini?" tanya Yueyin
"Dia menyuruhmu untuk meningkatkan kultivasimu dengan itu," jawab sang pengelola.
__ADS_1
"Apa maksudnya itu?" Yueyin benar-benar tidak tahu maksudnya.
"Aku juga tidak tahu. Mungkin di situ ada harta atau semacamnya." Sang pengelola hanya mengatakan pemikirannya.