Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 116


__ADS_3

Pertarungan sengit kembali terjadi antara Han Shu dan Raja Iblis. Karena rasa lelah membanjiri seluruh tubuhnya, Han Shu sama sekali tidak bisa melakukan penyerangan pada Raja Iblis. Ia hanya berusaha bertahan sebaik mungkin.


"Hahaha, Xin Feng. Apa kau sudah kelelahan hanya dengan ini saja?" Raja Iblis menertawakannya.


"Aku tidak akan kalah semudah itu. Aku hanya sedang menyiapkan rencana untuk mengalahkanmu." Han Shu membalasnya dengan seringai. Namun, perkataan Han Shu hanyalah bualan saja. Ia tidak sedang menyiapkan rencana apapun.


"Kau pikir aku akan percaya dengan bualanmu. Aku tidak mungkin bisa dibodohi olehmu." Raja Iblis menyadari bualannya.


"Oh, kalau begitu..."


Tiba-tiba Han Shu menyerang balik dengan sangat cepat. Ia melawan rasa lelahnya dan terus bersemangat. Membuat Raja Iblis terkejut dan cukup terkesan. Namun, serangan Han Shu masih belum berhasil melukainya.


"Apa hanya ini serangan balikmu?" tanya Raja Iblis meremehkan.


"Tentu saja tidak. Aku hanya sedikit pemanasan untuk sesaat. Mari kita mulai pertarungan yang membosankan ini."


Han Shu kembali memberikan serangan beruntun pada Raja Iblis. Semua serangan beruntunnya kali ini mengandung energi dari Elemen Cahaya yang begitu kuat sehingga Raja Iblis tidak bisa mengambil resiko untuk menerimanya.


"Bagaimana kau bisa memiliki Elemen Cahaya yang sekuat ini? Dari mana kau bisa mendapatkannya? Dulu kau bahkan tidak peduli dengan Elemen itu, tapi sekarang kau memilikinya." tanya Raja Iblis.


Namun, Han Shu enggan menjawabnya. Ia hanya fokus menyerang Raja Iblis.


"Kau tidak mau menjawab?"


"Sial, dia masih memiliki elemen kelemahanku. Kukira dia sudah menggunakan semuanya pada serangan kuat sebelumnya. Kalau begini terus, aku jadi semakin sulit untuk menyerangnya." batin Raja Iblis.


"Aku tahu sedikit gaya bertarung Xin Feng. Jika diperlukan, ia bahkan tidak takut bertukar serangan agar serangannya dapat mengenai musuhnya. Sebesar apapun resikonya, ia selalu mengambil langkah yang membuatnya menang. Dia tidak pernah takut dengan kematian," lanjutnya memikirkan.


"Tapi, kekuatannya sekarang terlihat sangat lemah. Aku akan menyerangnya, bahkan jika aku harus menerima beberapa kali serangannya."


Raja Iblis langsung melonggarkam pertahanannya. Menyadari hal itu, Han Shu langsung mengerahkan serangan yang begitu kuat pada Raja Iblis.


"Oh, dia sengaja melonggarkan pertahanannya. Aku tahu apa yang kau rencanakan, tapi aku tidak akan segan-segan untuk menolaknya," batin Han Shu.


"Rasakan ini!"

__ADS_1


Han Shu memberikan serangan dengan Elemen Cahaya yang kuat padanya. Serangan itu ia arahkan pada Jantung Raja Iblis.


Namun, kekuatan dari serangan itu masih belum cukup untuk menembus jantungnya. Han Shu kemudian kembali memberikan serangan yang lebih kuat ke tempat yang sama. Namun, masih belum cukup juga.


"Ini serangan terakhir yang bisa aku lakukan sebelum menerima serangan Raja Iblis. Aku akan menggunakan lebih banyak energiku. Aku harus bisa menembusnya kali ini," batin Han Shu.


Hya!


Serangan untuk yang ketiga kalinya Han Shu lancarkan ke jantung Raja Iblis. Disamping itu, serangan dari Raja Iblis juga mendatanginya secara bersamaan.


Boom!


Terjadi dua ledakan disaat yang bersamaan. Serangan Han Shu kali ini berhasil menembus jantung Raja Iblis. Tetapi, serangannya tak berhenti sampai di situ saja. Beberapa saat kemudian dari dalam tubuh Raja Iblis terjadi ledakan yang cukup besar.


Ledakan itu membuat jantung dan beberapa organ dalam tubuh Raja Iblis hancur. Hal itu membuat Raja Iblis tidak sadarkan diri untuk sementara waktu. Namun, tubuhnya masih tertahan di udara.


Sementara itu, serangan dari Raja Iblis membuat Han Shu terpental jauh di udara hingga bermil-mil jauhnya.


Banyak organ dalam tubuh Han Shu yang hancur karena serangan itu. Membuat dirinya terlihat sekarat dan hampir tidak sadarkan diri.


Selama beberapa menit Han Shu masih melesat di udara dengan cepat. Ia tidak tahu kapan dirinya akan berhenti dan terjatuh ke bawah.


"Tubuhnya hanyalah sebuah boneka buatan. Satu-satunya cara untuk mengalahkannya hanyalah dengan menghancurkan semua bagian tubuhnya hingga tak bersisa."


"Hal itu akan sangat mustahil dilakukan jika regenerasi dari tubuhnya masih sangat cepat. Karena itu aku meresikokan hal ini agar regenerasi Raja Iblis menjadi lambat."


"Aku sengaja meledakan serangan dari Elemen Cahayaku di dalam tubuh Raja Iblis. Sekaligus mengalirkannya semua Elemen Cahaya itu keseluruh bagian tubuhnya."


"Kupikir saat ini ia membutuhkan waktu tidak lebih dari 1 jam untuk beregenerasi dan kembali mengejarku."


"Selama waktu itu aku harus memulihkan diriku sebanyak mungkin. Tapi, sampai kapan aku harus seperti ini? Aku tidak menghentikannya. Aku harap aku tidak terjatuh di kawasan manusia."


Walaupun Han Shu masih memiliki kesadaran, sedikit-demi sedikit tenaganya tetap menurun karena terus menahan semua rasa sakit pada tubuhnya.


Pandangannya semakin lama semakin buram. Sedangkan ia tidak bisa menghentikan tubuhnya karena luka dalam yang sangat parah.

__ADS_1


Beberapa menit kemudian, kecepatan lesatan Han Shu semakin menurun dan akhirnya terjatuh di dalam suatu kota besar yang tidak ia ketahui.


Boom!


Ketika terjatuh, Han Shu langsung menghancurkan sebuah bangunan besar di bawahnya.


Boom! Boom! Sraaakkk....


Namun, karena terjatuh dengan kecepatan yang cukup tinggi, tubuh Han Shu terus menggusur bangunan-bangunan di depannya hingga mencapai ratusan bangunan.


Hal itu memancing para prajurit kota dan semua penduduk kota yang penasaran dengan suara ledakan bangunan.


Hanya dalam beberapa menit, banyak orang yang berkumpul beberapa meter di sekitar Han Shu dengan waspada. Namun, mereka masih belum berani untuk memeriksa keaadaan di sana karena pandangan mereka masih tertutupi debu-debu dari puing-puing bangunan.


"Apa yang sebenarnya? Mengapa banyak bangunan yang hancur?" Seseorang bertanya.


"Ada sesuatu yang terjatuh dari langit."


"Apa yang sebenarnya terjatuh hingga membuat ratusan bangunan hancur?" Mereka semua bertanya-tanya.


Seseorang yang melihat kejadiannya secara langsung menjawab, "Aku tidak melihatnya dengan begitu jelas. Tapi, sepertinya itu manusia."


"Manusia? Apa kau tidak salah liat? Kalau itu benar, apa yang membuatnya terjatuh dengan sangat cepat. Apa dia sedang bertarung dengan orang lain?"


"Kalau kalian ingin tahu, kalian lihat saja sendiri. Minggir, biarkan aku yang memeriksanya." Tiba-tiba seseorang memberanikan diri untuk memeriksanya.


"Tunggu! Apa yang sedang kalian lakukan berkumpul di sini ramai-ramai?"


Saat orang itu beranjak masuk ke dalam puing-puing bangunan untuk memeriksa, tiba-tiba seseorang dengan identitas yang cukup tinggi di kota menghentikannya. Ia adalah Pemimpin Kota itu sendiri.


Kemudian disusul dengan orang-orang penting lainnya yang juga penasaran dengan apa yang terjadi di tempat itu.


Tanpa memberikan arahan, semua orang terutama prajurit kota langsung memberikan jalan untuk mereka.


"Mengapa kalian masih di sini? Kalian periksa apakah ada korban jiwa atau tidak dari bangunan yang hancur!" Pemimpin Kota memberi perintah.

__ADS_1


Seketika semua prajurit di sana langsung pergi untuk melaksanakan perintahnya.


#Sekali-kali bolehlah minta votenya hehehe


__ADS_2