Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
156


__ADS_3

Beberapa saat kemudian, rantai hitam yang telah terpotong oleh belati Yueyin menyatu kembali ke bentuk aslinya.


"Ini akan sulit jika melawannya sendiri. Kekuatanku masih lemah. Apa Jiang Li masih sanggup bertarung?" Yueyin bertanya-tanya.


Suara gemercik rantai terdengar. Gao Zie langsung menyerang ke arah Yueyin. Dengan cepat Yueyin menghindar serangan yang datang secara tiba-tiba.


Yueyin menghindar sembari mendekat ke arah Jiang Li berada. Melihat Gao Zie terfokus pada Yueyin, Jiang Li kembali menyerang melalui titik buta Gao Zie tanpa Yueyin minta.


Sama seperti sebelumnya, serangan Jiang Li sia-sia karena tertahan oleh rantai besi yang melindunginya. Kemudian ia segera mundur dengan mendekat ke arah Yueyin.


"Yueyin, bantu aku menghancurkan rantai hitam itu. Biar aku yang membunuh Gao Zie." ucap Jiang Li meminta tolong.


"Aku tahu. Tapi aku tidak bisa terlalu lama. Aku hanya memulihkan sedikit energi ku untuk kembali ke sini setelah melihatmu tidak mampu melawannya." Yueyin menjelaskan situasi dirinya.


"Kalau begitu, pinjamkan saja kedua belatimu padaku. Sepertinya hanya senjatamu yang bisa menghancurkan rantai hitam itu." pinta Jiang Li.


Yueyin ragu dengan permintaan Jiang Li dan ia kemudian bertanya, "Apa kau pernah memegang belati?"


"Tidak pernah, tapi mungkin saja aku berbakat dalam menggunakannya. Percayalah padaku." Jiang Li sangat percaya diri dalam omong kosongnya.


"Tidak usah, biarkan aku membantumu. Kau pikir mudah menggunakan belati? Kau harus banyak berlatih apalagi spesifikasi senjatamu adalah senjata berat."


"Baiklah, baiklah, aku hanya bercanda."


Tiba-tiba serangan kembali datang dari Gao Zie. Mereka serentak menghindar ke arah yang berlawanan. Kemudian, secara bersamaan mereka mulai menyerang.


Karena menyerang dari dua sisi yang berbeda, Gao Zie menyerang mereka dengan kedua ujung rantai hitamnya. Namun lagi-lagi keduanya berhasil menghindar dengan mudah.


Ketika ujung rantai hitam berbalik untuk menyerang, mereka pun masih dengan mudah menghindari dengan lompatan sederhana.

__ADS_1


Karena jarak yang semakin dekat Gao Zie bersiap dalam posisi bertahan. Ia mengelilingi dirinya dengan rantai hitamnya. Namun, ia juga akan mengandalkan dirinya setelah tahu rantai hitamnya bisa dihancurkan oleh Yueyin.


"Aku akan berhati-hati, terutama kepada wanita itu. Aku harus membunuhnya terlebih dahulu." batin Gao Zie.


Dengan cepat Yueyin melesat ke depan Jiang Li dan menghancurkan rantai hitam dengan belatinya untuk membuka jalan bagi Jiang Li. Namun, usahanya itu membuat dirinya kelelahan karena kehabisan energi. Ia segera mundur dan menjauh dari pertempuran.


Sementara itu, Jiang Li kemudian masuk melalui celah yang Yueyin berikan dan langsung menyerang dengan senjata kapaknya.


"Aku tidak boleh menahan diri. Aku harus menyelesaikan dengan satu kesempatan ini."


Jiang Li melepaskan energi yang begitu kuat pada kapaknya hingga muncul kilatan berwarna merah di sekitar kapaknya.


Melihat kekuatan itu, Gao Zie merasa tertekan dan terintimidasi. "Gawat, kekuatan itu sangat besar. Aku tidak mungkin menahan semua kekuatannya. Sedangkan rantai hitamku tidak akan sempat untuk menahannya. Kalau begitu, sebisa mungkin aku harus menahannya agar aku tidak mati."


"Kalau aku berhasil menahannya, ini akan menjadi kemenanganku."


Gao Zie segera membuat sebuah pelindung dengan mengerahkan semua energi qi nya untuk menahan serangan Jiang Li.


BOOOM!!


BOoom!!


Ledakan besar terdengar di sepanjang penjuru goa bahkan hingga keluar goa. Tanah di wilayah atas begetar dan banyak keretakan. Sebagian wilayah atas ambruk hingga lantai tengah.


Ledakan itu membuat para penjaga bahkan pemimpin penjaga di luar berdatangan masuk. Mereka langsung mengamankan kelompok yang saling bertarung.


"Diam di sana! Kalau tidak aku akan membunuh kalian semua."


Satu persatu mereka berhasil diamankan. Namun, banyak juga yang lolos bahkan sampai melawan para penjaga.

__ADS_1


Sedangkan pertarungan Jiang Li dan Gao Zie tidak bisa dihentikan karena mereka sayang dengan nyawa mereka sendiri.


Serangan kuat Jiang Li membuat pelindung Gao Zie retak dan penekanan terus terjadi. Jiang Li terus melepaskan energinya hingga mencapai batas.


"Sial, aku tidak bisa menahannya lagi. Rantai hitamku..."


Melihat rantai hitamnya telah selesai memulihkan diri, Gao Zie segera menyerang Jiang Li dari belakang dengan rantai hitamnya.


"Hahaha, Jiang Li. Kau tidak akan bisa menghindarinya jika kau tidak membatalkan seranganmu."


Kedua ujung rantai hitam melesat dengan cepat ke arah Jiang Li. Jiang Li tidak menghindar karena ia terus fokus menyerang.


"Sedikit lagi aku bisa membunuhnya. Aku harap serangan rantai hitam itu tidak mengenai titik vitalku."


Ketika ujung rantai hitam hampir menusuk punggung Jiang Li, dua buah belati melesat dengan cepat menghancurkannya. Namun, hanya satu belati yang berhasil menghancurkannya. Sedangkan, belati satunya terpental karena tidak terlalu kuat.


Aarggh!!!


Hal itu membuat punggung Jiang Li tertusuk oleh ujung rantai hitam itu hingga menembus melewati tubuh bagian depannya.


"Sedikit lagi... Hyahhhh!!!!"


Hingga akhirnya pelindung Gao Zie hancur dan membuat Gao Zie terpental dan sulit menjaga keseimbangan. Dengan rantai yang masih menusuk dalam tubuhnya, Jiang Li kembali menyerang dengan menebas tubuh Gao Zie.


"Tamatlah riwayatmu, Gao Zie!"


Karena keseimbangan yang buruk, Gao Zie sama sekali tidak menghindar tebasan itu. Hingga akhirnya tubuh Gao Zie terbelah menjadi dua oleh serangan kapaknya.


"Akhirnya berakhir..."

__ADS_1


Seketika itu juga Jiang Li pingsan karena menghabiskan semua energi miliknya. Hingga para penjaga pun mengamankan Jiang Li. Sementara itu, Yueyin segera kabur dari para penjaga.


__ADS_2