Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chap 108


__ADS_3

Han Shu memulai kembali pertarungannya dengan para Jenderal Iblis. Tempat pertarungan yang seharusnya gelap menjadi sedikit terang karena benturan energi mereka. Seperti hal nya kembang api yang begitu meriah.


Boom!


Boom!


Boom!


"Haahh, bagiku melawan satu orang kuat terasa lebih mudah dibandingkan melawan beberapa orang lemah yang begitu kompak dalam bekerja sama."


Boom!


Mereka terus mengerahkan semua kekuatan yang mereka miliki untuk membunuh lawannya begitu juga dengan Han Shu. Ia juga berusaha melawan balik serangan mereka.


Boom!


"Manusia, kau membuat kami kesal. Mau sampai kapan kau bisa bertahan dari serangan kami. Menyerahlah! Dan biarkan kami membunuhmu dengan lembut."


"Jika kau terus melawan, kami akan berikan kematian yang mengerikan padamu!" Para Jenderal Iblis mulai mengancamnya. Para Jenderal Iblis terlihat bernafas dengan terengah-engah karena kelelahan.


Serangan demi serangan mereka lesatkan ke arah Han Shu namun tidak ada satupun yang berhasil menumbangkannya.


"Hahaha, serangan kalian selama ini bahkan tidak bisa membuatku terluka. Bagaimana cara kalian memberikan kematian yang mengerikan padaku? Jangan terlalu bermimpi!"


"Oh kebetulan sekali hari ini sudah malam. Kalian tidurlah dan bermimpilah membunuhku." Han Shu sedikit memberikan gertakan pada mereka.


"Manusia, kau benar-benar membuatku marah!"


Para Jenderal Iblis tiba-tiba menyerang Han Shu dengan membabi buta. Pergerakan mereka langsung kacau hanya dalam satu gertakan saja.


"Apa karena mereka sudah kelelahan aku dapat dengan mudah menggertak mereka?" Han Shu bertanya-tanya.


Walaupun para Jenderal Iblis menyerang Han Shu dengan membabi buta, ia tetap bisa menghindar maupun bertahan tanpa banyak usaha.


Hal itu malah lebih menguntungkan Han Shu karena ia bisa menyerang balik mereka. Semenjak mereka marah, mereka banyak membuat celah untuk Han Shu menyerang.


Jenderal Iblis sama sekali tidak mempedulikan celah yang mereka buat. Mereka hanya terfokus pada Han Shu tanpa membantu menutupi celah yang dibuat Jenderal Iblis lainnya. Kekompakan mereka sudah dihancurkan.


"Rasakan ini!" Han Shu berteriak dengan lantang dan memberikan serangan yang sangat kuat pada salah satu Jenderal Iblis agar langsung membunuhnya.


Boom!

__ADS_1


Pukulan yang dipenuhi dengen energi yang sangat kuat berhasil menembus perut salah satu Jenderal Iblis.


Uggh!


Jenderal Iblis itu langsung memuntahkan darah yang begitu banyak dari mulutnya. Bahkan ia tak sanggup bertahan lama. Tubuhnya segera terjatuh dan menimpa Han Shu yang ada di depannya.


Sementara itu, Han Shu langsung menghindari jatuhnya tubuh Jenderal Iblis karena tidak mau menopangnya. Ia membiarkannya terkapar di tanah.


"Aku tau kau tidak akan mati hanya dengan serangan itu. Jika aku membiarkanmu, kau akan segera beregenerasi. Jadi aku akan mengakhirinya dengan Pedang Suci untuk membunuhmu."


Han Shu langsung mengeluarkan Pedang Suci dari cincin penyimpanannya dan langsung menusukkan pedangnya ke jantung Jenderal Iblis yang terkapar di tanah.


Crat!


Darah langsung muncrat keluar dari tubuh Jenderal Iblis hingga mengotori Pedang Sucinya. Seketika Jenderal Iblis menghembuskan nafas terakhirnya dengan matanya yang terbuka lebar karena rasa sakit.


"Huff... Ternyata ini sangat mudah jika kekompakan mereka sudah dihancurkan." Han Shu menghela nafasnya dan kemudian menarik Pedang Suci dari tubuh Jenderal Iblis.


Tiba-tiba serangan dari Jenderal Iblis lain datang tanpa diundang. Raut wajahnya terlihat begitu marah karena melihat temannya mati.


"Beraninya kau! Aku berjanji akan membunuhmu malam ini juga!" Jenderal Iblis itu berteriak dengan lantang.


"Ah, kau ini terus mengulang perkataan itu. Sudah berapa kali kau mengatakan akan membunuhku? Tapi, hingga sekarang kau bahkan masih tidak bisa melakukannya." Han Shu dengan santainya menghindar.


Namun, tiba-tiba serangan kembali datang dari atas tanpa sepengetahuan Han Shu. Serangan itu datang dengan begitu cepatnya.


"Tunggu! Dari atas!" Han Shu langsung melihat ke atas. Namun, itu sudah terlambat. Serangan itu terlalu cepat untuk dihindari. Ia terlalu lambat menyadarinya.


Dengan Pedang Suci yang masih ada di tangannya, Han Shu menggunakannya untuk manahan serangan itu.


Gelombang kejut langsung terbentuk ketika serangan itu menghantam Pedang Suci miliknya. Dengan segenap kekuatannya Han Shu terus menahannya. Ia memijakkan kakinya di atas tanah dengan kuat tetapi pijakannya langsung hancur karena kuatnya serangan itu.


"Aarrgghhh!" Han Shu menggertakan giginya terus berusaha bertahan.


Guh!


Perlahan darah keluar dari mulutnya. Ia merasakan dirinya seperti dihantam oleh sebuah gunung besar yang terjatuh dari langit.


"Bagaimana bisa serangannya menjadi lebih kuat. Seluruh tubuhku langsung terasa sakit saat menahan serangannya."


"Tapi ini masih belum cukup untuk mengalahkanku."

__ADS_1


Ketika serangan itu berhenti, Han Shu langsung mundur untuk menjaga jarak.


"Huft... Huft... Huft..."


Tetapi, bukan hanya Han Shu yang merasakan dampaknya. Jenderal Iblis yang memberikan serangan itu terlihat sangat kelelahan hingga hampir tak mampu untuk berdiri lagi.


"Tolong beri sedikit waktu untukku memulihkan diri. Kalian lindungi aku dari manusia itu," pinta Jenderal Iblis yang kelelahan. Ia kemudian berfokus memulihkan dirinya.


"Kau ini merepotkan sekali. Lagian mengapa kau menggunakan jurus terkuatmu padanya sekarang? Kau lihatkan, itu tidak membuahkan hasil?" Jenderal Iblis lain sedikit mengeluh namun mereka menerimanya. Mereka langsung bersiaga, bertahan dari serangan yang akan datang.


Han Shu yang menyadarinya sedikit senang karena untuk sementara waktu lawannya berkurang satu lagi.


"Sekarang lawanku hanya 5 orang. Jika dipikir-pikir ini memang lebih mudah dari sebelumnya. Tapi, aku harus waspada dari jurus terkuat mereka."


"Jika aku terkena jurus itu secara langsung, tubuhku bisa saja hancur berkeping-keping." Han Shu menatap tajam ke arah mereka.


"Dan juga mereka sedang dalam posisi bertahan. Pertahanan mereka pasti akan sangat kuat. Aku tidak boleh terlalu gegabah untuk maju ke sana."


"Tapi jika aku hanya berdiam diri saja, Jenderal Iblis itu akan memulihkan dirinya. Yah, sepertinya tidak ada hal yang bagus untuk sekarang. Aku akan memberikan sedikit gangguan saja pada mereka dari pada tidak melakukan apa-apa."


Han Shu kemudian menembakan serangan energi ke tanah di dekat mereka untuk mengganggu pandangan mereka.


Kemudian ia melesat ke arah mereka dan memberikan serangan kecil dari berbagai arah. Tetapi semua serangannya ditargetkan ke Jenderal Iblis yang sedang memulihkan diri.


Boom! Boom! Boom!


Butiran tanah langsung berterbangan dan menghalangi pandangannya. Setelah butiran pasir itu menghilang, terlihat para Jenderal Iblis yang tidak mendapat apa-apa dari serangannya.


"Mereka benar-benar melindunginya, kah? Kalau begitu aku tidak perlu terlalu banyak gaya untuk maju."


Han Shu kemudian mengumpulkan energi dari berbagai elemen yang dimilikinya di kedua tangannya tanpa takut adanya serangan.


Energi itu semakin lama semakin kuat hingga membuat tanah disekitarnya bergetar karena efeknya.


"Menyatulah!"


Han Shu kemudian menggabungkan semuanya menjadi satu kesatuan. Energi itu langsung meluap-luap di tangannya seperti akan meledak.


Sembari menyeringai, Han Shu melesatkan serangannya ke arah Jenderal Iblis yang sedang memulihkan diri.


"Rasakan sedikit hadiah dariku ini!"

__ADS_1


Wushh...


Serangan itu melesat dengan lambat namun memberikan ancaman yang kuat. Dengan sigap Para Jenderal Iblis membuat array pelindung hingga berlapis-lapis karena merasakan ancaman yang kuat dari serangan itu.


__ADS_2