Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
136


__ADS_3

Han Shu dan Yueyin terbang ke langit dengan manaiki punggung sang Naga. Sementara itu, Ketua Sekte, para panatua dan penjaga serta murid sekte Naga Langit hanya berdiam diri di tempat mereka.


"Manusia, haruskan ku hancurkan mereka semua?" tanya sang Naga.


"Tidak perlu, sekarang kita pergi ke arah timur." jawab Han Shu. Namun, secara diam-diam Han Shu melempar kumparan energi qi yang kuat ke bawah.


"Ini oleh-oleh dariku," batinnya.


Ketua Sekte yang melihat hal itu langsung berteriak," Gawat! Lindungi diri kalian!" Ia memberi peringat ke semua orang di sana. Ia juga berusaha mwmbuar pertahanan di seluruh tempat itu untuk meminimalisir efek ledakan dari kumparan qi milik Han Shu.


BOOM!!!


Ledakan besar menghantam tempat ujian penerimaan murid baru sekte Naga Langit. Meluluh lantahkan semua yang mengenainya. Namun, berkat Ketua Sekte yang sigap, semua orang di sana berhasil selamat dengan beberapa luka ringan.


"Sial, aku menghabiskan semua energi qi ku untuk membuat pertahanan ini." Ketua Sekte terlihat lemah tak berdaya, terbaring di tanah sembari memejamkan matanya. Para panatua langsung menghampirinya untuk memeriksa keadaannya.


...


"Manusia, ternyata kau cukup kejam terhadap bangsamu sendiri..." Sang Naga sedikit terkejut.


"Aku hanya tidak mereka mengejarku. Itu tidak akan membunuh mereka." Han Shu menanggapi.

__ADS_1


"Kau tidak bisa membohongi penglihatanku. Kalau saja orang yang mereka sebut ketua sekte sedikit egois, banyak dari mereka yang akan mati."


Han Shu tidak menanggapi perkataan sang Naga.


"Kemana kita akan pergi?" tanya sang Naga mengalihkan topik pembicaraan.


"Benua lain, tapi aku tidak tahu tepatnya. Kita akan berhenti setelah sampai di sana." jawab Han Shu.


Berjam-jam, sang Naga terbang dengan kecepatan yang normal. Bayang tubuhnya terlihat melewati perkotaan. Orang-orang yang melihat bayangan itu akan melirik ke atas untuk melihatnya. Mereka terkejut disertai rasa penasaran tentang Naga.


Banyak kultivator kuat yang mengikutinya namun mereka tidak menyerangnya. Mereka terlebih dahulu mengamati kemana Naga itu pergi. Mereka juga tidak gegabah sebelum melihat kekuatan Naga itu.


"Aku tidak tahu. Kurasa arahnya ke benua lain. Kita ikuti saja."


"Lalu siapa manusia yang duduk di atas punggungnya? Apa mereka pemilik Naga itu? Ini kesempatan kita. Kita harus mendapatkannya bagaimanapun caranya."


Han Shu, Yueyin dan Naga itu menyadari banyak kultivatir yang mengikutinya dan memiliki niat buruk. Sang Naga kemudia bertanya, "Apa mereka harus kusingkirkan terlebih dulu?"


"Tuan, aku merasa mereka memiliki niat yang buruk." Yueyin juga menanggapi.


"Biarkan saja, aku akan membunuh mereka kalau mereka berani menyerang." jawab Han Shu tanpa melirik ke arah mereka.

__ADS_1


Hingga, setengah hari kemudian mereka akhirnya sampai di Benua lain. Han Shu langsung menyuruh sang Naga untuk berhenti di tempat yang jauh dari pemukiman.


Sebelum mereka pergi ke perkotaan untuk mencari informasi, mereka harus melawan banyak kultivator yang telah lama mengikutinya. Mereka langsung berkumpul dan mengepungnya.


"Manusia, serahkan Naga itu jika kau ingin selamat!" ancam mereka.


"Baiklah, aku akan menyerahkannya. Silahkan kalian ambil sendiri." Han Shu langsung menyetujuinya. Hal itu membuat sang Naga kebingungan, begitu juga dengan Yueyin.


"Tuan, bagaimana bisa kau—"


Perkataan Yueyin terhenti begitu Han Shu memegang tangannya.


"Aku beri waktu setengah jam untuk membereskan mereka. Aku akan menunggumu di kota terdekat. Kalau terlambat kau akan tahu akibatnya." Setelah mengatakan itu, Han Shu langsung berteleportasi ke kota terdekat bersama dengan Yueyin.


Hal itu tentu membuat sang Naga marah. Namun ia terpaksa melakukan perintahnya.


"Manusia! Beraninya kau mempermainkanku!" teriak sang Naga kesal hingga suaranya memekakan telinga.


"Ini semua karena kalian yang mengganggu. Aku akan membunuh kalian semua!" Sang Naga meluapkan amarahnya kepada kultivator yang mengepungnya.


"Hati-hati, jangan sampai terkena serangannya!" Kultivator memberi peringatan pada Kultivator lain. Mereka kemudian membentuk formasi untuk mengalahkan sang Naga.

__ADS_1


__ADS_2