Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
135


__ADS_3

"Kalau saja aku terbebas dari segel ini, aku akan langsung membunuhmu manusia! Pergilah manusia, jangan ganggu tidurku." ucap sang Naga. Ia kemudian kembali dalam posisi tidurnya.


"Apa kau benar-benar tidak peduli dengan penawaranku?" tanya Han Shu.


"Kau sangat lemah, tidak pantas untuk menjalin kontrak darah denganku. Membuka segel ini pun kau tidak akan bisa." jawab sang Naga dengan acuh.


"Karena cara baik-baik tidak berguna, jangan salahkan aku karena menggunakan cara kasar."


Setelah berkata demikian, Han Shu langsung menyerang Naga itu. Naga yang menyadari hal itu tidak mempedulikannya dan terus melanjutkan tidurnya karena ia berpikir kalau serangannya tidak akan berdampak apa-apa pada dirinya.


Graaaahhhh!!!!!


Namun, Naga itu langsung terbangun dan meraung keras karena menerima rasa sakit dari serangan Han Shu. Ia tak menyangka kalau serangan Han Shu yang dianggap lemah berhasik melukai dirinya.


"Manusia! Beraninya kau menyerangku!"


Naga itu marah dan berniat membunuh Han Shu. Ketika berusaha menyerangnya, ia terhentikan oleh kekangan segel yang menyegelnya. Ia merasakan sakit disekujur tubuhnya.


Aarrgghh!!


Han Shu menyadari hal itu dan terus menerus memberikan serangan dan tidak akan berhenti hingga Naga itu menerima penawarannya.

__ADS_1


Naga itu berusaha bertahan, namun serangan Han Shu semakin lama menjadi semakin kuat. Hingga setelah beberapa jam berlalu, Naga itu menyerah dan mau menerima penawaran Han Shu.


"Baiklah manusia, aku akan membuat kontrak denganmu." Mendengar persetujuannya, Han Shu akhirnya berhenti.


"Dia manusia yang lumayan kuat. Tidak lama lagi ia akan naik ke Dunia Immortal. Aku akan memanfaatkannya untuk kembali ke sana. Ketika dia mati, aku memiliki cara untuk lepas dari kontrak yang akan menjeratku. Aku hanya perlu membawanya kesituasi yang berbahaya, hahaha." batin sang Naga tertawa.


Setelah mendapat persetujuan, Han Shu langsung membuat kontrak darah dengan Naga itu. Kemudian ia membuka segel yang mengekang Naga itu sehingga ia terbebas.


"Baiklah, sekarang kau rubuh tubuhmu menjadi lebih kecil." Ha Shu memberikan perintah. Naga itu kemudian mengecilkan tubuhnya dan menaiki bahu Han Shu.


Mereka kemudian keluar dari goa itu dan pergi menuju ke tempat Yueyin berada.


Sesampainya di sana, Mereka melihat Yueyin yang masih bertarung mati-matian dengan dua panatua. Keduanya juga terlihat kelelahan sama seperti keadaan Yueyin saat ini.


"Tunggu, itu Naga!? Tuan sudah mendapatkannya!?" Yueyin dikejutkan dengan Naga kecil yang ada di bahu Han Shu.


"Aku sudah mendapatkannya, sekarang kita pergi dari sini."


Ketika mereka hendak pergi, Ketua Sekte dan panatua lainnya menghentikan mereka setelah berhasil mengalahkan bayangan yang Han Shu buat.


"Berhenti, kem-balikan Naga itu pada kami!" Mereka terengah-engah karena kelelahan bertarung.

__ADS_1


"Ouh ternyata mereka berhasil mengalahkan setengah dari kekuatanku. Yah, itu wajar saja. Aku tidak bisa menggunakan kekuatan penuhku karena luka dalam yang sangat parah. Pemulihanku juga terlalu singkat." batin Han Shu.


Han Shu tidak melanjutkan bertarung dengan mereka. Ia lebih memilih pergi karena sudah mendapatkan apa yang dia inginkan. Dengan cepat Han Shu membawa Yueyin keluar dari Hutan Monster. Ketua Sekte dan para panatua masih berusaha mengejar walaupun sangat kelelahan.


Setelah Han Shu dan Yueyin keluar dari Hutan Monster, disusul dengan Ketua Sekte dan para Panatua, diluar terlihat banyak penjaga dan murid sekte.


Dengan cepat Ketua Sekte memberikan perintah pada mereka untuk menagkap Han Shu.


"Tangkap mereka! Jangan biarkan mereka kabur!"


Mendengar perintah Ketua Sekte, para penjaga dan murid sekte langsung menyerang Han Shu dan Yueyin.


"Sekarang kembali ke tubuh besarmu dan bawa kami pergi dari sini." perintah Han Shu pada sang Naga.


Naga itu kemudian membesarkan tubuhnya dan membawa Han Shu dan Yueyin dipunggungnya. Semua yang melihat Naga itu merasa terkejut bahkan merasa takut dengannya.


"Naga!"


"Bagaimana mungkin Naga ada di sini!"


"Apa yang harus kita lakukan!"

__ADS_1


Mereka menjadi ragu untuk menangkap Han Shu.


__ADS_2