Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 123


__ADS_3

Selang beberapa saat, Raja Iblis mendatangi Han Shu yang masih terbujur kaku. Menyadari kedatangannya, dengan sigap ia kembali bangkit walaupun tubuhnya terasa kaku.


"Ini sangat menyulitkan. Aku menjdi tidak yakin bisa mengalahkannya dengan kekuatanku yang semakin menurun. Aku tidak memiliki pil lagi untuk meningkatkan kekuatanku," batin Han Shu.


"Tapi setidaknya aku memiliki firasat, tidak lama lagi akan ada sesuatu yang membantuku, entah itu apa."


Sementara itu, setelah melihat keberadaan Han Shu, Raja Iblis langsung menghampirinya dengan cepat. Kepalan tangan telah ia siapakan untuk menyerang Han Shu.


"Tamatlah riwayatmu, Xin Feng! Aku akan mengakhirinya dan setelah itu aku akan menghancurkan dunia ini!" Raja Iblis berteriak dengan bangganya.


"Apa firasatku salah? Dilihat dari kekuatannya, serangannya kali ini benar-benar serius. Dia terlihat ingin mengakhirinya kali ini."


"Ahh, aku terlalu terburu-buru."


Sementara itu, Raja Iblis terlihat semakin mendekat. Hingga akhirnya serangannya dilesatkan begitu jaraknya sudah sangat dekat dengan Han Shu.


Han Shu terlihat diam tak bergerak dari tempatnya ketika melihat serangan yang mendatanginya, bahkan matanya tidak berkedip satu kalipun.


"Ini... Kekalahanku." batin Han Shu.


"Bukannya aku pesimis atau apapun itu. Aku hanya tidak memiliki apapun lagi."


Han Shu perlahan mengedipkan matanya sekali dan kembali mantap serangan Raja Iblis. Namun, sesuatu yang tak terduga terjadi.


Wussshh...


Serangan Raja Iblis terhenti saat hampir mengenai wajah Han Shu. Ia hanya merasakan angin kencang di wajahnya karena efek serangan yang hampir mengenainya.


"Apa yang terjadi? Tidak, bukan itu yang harus kupikirkan. Aku harus melawan balik. Ini kesempatanku."


Han Shu berusaha bergerak namun tubuhnya masih sulit untuk digerakan. Ia tidak bisa mengerahkan kekuatannya untuk melawan balik. Namun, ia tetap berusaha untuk melakukannya.


"Aku tidak boleh menyianyiakan kesempatan ini. Bahkan jika aku harus kehilangan nyawaku."


Perlahan Han Shu mulai menggerakan tangannya. Rasa sakit langsung menjalar keseluruh tubuhnya. Dengan paksaan Han Shu melancarkan sebuah serangan pada Raja Iblis.


Walaupun serangannya lemah, hal itu masih membuat Raja Iblis terpental hingga puluhan meter.


"Ini belum cukup. Aku tidak bisa membunuhnya hanya dengan ini. Aku harus memberikan serangan yang lebih kuat. Tapi, aku tidak bisa lagi mengeluarkan kekuatanku seperti sebelumnya. Padahal ini kesempatanku." batinnya.


Tiba-tiba terdengar suara teriakan Raja Iblis dari tempatnya berada. Terlihat Raja Iblis yang sudah bangkit tanpa bekas luka apapun.


"Beraninya kau memberontak! Apa kau tidak takut lagi dengan ancamanku! Aku akan membunuh semua keluargamu di depan matamu sendiri!"

__ADS_1


Tetapi, teriakan itu tidak ditunjukkan pada Han Shu melainkan pada orang lain.


Han Shu yang menyadari hal itu segera mencari keberadaan orang lain namun tidak dapat menemukan siapapun lagi.


"Aku tidak menemukan siapapun di sini selain Raja Iblis. Sebenarnya siapa yang sedang ia marahi?" Han Shu bertanya-tanya. Ia sedikit memalingkan wajahnya dari Raja Iblis.


"Apa mungkin..."


Tiba-tiba aura membunuh yang terasa sangat kuat muncul di depan Han Shu. Tanpa disadari Raja Iblis sudah berada di depannya. Sebuah serangan sudah ia lesatkan pada Han Shu.


Namun, sekali lagi serangan Raja Iblis terhenti begitu hampir mengenai Han Shu. Raut wajah Raja Iblis berubah menjadi kekesalan.


Han Shu yang sudah terlanjur penasaran langsung memeriksa jauh ke dalam tubuh Raja Iblis. Ia menelusurinya dengan sangat dalam dan akhirnya menemukan sesuatu yang membuat Raja Iblis seperti ini.


"Sebuah jiwa... Kurasa itu jiwa dari pemilik tubuh Raja Iblis. Ternyata dia belum mati, tapi hanya tersegel di dalam tubuhnya sendiri."


Tiba-tiba terdengar suara di dalam kepala Han Shu.


"Manusia, aku akan membantu menahan tubuhku dikendalikan. Tapi ini tidak akan lama, kau harus membunuhnya sekarang juga."


"Baiklah, kau telah membantuku, aku akan mengakhirinya." tanpa sadar Han Shu membalas.


"Walaupun aku sudah membantumu, kau bahkan tidak mengucapkan terima kasih padaku." Jiwa Raja Iblis sedikit kecewa.


"Mengapa aku harus berterima kasih pada orang yang membuat situasi seperti ini?"


Sebelum itu...


"Hahaha, apa yang sedang kau lakukan? Apa kau tidak bisa menyerangku?" Han Shu sedikit mengejeknya.


"Xin Feng, kau berusaha mengejekku? Apa kau tidak melihat dirimu sendiri? Kekuatanmu sudah melemah. Kau tidak bisa bertarung lagi." Raja Iblis meresponnya.


Walaupun tubuhnya tidak bisa bergerak sesuai keinginannya, mulutnya masih bisa berbicara.


"Aku akan menanganimu setelah masalahku selesai. Siapkan dirimu, kemanapun kau kabur aku akan menemukanmu." lanjutnya.


"Aku... Sudah tidak peduli lagi." Suara yang terdengar samar keluar dari mulut Han Shu.


Tiba-tiba energi dalam tubuh Han Shu melonjak dengan sangat cepat. Namun, masih lebih lemah dari energi yang dihasilkan dari Pil Gila.


Namun, karena hal itu masih membuat Raja Iblis terkejut.


"Kau! Kau membakar vitalitasmu! Bagaimana mungkin orang sepertimu mau mengorbankan dirinya sendiri." Raja Iblis mulai panik. Semua pengetahuan tentang Xin Feng yang dikenalnya lenyap.

__ADS_1


"Aku tidak memiliki apapun lagi untuk membunuhmu. Hanya ini satu-satunya cara yang tersisa." Raut wajah Han Shu berubah datar.


Raja Iblis berusaha bergerak, namun pergerakannya tertahan sekeras apapun ia berusaha.


Sementara itu, Han Shu mulai mengumpulkan energi pada kepalan tangannya sekuat mungkin.


"Tidak, ini masih belum cukup. Aku harus membakar semua vitalitasku."


Kekuatan Han Shu semakin melonjak hingga dataran disekitarnya bergetar. Aliran udara menjadi kacau balau. Setelah dirasa cukup, ia langsung melesatkan serangannya ke tubuh Raja Iblis.


"Xin Feng, kau sialan! Aku akan menunggumu di sini. Aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri. Ini sumpahku!" Raja Iblis mengatakan kata-kata terakhirnya.


Wushh... Booom!!!


Ledakan yang teramat besar terjadi, mengguncang hingga ratusan mil jauhnya. Memporak-porandakan segalanya. Semuanya diratakan dengan tanah.


Semua makhluk yang terkena ledakan itu diperkirakan akan mati. Tanda kehidupan Raja Iblis menghilang begitu juga dengan Han Shu. Namun, dengan kematian Raja Iblis, kehancuran dunia bisa teratasi.


...


Sementara itu di wilayah Kekaisaran Han, Yueyin telah sampai di sana untuk menyusul Han Shu. Namun, ia tidak bisa menemukan keberadaanya. Hanya ribuan mayat dari peperangan yang terlihat berserakan di sana.


"Tuan, dimana Anda sekarang?" Yueyin memandang ke atas langit.


Tiba-tiba seberkas cahaya muncul dari atas langit dan langsung menghilang dalam hitungan detik. Terlihat sesuatu terjatuh dari asal cahaya itu.


"Apa itu?" Yueyin memperhatikan dengan cermat.


"Tuan!" Yueyin terkejut melihatnya. Tanpa sadar ia langsung melesat menuju ke arahnya untuk menangkapnya.


Setelah berhasil tertangkap, Yueyin kembali turun dan langsung membaringkan tubuh Han Shu ke tanah.


Wajah Yueyin dililuti rasa cemas dan juga rasa takut kehilangan. Perasaan itu sama seperti saat kehilangan keluarganya.


Terlihat tubuh Han Shu yang menghitam karena ledakan yang dihasilkannya sendiri.


"Tuan, apa yang terjadi padamu?!"


Yueyin memeriksa detak jantungnya namun hal itu menambah keyakinannya. Detak jantung Han Shu telah berhenti.


"Tidak mungkin... Tuan, bangunlah!"


Tiba-tiba air mata mengalir dari mata Yueyin. Menetes ke tubuh Han Shu yang terbaring di tanah.

__ADS_1


"Aku harus menyelamatkannya. Mungkin saja tuan masih hidup, aku akan membawanya pada Kaisar Han!"


Yueyin menggotong Han Shu secara perlahan dan langsung melesat ke tempat Kaisar Han berada dengan sangat cepat.


__ADS_2