
Setelah Jenderal Iblis itu selesai melakukan perjanjian darah dengan Han Shu, tiba-tiba luka dalamnya perlahan mulai memulihkan diri.
"Tuan, apa yang terjadi dengan lukaku?" Ia dibuat terkejut dengan hal itu.
"Kau tidak perlu tahu. Sekarang kau hanya perlu memulihkan lukamu. Aku akan kembali setelah membunuh mereka. Ada sesuatu yang ingin aku ketahui darimu."
"Baik, tuan." Jenderal Iblis mengangguk.
Setelah mengatakan itu, Han Shu kemudian melesat ke arah 3 Jenderal Iblis yang tak jauh dari tempatnya.
"Mungkin saja aku bisa mengetahui cara untuk kembali ke dunia Immortal darinya. Aku tidak akan melepaskan satu petunjuk apapun."
Wushhh....
Boom!
Dengan serangan kuat Han Shu mulai menyerang mereka. Sementara itu, dengan susah payah, para Jenderal Iblis berusaha bertahan dari serangannya.
"Lakukan yang terbaik! Keluarkan semua kekuatan kalian untuk melawanku! Kali ini aku benar-benar akan membunuh kalian." Han Shu menyeringai pada mereka.
"Baiklah, kalau itu maumu!"
Para Jenderal Iblis tiba-tiba melepaskan energi yang sangat kuat dari dalam tubuh mereka. Mereka melepaskan semuanya tanpa mempedulikan luka yang masih diderita mereka.
Gelombang energi mereka membuat tanah bergetar kuat. Aliran udara langsung berubah kacau di sekitar tempat itu. Membentuk angin kencang yang menghambat pergerakan Han Shu.
"Ternyata benar dugaanku, mereka masih memiliki kekuatan yang sekuat ini. Mereka lebih kuat dari yang kukira."
"Tapi... Kekuatan Itu tidak mungkin bertahan lama."
Hanya dengan mengandalkan energi yang tidak begitu banyak, Han Shu mulai melesat ke arah mereka melewati tekanan gelombang energi dan angin kencang yang menerpanya.
Ketika Han Shu semakin mendekat, tiga serangan sekaligus dilesatkan oleh para Jenderal Iblis ke arahnya dengan cepat.
Tetapi, dengan sedikit usaha Han Shu berhasil menghindarinya. Namun, hal itu belum membuatnya tenang. Ia sedikit merasakan kejanggalan dari serangan itu.
"Tidak mungkin serangan mereka berakhir begitu saja. Aku tidak boleh lengah. Mungkin saja..."
"Dibelakangku!"
Tiba-tiba Han Shu merasakan serangan dari dari belakang. Ternyata serangan yang dihindarinya tadi kembali menyerang ke arahnya.
Sekali lagi Han Shu menghindari semua serangan yang mengarah padanya. Namun, serangan itu terus menerus kembali menyerangnya.
"Terus mengejarku, kah? Kalau begitu aku ingin sedikit merasakannya."
Ketika serangan itu kembali ke arahnya, Han Shu tidak menghindarinya lagi melainkan hanya berdiam diri menerima serangan itu.
__ADS_1
Boom!
Boom!
Boom!
Tiga serangan diterima oleh Han Shu secara langsung hingga menghasilkan tiga ledakan yang cukup besar.
Namun, Han Shu masih terlihat baik-baik saja. Sebelum serangan itu sampai, ia terlebih dahulu membuat aura pelindung untuk bertahan dari serangan mereka.
"Ternyata serangan mereka cukup kuat hingga bisa menghancurkan aura pelindungku."
Terlihat aura pelindung disekitar tubuh Han Shu berhasil dihancur. Walaupun begitu, ia hanya merasakan sedikit dari efek serangan itu.
"Tidak buruk juga."
"Apa sekarang giliranku untuk menyerang?" Han Shu menatap para Jenderal Iblis.
"Jangan harap kau bisa mendekati kami! Rasakan ini! Aura Pelindungmu sudah berhasil kami hancurkan. Kali ini bagaimana caramu bertahan dari serangan kami?"
Para Jenderal Iblis meresponnya. Mereka kemudian kembali memberikan serangan yang sama seperti sebelumnya tetapi dengan jumlah yang lebih banyak.
"Oh, begitu. Asal kau tau saja, aku bisa menggunakannya hingga berkali-kali. Jadi, seberapa banyak serangan kalian tidak akan bisa mengenaiku." Han Shu tidak merasa khawatir sama sekali.
"Jangan membual, kau! Tidak mungkin manusia memiliki energi yang begitu melimpah. Energimu pasti hanya tersisa sedikit saja setelah semua pertarungan ini!" Para Jenderal Iblis tidak mempercayainya. Ia malah meremehkan Han Shu.
"Rasakan ini, bajingan!"
Boom!
Boom!
Boom!
Para Jenderal Iblis terus memberikan serangan pada Han Shu hingga energi mereka tersedot sangat banyak.
Boom!
"Matilah kau!"
Boom!
Boom!
Serangan demi serangan diterima oleh Han Shu hingga ia tidak dapat terlihat karena tertutupi ledakan yang terus menerus terjadi.
Boom!
__ADS_1
Hingga akhirnya mereka menghentikan serangannya karena kelelahan.
"Huff... Huff... Huff... Aku hampir menghabiskan energiku. Aku harus menyimpannya sedikit untuk berjaga-jaga."
"Apa kalian baik-baik saja?" tanya salah satu Jenderal Iblis pada yang lainnya.
"Aku baik-baik saja." Mereka langsung menjawabnya secara bersamaan. Kemudian pandangan mereka kembali terfokus ke arah Han Shu karena ingin mengetahui keadaanya.
"Hahahaha, bagaimana manusia, apa kau masih hidup di sana? Itu hal yang sangat mustahil bisa bertahan dari serangan itu." Jenderal Iblis tertawa senang walaupun keadaan Han Shu masih belum diketahui oleh mereka. Namun, mereka sudah sangat yakin kalau Han Shu tidak bisa bertahan.
Ketika Han Shu mulai nampak pada pandangan mereka, mereka langsung membuka mulutnya lebar-lebar karena sangat terkejut. Han Shu terlihat tidak mendapatkan luka apapun pada tubuhnya, melainkan hanya aura pelindungnya saja yang hancur.
"Bagaimana mungkin!"
Tap... Tap... Tap...
Han Shu mulai berjalan maju beberapa langkah sembari membersihkan debu yang melekat pada pakaiannya.
Ia kemudian memandangi para Jenderal Iblis dengan ekspresi datarnya, "Bukankah aku sudah bilang pada kalian kalau aura pelindungku bisa kugunakan berkali-kali? Kalian sungguh mengecewakanku."
"Kalau begitu sekarang giliranku, bukan? Aku sudah beberapa kali memberikan kalian kesempatan untuk menyerangku, sekarang kalian bersiaplah."
Setelah selesai mengatakan itu, Han Shu tiba-tiba menghilang dari pandangan para Jenderal Iblis dalam sekejap mata.
"Dia menghilang! Kemana dia pergi! Kalian berhati-hatilah! Lihatlah sekeliling kalian!" Mereka terlihat sangat terkejut dan langsung mencari keberadaan Han Shu disekitar mereka. Detak jantung mereka terdengar keras karena rasa takut.
"Hey apa kalian sedang mencariku?" Han Shu tiba-tiba muncul dibelakang salah satu Jenderal Iblis.
"Awas di belakangmu!" Jenderal Iblis lain yang melihatnya memberinya peringatan.
Mendengar peringatan itu, Jenderal Iblis langsung berbalik dan langsung memberikan serangan. Namun, sebelum serangan itu mengenainya, Han Shu tiba-tiba menghilang dalam sekejap mata.
"Apa! Dia menghilang lagi!" batinnya terkejut.
"Berhati-hatilah! Dia menghilang lagi!" Kini giliran dirinya yang memberi peringatan.
"Awas dibelakangmu!" Tiba-tiba terdengar teriakan Jenderal Iblis lain yang memperingatinya.
Dari belakang Han Shu mulai menampakan diri dan langsung menusukkan Pedang Suci padanya.
Crat!
Darah yang begitu banyak langsung muncrat mengotori Pedang Suci dan pakaian Han Shu. Tusukan dari Pedang Suci sangat dalam hingga menembus tubuh Jenderal Iblis.
"Kau... Bagaimana bisa kau tiba-tiba muncul dibelakangku lagi... Guhh!" Darah berceceran keluar pada mulutnya.
"Karena kau terlalu lambat untuk menyadari kecepatanku. Yah, bisa dibilang kau sangat lemah." Han Shu membalas singkat.
__ADS_1
Beberapa saat kemudian, Han Shu menarik Pedang Sucinya dari tubuh Jenderal Iblis tanpa membersihkan darah yang mengotorinya.