Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 117


__ADS_3

Pemimpin Kota kemudian memindahkan puing-puing bangunan dengan kekuatannya. Setelah selesai, ia langsung masuk untuk memeriksanya diikuti oleh orang-orang penting lainnya.


Terlihat Han Shu yang tersandar lemah di depan tembok bangunan yang hancur dengan luka yang sangat parah disekujur tubuhnya.


Darah terus mengalir keluar dari luka-luka yang dideritanya. Wajahnya bahkan sampai tidak terlihat dengan jelas karena tertutupi darahnya sendiri. Namun, matanya masih terbuka lebar memandang ke depan.


Mereka yang melihatnya langsung terkejut, bahkan sampai ada yang membuang muka karena tidak kuat untuk melihatnya.


"Apa yang sebenarnya terjadi padanya?"


"Sangat mengerikan!"


"Apa dia masih hidup dengan luka yang mengerikan seperti itu?"


Semua orang yang masuk sangat penasaran.


"Aku akan memeriksa keadaanya." Pemimpin kota beranjak mendekat untuk memeriksa keadaa Han Shu.


"Hey pak tua. Mengapa kau mempedulikannya? Dia itu sudah menghancurkan kotamu, bahkan mungkin mengambil banyak nyawa orang-orang dari bangunan yang dia hancurkan." Salah satu orang penting di sana ingin menghentikan Pemimpin Kota. Namun, Pemimpin Kota tidak menghiraukannya.


"Apa kau masih hidup?" Sebuah pertanyaan ia ajukan pada Han Shu. Namun, Han Shu tidak membalasnya karena saat ini ia tidak bisa mendengar apapun. Sekalipun bisa didengar, ia masih tidak bisa menjawabnya karena seluruh tubuhnya tidak bisa ia gerakkan.


"Apa kau baik-baik saja? Tolong jawab aku?" Sekali lagi Pemimpin Kota mengajukan pertanyaan padanya.


Sebenarnya Pemimpin Kota ingin menyembuhkannya tetapi ia tidak tahu apa yang harus ia lakukan. Ia juga tidak berani membawa tubuh Han Shu karena takut akan terjadi sesuatu padanya.


Sementara itu, dalam pandangan Han Shu terlihat sebuah bayangan hitam berbentuk kepala manusia.


"Apa dia manusia? Aku harus meminta bantuannya."


"Tolong sembuhkan aku." Han Shu berusaha berbicara namun mulutnya tidak bisa digerakan.


"Ah, sial. Aku tidak mengatakan apapun. Kalau begitu aku akan berbicara dengan kesadaran batinku," batinnya.


"Hey manusia, sembuhkan aku. Tidak lama lagi akan ada seseorang yang datang kesini untuk membunuhku. Cepatlah sembuhkan aku." Han Shu berbicara dengan kesadaran batinnya.

__ADS_1


Pemimpin Kota seketika terkejut karena mendengar suara Han Shu di kepalanya. Ia kemudian menenangkan dirinya.


"Orang ini pastilah orang yang kuat." Ia sangat yakin akan hal itu.


"Apa yang bisa aku lakukan untukmu. Aku tidak tahu cara untuk menyembuhkanmu. Aku juga tidak berani membawa tubuhmu ke tempat lain." Pemimpin Kota membalasnya.


"Maaf, aku lupa mengingatnya. Lukaku tidak akan bisa disembuhkan oleh orang lain."


"Lalu, sekarang mau bagaimana? Apa ada sesuatu yang harus aku lakukan? Mungkin kau ingin bertemu dengan orang tuamu?" tanya Pemimpin Kota.


"Tidak, bukan itu. Kau harus membawa semua orangmu pergi sejauh mungkin dari sini. Ada seseorang yang akan datang kesini dan menghancurkan semuanya." Han Shu memberinya peringatan.


"Siapa dia? Apa dia yang membuatmu jadi seperti ini? Kau tenang saja, karena kau pengunjung kota ini aku akan melindungimu sebagai Pemimpin Kota ini." Pemimpin Kota terus berbicara dengan ramah.


"Hahaha, kau ini orang yang sangat lucu. Aku bahkan bukan orang yang kau kenal, tapi kau mau melindungiku. Kau tidak usah mempedulikanku. Pergilah secepat mungkin dari sini kalau tidak kau akan menyesalinya." Han Shu tertawa.


"Memangnya siapa yang akan datang dan apa tingkat kekuatannya? Orang-orang di kota ini sangat kuat, kau tidak perlu khawatir."


"Asal kau tahu saja, seseorang yang aku maksud bukanlah manusia melainkan Raja Iblis." Han Shu langsung memberitahunya.


"Raja Iblis? Apa yang Pemimpin Kota maksud? Apa benar ada Raja Iblis?" Semua orang bertanya-tanya.


"Maaf, aku hanya bercanda. Tidak usah kalian pikirkan." Pemimpin Kota langsung menenangkan keadaan.


"Aku tidak boleh membuat semua penduduk kotaku khawatir. Aku juga belum tahu kebenarannya, mungkin saja dia berbohong. Tapi, untuk apa dia membohongiku dengan tubuh yang terluka sangat parah? Aku yakin itu karena serangan seseorang yang sangat kuat, batinnya.


"Benar, Raja Iblis. Aku terluka karena serangannya." Han Shu lanjut memberitahu.


"Lalu apa tingkat kekuatannya?" Pemimpin Kota penasaran. Ia berharap kekhawatirannya tidak menjadi kenyataan.


"Jika aku mengatakannya pun, dia tidak mungkin tahu. Tapi sepertinya aku harus mengatakannya," batin Han Shu memikirkan.


"Dia setingkat Immortal."


"Apa! Bagaimana mungkin! Apa kau mengatakannya dengan benar?" Seketika Pemimpin Kota terkejut. Bahkan jika ia berusaha menenagkan dirinya, ekspresinya keterkejutannya akan sulit dihilangkan.

__ADS_1


"Hah, apa dia benar-benar tahu tentang Immortal?" batin Han Shu bertanya-tanya.


"Tunggu, tunggu. Apa kau tahu tentang Immortal?" Han Shu memutuskan untuk bertanya langsung.


"Tentu saja. Itu tingkatan kultivasi yang bukan berasal dari dunia ini." Pemimpin Kota menjawab dengan kepanikan.


"Apa kau tau..."


"Tau apa?"


"Tidak, tidak ada." Han Shu tidak jadi menanyakannya.


"Aku tidak bisa membuang-buang waktuku hanya untuk menanyakan hal itu. Aku memang ingin tau cara untuk pergi ke Dunia Immortal, tapi ini bukanlah saat yang tepat. Percuma aku tahu sekarang tapi nyawaku melayang," batin Han Shu.


Suasana tiba-tiba menjadi hening sesaat.


"Kalau kau tahu kekuatannya mengapa kau tidak pergi? Sekarang pergilah selagi sempat. Aku tidak bisa membiarkanmu mati karena diriku." Han Shu terus menyuruhnya pergi.


Setelah cukup lama, akhirnya Pemimpin Kota berhasil menengkan dirinya. "Apa dia memang sekuat itu? Kau tenang saja, orang-orang di kota ini banyak yang sudah memasuki tingkat Crosing Calamity. Dan diriku sendiri sudah mulai memasuki tingkat Archiving Nirvana. Kota ini pasti bisa melawannya."


"Tidak, kalian masih bukan lawannya. Aku tidak bercanda sekarang. Cepatlah pergi dari sini." Han Shu tetap menyuruhnya pergi.


"Aku sudah berjanji padamu untuk melindungimu jadi aku tidak akan pergi. Kota ini akan berusaha mengusirnya, kalau hanya mengusirnya aku yakin akan berhasil." Pemimpin Kota tetap bersikeras tinggal.


Tiba-tiba, semua orang di dalam kota merasakan energi kegelapan yang kuat mulai mendekati kota. Semua orang langsung merinding dibuatnya.


"Kegelapan yang sangat kuat!" Pemimpin Kota merasakan ancaman yang sangat kuat padanya. Ia melihat ke atas untuk melihat asal dari energi kegelapan itu.


Namun, energi kegelapan itu bukan berasal dari Raja Iblis melainkan dari Jenderal Iblis yang sedang mencari keberadaan Han Shu.


"Tuan, sekarang kau ada di mana? Aku merasa kau ada di kota ini, tuan."


Jenderal Iblis memperhatikan sekitar. Beberapa saat kemudian ia akhirnya berhasil menemukan titik energi dari Han Shu.


"Di sana!" Jenderal Iblis langsung melesat ke tempat yang diyakini, Han Shu berada di sana.

__ADS_1


"Tuan, aku harus menemukanmu secepat mungkin. Karena aku melakukan perjanjian darah denganmu aku merasakan yang sedang tuan rasakan walau hanya sedikit saja. Tuan sudah berada diambang kematian."


__ADS_2