Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 71 Ya


__ADS_3

Pemimpin Keluarga Besar yang pernah disinggung oleh Han Shu beberapa waktu hari yang lalu berniat untuk membunuhnya.


"Minggir! Aku mau melihatnya."


Panatua yang berusaha membantu Han Shu di dorong oleh mereka agar tidak menghalangi jalan mereka. Mereka memandang Han Shu dengan tatapan kesal juga senang.


"Oh halo... Kita bertemu lagi." sapa Han Shu dengan masih terbaring lemah di atas tanah.


"Sialan! Ternyata kau tidak mati waktu itu. Hari ini aku pastikan kau akan mati ditanganku," kata salah seorang Pemimpin Keluarga Besar. Ia berniat langsung membunuhnya.


"Bisakah kalian tidak membunuhku untuk sekarang? Kalian masih harus mengalahkan Raja Iblis sebelum membunuhku."


"Oh ya, ngomong-ngomong kekuatan Raja Iblis itu sudah berada ditingkat Immortal jadi, kalian berhati-hatilah saat melawannya."


Han Shu berbicara dengan santainya tanpa mempedulikan nyawanya yang sedang terancam. Ia nampak begitu tenang menghadapi mereka.


"Tingkat Immortal?"


Ketika Han Shu mengatakan hal itu, semua panatua kebingungan karena tidak pernah mendengar tingkatan itu dalam hidupnya. Setahu mereka, kultivasi di dunia ini hanya sampai pada tingkat Archiving Nirvana dan tidak ada lagi di atasnya.


"Apa ini yang kau maksud dengan tidak ada cara untuk kembali ke dunia atas, Jing Tian? Manusia disini tidak memiliki pengetahuan tentang dunia atas."


"Lalu... Bagaimana caraku kembali ke Dunia Dewa? Bahkan dalam 100 tahun pencarianmu, kau masih tidak bisa menemukan caranya," batin Han Shu bertanya-tanya. Ia memilirkannya dengan keras mengenai itu.


Namun, saat ini ia harus selamat dari situasi ini.


"Apa kalian tidak tahu tentang itu?" Han Shu mencoba untuk mengulur waktu.


"Jelaskan apa yang kau maksud! Kalau tidak, kami akan membunuhmu!" ancam para Pemimpin Keluarga Besar. Sementara itu, panatua lain tidak mau ikut campur dengan urusan mereka. Mereka berpura-pura tidak melihatnya.


"Bahkan jika aku menjawabnya, pasti kalian akan tetap membunuhmu. Lalu apa untungnya aku mengatakannya. Kita sama-sama akan mati oleh Raja Iblis jika kalian membunuhku." Han Shu mengedipkan mata kirinya lama.


Seketika itu, emosi mereka meluap-luap dan berniat membunuhnya langsung. Namun, mereka dapat menahan diri untuk sementara waktu.


"Aku hanya bercanda. Kalau begitu, apa kalian tidak tahu juga tentang Dunia Immortal?" tanya Han Shu memastikan.


Mereka bertanya ke masing-masing Pemimpin Keluarga Besar namun tidak ada yang tahu tentang hal itu.


Han Shu menyadari ada seseorang yang sedang mengamati mereka di antara Pemimpin Keluarga Besar. Namun ia tidak mengenalnya sama sekali.

__ADS_1


"Apa dia tahu tentang Dunia Immortal?" batin Han Shu menatap ke arahnya. Namun, orang itu langsung menghilang dari pandangannya.


"Sial! Kalau saja tubuhku bisa bergerak, aku bisa mencari informasi orang yang meracuni Jing Tian!" batinnya kesal pada dirinya sendiri.


"Aku menemukan sebuah buku kuno yang menceritakan sedikit cerita tentang Dunia Immortal. Apa kalian ingin mendengarnya?"


"Cepat, ceritakan saja pada kami!"


"Baiklah."


"Dunia yang sekarang kalian tempati ini adalah Dunia Fana. Dunia yang memiliki aura yang terbatas untuk berkultivasi. Namun, Dunia Immortal yang aku tahu dari buku kuno adalah dunia dengan aura yang sangat melimpah. Dunia itu sangat luas melebihi Dunia Fana." Han Shu menceritakan sedikit tentang itu.


"Apa mereka akan mempercayainya?"


Mereka terlihat sedang mencerna dan memahami apa yang telah dijelaskan Han Shu. Kemudian mereka mulai bertanya.


"Lalu, apa tingkat Immotal itu sangat kuat?"


"Ya, bahkan sekalipun kalian melawannya secara bersamaan tetap tidak akan bisa mengalahkannya. Di Dunia Immortal itu adalah tingkatan terlemah di sana, lebih tepatnya tingkat Earth Immortal." Han Shu menjawabnya dengan masih terbaring di tanah.


"Ayah sialan! Sebenarnya kau ini ada di mana! Perasaan tadi kau bertatung denganku, tapi sekarang kau menghilang. Kau tidak tahu apa, putramu ini sedang terancam nyawanya!" Han Shu kesal dalam batinnya. (Jangan ditiru)


"Jangan berani berbohong kau! Apa kau punya buktinya? Berikan buku kuno itu padaku! Aku akan memastikannya sendiri!" Pemimpin Keluarga Ye meminta buktinya.


"Aku tidak punya." Han Shu langsung membalasnya.


"Kau! Beraninya kau berbohong!" Pemimpin Keluarga Ye bersiap menyerang dan membunuh Han Shu. Ia menganggap Han Shu telah berbohong karena tidak bisa menunjukkan buktinya.


Han Shu menyambut serangan itu dengan ekspresi datar namun matanya menatap tajam ke arah Pemimpin keluarga Ye.


Saat serangannya hampir mengenai Han Shu, seseorang datang dan menghentikan serangannya.


"Hentikan!"


"Apa kau sudah berani membunuh putraku di depan mataku sendiri." Ia adalah Kaisar Han. Ia memegang tangan Pemimpin Keluarga Ye untuk menghentikan serangannya.


"Salam Yang Mulia." Semua panatua langsung menunduk untuk menghormatinya.


"Yang Mulia, maafkan kelancangan saya. Tapi kalau boleh saya tahu, siapa putra yang Anda maksud, Yang Mulia?" Pemimpin Keluarga Ye bertanya dengan hormat.

__ADS_1


"Dia putraku, Han Shu. Pangeran pertama Kekaisaran Han." Kaisar Han mengarahkan jari telunjukknya ke arah Han Shu.


"Apa kau tidak apa-apa?" Kaisar Han menanyakan kondisi putranya. Ia menyodorkan tangannya untuk membantu Han Shu berdiri.


"Dari mana saja kau ini!" Han Shu ingin menyakan itu tetapi ia mengurungkan niatnya.


"Aku tidak bisa menggerakkan tubuhku." Hanya itu jawaban yang ia keluarkan dari mulutnya.


Tiba-tiba Kaisar Han memberikan sebuah pil pada mulut Han Shu. Han Shu langsung menelannya begitu saja, dan secara perlahan luka di tubuhnya mulai pulih.


"Oh, ternyata ada pil seperti ini juga di dunia ini." batin Han Shu sedikit terkejut.


"Yang Mulia itu..." Ada Pemimpin Keluarga Besar yang berniat memprotesnya. Namun, Kaisar Han langsung menatap tajam ke arahnya.


"Yang Mulia, walaupun dia adalah putra Anda, Yang Mulia seharusnya tidak memberikan pil berharga itu padanya. Karena sekarang dia sudah bukan Pangeran lagi." Pemimpin Keluarga Qing dengan berani memprotesnya.


"Pil itu harta pribadiku. Aku tidak mengambilnya dari Ruang Harta Kekaisaran. Apa kau tidak terima aku memberikan harta pribadiku pada putraku sendiri?" Kaisar Han menatap tajam.


"Tidak Yang Mulia, maaf saya telah lancang." Pemimpin Keluarga Qing langsung menyerah dengan protesnya.


Setelah beberapa menit, luka yang diderita Han Shu telah pulih sepenuhnya, begitu juga dengan energinya. Tubuhnya menjadi lebih ringan setelah memakan pil itu.


Han Shu beranjak berdiri dan meregangkan otot-ototnya. Ia melakukan beberapa pemanasan juga.


Han Shu tiba-tiba menyeringai ke arah Pemimpin Keluarga Besar untuk memberikan ejekan pada mereka. Mereka langsung sadar dengan ejekkan itu dan raut wajah mereka langsung mengencang(marah).


Namun, mereka tidak bisa melakukan apa-apa untuk sekarang. Sebuah backingan yang tidak mantap dari seorang Han Shu.


"Han Shu, apa kau tahu cara untuk mengalahkan Raja Iblis?" tanya Kaisar Han. Ia sangat berharap pada Han Shu.


"Tidak, untuk sekarang aku tidak tahu." Han Shu langsung membalasnya.


"Persentase kemenangan saat ini hanya 5% saja, aku tidak bisa mengatakannya pada mereka. Aku harus mencari cara lain," batinnya.


"Bagaimana jika aku mengorbankan diriku?" Kaisar Han kembali bertanya.


"Oh, kau ingin meledakkan dirimu sendiri di depan Raja Iblis..." batin Han Shu sedikit terkejut.


"Itu ide yang bagus. Ayah bisa melukainya, tapi dia akan langsung beregenerasi, jadi percuma saja." Entah kenapa Han Shu sangat mendukungnya. (Jangan ditiru)

__ADS_1


__ADS_2