Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 83


__ADS_3

Han Shu berhenti beberapa meter di depan mereka. Sebelumnya, ia mengaktifkan sebuah aray yang membuat mereka tidak bisa membuka ruang dimensi untuk berteleportasi.


"Siapa kau! Beraninya kau menghentikan kami!"


"Seharusnya aku yang bertanya seperti itu. Siapa kalian dan untuk apa kalian datang ke sini?" Han Shu bertanya balik dengan sinis.


"Kau benar-benar tidak sopan!" Seorang pria yang mudah terprovokasi hendak menyerang Han Shu tetapi dihentikan oleh seorang pria paruh baya disampingnya.


"Hentikan!" Pria paruh baya menghalanginya dengan tangannya.


Pria paruh baya itu kemudian mendekat ke arah Han Shu dengan tanang. Melihat hal itu, Han Shu tidak bergeming sedikitpun dari tempatnya.


"Apa yang mau kau lakukan pak tua?"


"Perkenalkan namaku Tang Xiu dari salah Kekaisaran di Benua Awan Biru." Ia memperkenalkan dirinya.


"Mari aku lihat kekuatannya," batinnya. Tang Xiu menatap tajam ke arah Han Shu untuk melihat ke dalam jiwanya.


Saat memeriksanya, Tang Xiu tiba-tiba berkeringat dingin dan langsung memuntahkan darah dari mulutnya.


Huekk!


Tang Xiu hampir terjatuh dari langit karena fokusnya tergoyahkan. Orang-orang dibelakangnya langsung menangkap tubuhnya agar tidak terjatuh.


"Kau! Apa yang kau lakukan padanya!?" Beberapa orang yang berasal dari wilayah yang sama langsung mengeluarkan senjatanya masing-masing dan mengarahkannya ke Han Shu.


Han Shu sama sekali tidak peduli dengan semua itu. Jika mereka menyerang dirinya, ia akan melawan balik, mungkin sampai membunuh mereka.


"Mereka orang terkuat yang pertama kali aku lihat di dunia ini," batin Han Shu setelah memeriksa kekuatan mereka.


"Lepaskan aku." Tang Xiu mencoba berdiri lagi setelah cukup menenangkan diri. Orang-orang yang memeganginya langsung melepaskannya.


"Simpan kembali senjata kalian, lalu mundurlah! Aku yang akan berbicara dengannya," kata Tang Xiu dengan keras.


Mereka semua langsung menyimpan senjatanya dan mundur ke tempat mereka semula. Dan Tang Xiu mulia berbicara dengan Han Shu.


"Bolehkah kami tahu siapa namamu?" Tang Xiu menanyakannya dengan sopan.


"Aku Han Shu, Pangeran Pertama Kekaisaran Han." Han Shu membalasnya dengan sopan juga.


Tang Xiu terkejut dengan identitas Han Shu dan langsung mengatakan tujuan kedatangannya.


"Salam Pangeran, kedatangan kami ke sini hanya untuk memeriksa kedatangan pasukan Ras Iblis."


"Oh, lalu apa pasukan dari wilayah kalian semua akan memberikan bantuan ke Kekaisaran Han untuk melawan mereka?"


"Itu... Sayangnya tidak." Tang Xiu benar-benar tidak enak untuk mengatakannya.

__ADS_1


"Huh, baiklah sekarang kalian boleh pergi." Han Shu memutuskan untuk melepas aray miliknya. Ia kemudian beranjak turun ke bawah karena melihat pasukan Kekaisaran Han yang hampir sampai.


Semua orang benar-benar terkejut dengan keputusan Han Shu saat itu. Mereka benar-benar tidak bisa mempercayainya.


"Itu saja?"


"Apa itu belum cukup? Baiklah, begini saja. Apa kalian mau memberikan kekuatan kalian untuk melawan Jenderal Iblis di bawah." Han Shu menawarkannya dengan ekspresi datar.


"Aku sangat sibuk, maaf."


"Aku juga sedang banyak urusan."


Tawaran Han Shu di tolak mentah-mentah oleh mereka. Banyak orang yang sudah membuka ruang dimensi bersiap untuk pulang ke wilayahnya masing-masing.


"Sudah kuduga, mereka akan menolak." batin Han Shu sedikit mengecewakan baginya.


"Baiklah, aku tidak memaksa kalian. Tapi aku ingatkan satu hal! Kalian beritahu ke pemimpin wilayah kalian untuk mempersiapkan diri untuk kedatangan mereka sesegera mungkin." Han Shu tersenyum jahat ke arah mereka.


Mereka sama sekali tidak mempedulikan pernyataan Han Shu dan langsung kembali ke wilayahnya masing-masing terkecuali Tang Xiu yang masih belum membuka ruang dimensinya.


Tang Xiu sedikit memahami arti senyum jahat Han Shu. Tubuhnya ikut merinding karena membayangkannya.


Han Shu yang beranjak turun ke bawah terhentikan karena masih melihat Tang Xiu di sana.


"Apa kau tidak kembali?" Han Shu melirik ke arahnya.


"Untuk apa kau mengetahui identitasku. Bukankah aku sudah memberitahumu identitasku sebagai seorang Pangeran?"


"Kau... Apa kau bukan orang dari dunia ini?" Tang Xiu mencoba menebaknya dengan keringat dingin yang terus keluar dari keningnya. Namun, ia masih tidak yakin dengan tebakannya.


Han Shu sedikit tersentak dengan pertanyaan Tang Xiu. Tetapi ia langsung menenangkan dirinya.


"Mengapa kau berpikir seperti itu?"


"Jiwamu, sangat gelap!" Tang Xiu terbata-bata.


"Memangnya kenapa kalau jiwaku gelap?"


"Ketika aku masuk ke dalam jiwamu, aku mendapati tempat yang sangat gelap, tidak ada cahaya sedikitpun yang menerangi."


"Lalu, saat aku mencoba menyalakan cahaya, aku melihat banyak mayat berserakan yang tidak terhitung jumlahnya."


"Sebenarnya sudah berapa orang yang kau bunuh dengan tanganmu sendiri, Han Shu?" Tang Xiu memberikan pertanyaan yang mengejutkan Han Shu.


"Untuk kali ini aku akan melepaskanmu. Tapi..." Han Shu belum melanjutkan perkataannya.


"Tapi?" Tang Xiu penasaran.

__ADS_1


"Sekali lagi kau mencoba mengorek kehidupanku, aku tidak akan pernah melepaskanmu! Kau tidak perlu ikut campir dengan kehidupanku baik dimasa kini ataupun masa depan nanti."


Han Shu merasa sangat marah kepada Tang Xiu. Tanpa sadar ia melepaskan aura membunuh yang sangat kuat dari dalam tubuhnya.


"Aarrgghh!"


Bahkan Tang Xiu sampai terkecik lehernya karena merasakannya. Ia seperti akan dilahap oleh sesuatu yang sangat besar.


"Tolong hentikan..."


"Ah, sepertinya aku berlebihan." batin Han Shu. Ia kemudian menghilangkan aura membunuh yang dilepaskannya.


"Itu aura membunuh terkuat yang pertama kali aku lepas di kehidupanku kali ini. Untung saja aku sudah membuat sebuah aray di sekitar sini, kalau tidak aura membunuhku tadi bisa dirasakan oleh Raja Iblis," lanjutnya.


"Sekarang kau pergilah, ingatlah dengan kata-kataku sebelumnya. Kalau tidak, Kekaisaranmu akan hancur."


Setelah menyampaikan hal itu, Han Shu langsung turun ke bawah menghampiri Yueyin yang cemas karena terlalu lama menunggu Han Shu kembali.


Ketika Han Shu datang, Yueyin langsung menyambutnya, "Tuan, selamat datang kembali." Kini ekspresi Yueyin terlihat lebih baik dari sebelumnya.


"Apa sekarang kau sudah tidak ketakutan lagi?"


"Ya tuan, sekarang aku bisa sedikit lebih tenang."


"Sedikit?"


"Ah, aray yang kubuat hampir hancur. Aku harus segera menjauh dari sini," batin Han Shu.


"Yueyin, sekarang kita mundur untuk bergabung dengan pasukan kita."


"Baik, tuan."


Yueyin mengangguk memahaminya. Terlihat pasukan Kekaisaran Han yang sudah semakin dekat dengan lokasi peperangan. Mereka kemudian berhenti ketika jarak mereka kurang dari 1 mil untuk melakukan persiapan.


"Berhenti! Kita berhenti di sini, kalian beristirahatlah sebentar. Aku akan memeriksanya terlebih dahulu." Kaisar Han menghentikan pergerakan pasukannya.


"Semakin aku mendekat, energi mereka semakin kuat! Aku tidak tahu jumlah mereka sekarang, jadi aku harus memeriksanya terlebih dahulu," batinnya.


Kaisar Han kemudian melesat ke tempat Ras Iblis berkumpul. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan Han Shu yang pergi ke arah sebaliknya.


"Han Shu!" Kaisar Han memanggilnya untuk menghentikan pergerakan Han Shu.


"Kita mundur terlebih dahulu!" Han Shu dan Yueyin terus melesat.


Kaisar Han langsung mempercayainya dan ikut mundur. Namun, banyak pertanyaan muncul dibenaknya. Ia mengejar ketertinggalannya dengan cepat.


"Apa maksudmu tadi?" tanya Kaisar Han setelah berhasil menyusul.

__ADS_1


"Apa mental pasukanmu sudah siap?" Han Shu malah bertanya balik.


__ADS_2