Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 25 Pelelangan III


__ADS_3

Para tamu undangan yang hadir langsung bersemangat dan memberikan harga penawaran mereka masing-masing.


"60 ribu!"


"80 ribu!"


"100 ribu!"


Hingga pada akhirnya seseorang dari Ruangan VIP mulai menawarkan harganya. Harga penawaran tersebut membuat para tamu undangan biasa menjadi diam karena penawarannya terlalu tinggi bagi mereka.


"500 ribu!"


"Sial, para Keluarga Besar itu sudah langsung memulainya. Walaupun ini masih barang pelelangan pertama."


"Sepertinya kita percuma datang ke sini. Pelelangan ini hanya milik mereka saja, kita tidak mungkin bisa mendapatkannya."


Para tamu undangan biasa menjadi sangat kesal dengan tamu undangan di Ruangan VIP. Kemudian Zhang Jiangwu menenangkan mereka.


"Kalian tenang saja, ini masih pembukaan. Masih banyak barang-barang lain yang belum kami lelang. Kalian pasti akan mendapatkan beberapa. Tidak mungkin para Keluarga Besar tertarik dengan semua barang yang nanti kami lelang."


Satu ketukan!


Dua ketukan!


Tiba-tiba seseorang dari Ruangan VIP lain mulai menawar harga yang lebih tinggi.


"600 ribu!"


***


Di Ruangan VIP Pangeran Kedua dan Ketiga.


"Salam, Pangeran."


Seorang pengawal mereka masuk ke dalam ruangan dan berlutut pada kedua Pangeran untuk memberi hormat.


"Apa dia pengawalmu Saudara Kedua?" tanya Pangeran Ketiga.


"Ya, dia pengawal pribadiku. Apa kau sudah mendapatkan yang kuperintahkan?" Pangeran Kedua bertanya kepada pengawalnya.


"Sudah Pangeran, aku sudah mendapatkan semua informasinya."


"Sekarang kau jelaskan padaku."


"Baik, Pangeran."


Ruangan VIP di Rumah Lelang ini berjumlah sekitar 15 ruangan. Ruangan yang kita tempati saat ini adalah Ruangan VIP 1, Ruangan VIP 2 ditempati oleh Pangeran Keempat dan Kelima, Ruangan VIP 3 ditempati oleh Keluarga Yang, Ruangan VIP 4 ditempati oleh Keluarga Xiao, Ruangan VIP 5 ditempati oleh Keluarga Meng, Ruangan VIP 6 ditempati oleh Keluarga Bai, Ruangan VIP 7 ditempati oleh Keluarga Ye, Ruangan VIP 8 ditempati oleh Keluarga Lin, Ruangan VIP 9 ditempati oleh Keluarga Qin, dan Ruangan lainnya ditempati oleh kultivator kuat.


"Untuk Pangeran Kedua dan Ketiga aku harap tidak menyinggung para Kultivator itu."


"Ya, baiklah. Aku tidak akan menyinggung mereka. Sekarang aku harus mendapatkan Buku Teknik Beladiri itu. Buku itu sangat berguna untukku."


"Ada satu hal lagi yang belum saya sampaikan."


"Apa itu? Apa kau ketahuan?"


"Ketika sedang mencari informasi ini, saya bertemu dengan beberapa orang yang sepertinya dengan tujuan yang sama."


"Mungkin Keluarga Besar dan Pangeran lain juga menggunakan cara yang sama dengan yang difikirkan Pangeran Kedua." Pengawal melanjutkan informasinya.


"Jadi Ruangan VIP di sini tidak ada gunanya untuk menyembunyikan identitas sekarang?"


"Benar, Pangeran."


"Baiklah, sekarang aku mengerti. Kau tetaplah di sini, mungkin aku masih membutuhkan bantuanmu."


"Baik, Pangeran."


"Dari semua informasinya, Keluarga Besar yang menawarkan harga lebih tinggi dariku adalah Keluarga Bai Sepertinya mereka tidak akan membiarkanku mendapatkannya dengan mudah. Kalau begitu kita lihat! Siapa yang bisa mendapatkannya," batin Pangeran Kedua.


"Sepertinya Keluarga Bai tidak ingin aku mendapatnya!" Pangeran Kedua berbicara keras.


"Karena Ruangan VIP ini tidak ada gunanya, aku tidak akan diam saja, Pangeran Kedua. Keluarga Bai juga membutuhkan Buku Teknik Beladiri itu." Keluarga Bai membalasnya.


Para tamu undangan biasa hanya bisa memperhatikan tanpa tahu apa yang terjadi. Mereka tidak tahu bagaimana cara mereka dapat mengenal satu sama lain.


"Apa yang terjadi? Mengapa mereka bisa saling mengenal, padahal mereka berada di Ruangan VIP?"


"Aku juga tidak tahu."


Kemudian Pangeran Kedua menambahkan penawaran harganya.

__ADS_1


"700 ribu!"


"750 ribu!"


Keluarga Bai juga menambahkan penawaran harganya karena tidak ingin kalah.


"Hahaha, kau hanya menambah 50 ribu saja. Apa Keluarga Bai semiskin itu?" Pangeran Kedua tertawa.


"800 ribu!"


"Pangeran Kedua juga sama denganku. Kalau Pangeran Kedua sangat membutuhkannya, Keluarga Bai tidak akan melanjutkan."


"Kalau begitu terima kasih."


Satu ketukan!


Dua ketukan!


Tiga ke–


"801 ribu!"


Tiba-tiba dari seorang tamu undangan biasa memberikan penawaran harga yang sedikit lebih tinggi.


"Aku tidak membutuhkannya karena itu hanya sampah saja, tetapi aku tidak akan membiarkanmu mendapatkannya dengan murah." Han Shu menyeringai setelahnya.


Seluruh pandangan tamu undangan langsung mengarah ke arah Han Shu.


"Siapa dia? Beraninya dia mempermainkan Pangeran Kedua. Apa dia hanya cari mati saja?"


"Menambahkannya juga hanya 1 ribu Koin Emas. Sepertinya dia benar-benar cari mati."


Seluruh tamu undangan mulai berbicara sendiri.


"Siapa kau! Beraninya mempermainkanku!" Pangeran Kedua marah.


"Tidak ada peraturan untuk menambahkan harga yang terlalh tinggi, bukan? Aku hanya ingin mendapatkannya dengan harga seminimal mungkin." Han Shu menjawab dengan santai.


"Kau!"


"900 ribu!"


"901 ribu!"


"1 juta!"


Han Shu selalu menambahkan seribu Koin Emas setiap penawarannya. Hal itu membuat Pangeran Kedua menjadi sangat marah dengannya.


"Kau! Beraninya kau! Aku tidak akan melepaskanmu ketika keluar dari Pelelangan ini!"


"Aku tidak peduli." Han Shu semakin memprovokasinya.


"Saudara Kedua, tahan emosimu! Jangan mudah terprovokasi olehnya!" Pangeran Ketika mencoba menenangkannya.


"Minggir kau!" Pangeran Kedua mendorong Pangeran Ketiga hingga terjatuh.


"Kalau kau punya uang, mengapa kau tidak menambahkan yang lebih tinggi dariku? Apa uangmu hanya segitu saja?" Han Shu berbicara dengan santainya.


"1 juta 500 ribu!"


Pangeran Kedua tidak segan-segan lagi menambahkan harga penawarannya.


"Woah, barang pelelangan pertama sudah menawarkan sampai jutaan. Pelelangan kali ini luar biasa."


Sumuanya menjadi lebih bersemangat.


"Ayo tambahkan lagi!"


"Hmmp, kalau Pangeran Kedua sangat menginginkannya aku akan mundur saja. Selamat untuk Pangeran Kedua karena telah mendapatkannya." Han Shu mengatakannya dengan tersenyum.


"Kau!!! Aku akan membunuhmu baji*gan!"


Satu ketukan!


Dua ketukan!


Tiga ketukan!


"Selamat untuk Seseorang di Ruangan VIP 1 telah mendapatkan Buku Teknik Beladiri Pedang Pemecah Ombak seharga 1 juta 500 ribu Koin Emas."


"Baiklah, kita lanjutkan pelelang berikutnya. Masih ada barang yang lebih menarik lagi."

__ADS_1


Pemilik Rumah Lelang kemudian melelang barang selanjutnya. Hingga acara Pelelangan telah berlangsung cukup lama. Sampai saat ini hanya sedikit saja barang lelang yang membuat tertarik Keluarga Besar dan Pangeran maupun Kultivator kuat di Ruangan VIP.


Ketika Keluarga Besar kecuali Keluarga Lin ingin mendapatkan barang yang membuatnya tertarik, Han Shu selalu menambahkan tawaran seribu Koin Emas hingga Keluarga Besar memberikan harga yang sangat tinggi.


Semua Keluarga Besar sekarang menjadi sangat kesal sekaligus marah dengan Han Shu. Mereka ingin sekali membunuhnya.


"Kau sudah berani memprovokasi semua Keluarga Besar, kau akan segera menemui kematianmu." Semua Keluarga Besar menegaskan.


"Yah, hari ini aku akan mati. Kalian tenang saja." Han Shu mengatakannya dengan santai.


"Kau! Kami akan menyiksamu terlebih dahulu hingga kau merasa ingin cepat mati! Kami tidak akan membiarkanmu mati dengan mudah!"


"Sekarang kalian diam saja! Sekarang nikmati saja Pelelangan ini!"


***


"Tidak terasa kita telah sampai dipertengahan Pelelangan hari ini. Barang yang dilelang kali ini akan menjadi barang yang sangat langka di Kekaisaran ini."


"Barang selanjutnya adalah bahan herbal yang berkhasiat untuk menyembuhkan segala jenis racun."


"Bahan herbal itu adalah Rumput Peri! Silahkan mulai menawar dimulai dari 50 ribu Koin Emas! Penambahan penawaran tidak boleh kurang dari 10 ribu."


***


Di Ruangan VIP Keluarga Lin.


Lin Feng langsung berdiri karena terkejut dengan barang lelang kali ini. Rumput Peri adalah satu-satunya bahan herbal yang belum bisa didapatkannya hingga saat ini.


"Akhirnya aku menemukannya!"


"500 ribu!"


Lin Feng langsung menawar dengan harga yang sangat tinggi.


"Hehehe, sepertinya Keluarga Lin sangat membutuhkan Rumput Peri ini. Apa ada seseorang yang terkena racun?"


"Hahaha, jika itu benar aku tidak bisa membiarkannya mendapatkan bahan herbal itu dengan mudah."


"600 ribu!"


Dari Keluarga Besar lain mulai bersemangat ketika Keluarga Lin memberikan tawaran harga yang langsung tinggi.


"Kalian tidak tahu malu! Hanya karena masalah sepele kalian tidak membiarkan Keluarga Lin mendapatkannya." Lin Feng berteriak keras.


"Mengapa Kakek ingin mendapatkan bahan herbal itu?" tanya Lin Yun.


"Itu untuk menyembuhkan Kakek."


"Kalau begitu Yun'er akan membantu Kakek."


Lin Yun berinsiatif membantu Kakeknya.


"Kalau Keluarga Lin ingin mendapatkannya, tawarlah dengan harga yang tinggi!" tegas Keluarga Besar lain.


"1 juta!"


"1 juta 100 ribu!"


"2 juta!"


"2 juta 100 ribu!"


Mereka selalu menambahkan harga yang lebih tinggi agar Keluarga Lin tidak mendapatkannya."


Hingga Akhirnya Lin Feng menggunakan semua uang pribadinya untuk mendapatkan Rumput Peri.


"5 juta!"


"Ini adalah semua yang kupunya," batin Lin Feng.


"Karena Keluarga Lin bersunggu-sungguh, kita akan membiarkan kalian mendapatakannya."


"Woah... Keluarga Lin benar-benar kaya hingga menawar sampai 5 juta Koin Emas!" Para tamu undangan biasa kagum.


Satu ketukan!


Dua ketukan!


Tiga ketukan!


"Selamat untuk Seseorang dari Ruangan VIP 8 karena sudah mendapatkan Rumput Peri dengan harga 5 juta Koin Emas."

__ADS_1


"Kita lanjutkan Pelelangan berikutnya."


# Ribet kaya gini:v


__ADS_2