
Setelah sampai di tempat Raja Iblis, Han Shu langsung memindahkannya ke tempat yang jauh dari kawasan manusia bersama dengan dirinya.
"Ruang Dimensi, pindahkan!"
Dalam sekejap mereka sampai di sebuah tempat dengan temperatur suhu yang sangat rendah, sangat dingin hingga menusuk daging dan kulit manusia. Terlihat es dan salju yang menumpuk membentang luas di sana.
"Mengapa kau memilih tempat ini, Xin Feng? Bukankah tadi tempat yang bagus untuk pertarungan kita." tanya Raja Iblis.
"Sebelumnya kau sudah memilih tempatmu, bukankah sekarang giliranku untuk memilih tempat!" Han Shu masih terlihat marah karena Raja Iblis ingin menghancurkan dan membunuh semua manusia di kota sebelumnya.
"Oh, kau terlihat marah padaku. Apa kau memilih tempat ini karena kau ingin mencairkan suasana, tidak maksudku membekukan suasanamu, hahaha." Raja Iblis tertawa kecil.
Di sisi lain, tanpa diketahui oleh Raja Iblis, Han Shu tiba-tiba muncul di depannya. Han Shu memberikan serangan pada wajah Raja Iblis dengan pukulannya.
Raja Iblis langsung terpental puluhan meter di atas salju. Wajahnya dibuat penyok oleh serangan itu.
Namun, tak lebih dari sepuluh detik wajah Raja Iblis kembali seperti semula. Ia kemudian bangkit secara perlahan sembari membersihkan salju pada tubuhnya.
"Jangan marah, Xin Feng. Santai saja..."
Sementara, Han Shu tetap diam seribu bahasa. Ia mengontrol emosinya agar tidak terbawa suasana. Kemarahannya kini telah reda, hanya ketenangan yang saat ini ada pada dirinya.
Tanpa peringatan Han Shu kembali muncul di depan Raja Iblis tanpa diketahui oleh Raja Iblis. Sekali lagi Han Shu memberikan serangan pada Raja Iblis hingga wajahnya penyok.
Han Shu terus mengulangi hal yang sama hingga sepuluh kali. Untuk kesebelas kalinya ia gagal karena Raja Iblis sudah mengetahui pergerakannya.
"Fyuh... Sangat dingin... Walaupun aku sudah melindungi tubuhku dengan energiku tetap saja suhu dingin di sini masih bisa aku rasakan."
"Xin Feng, kau terus saja mengincar wajahku. Apa kau iri dengan wajah ini? Kalau kau mau kau bisa mengambilnya." Raja Iblis terus saja bercanda.
"Wajahmu membuatku muak!"
Han Shu mencoba serangan yang sama untuk mengincar wajah Raja Iblis namun, serangan itu berhasil dihentikan. Pukulan Han Shu ditangkap dengan mudah oleh Raja Iblis.
"Hahaha, Xin Feng. Ternyata kau benar-benar iri dengan wajah ini. Kalau begitu aku akan mengubah wajahmu itu."
Han Shu berusaha untuk melepaskan diri namun, cengkraman Raja Iblis terlalu kuat baginya. Raja Iblis kemudian melancarkan serangan pada wajah Han Shu namun, dengan sigap Han Shu menghentikannya dengan tangan kirinya.
Han Shu kemudian berusaha kembali untuk melepaskan diri namun, tetap saja tidak berhasil. Ia kemudian menggunakan kedua kakinya untuk menendang tubuh Raja Iblis.
__ADS_1
"Terima ini!"
Raja Iblis berhasil terpukul mundur dengan tendangannya tetapi cengkraman Raja Iblis tidak mau terlepas juga sehingga Han Shu terus mengikuti Raja Iblis.
"Hahaha, Xin Feng. Apa kau tidak bisa melepaskan tanganmu dari cengkramanku?" Raja Iblis meremehkannya. Ia terlihat masih belum serius bertarung dengan Han Shu.
Karena tidak ada pilihan lain, Han Shu memutuskan untuk memotong tangan kanannya sendiri dengan menggunakan tangan kirinya.
Crat!
Darah langsung membeku begitu Han Shu memotong tangannya.
"Oh, kau memotong tanganmu sendiri. Lalu bagaimana caramu mengalahkanku jika tanganmu saja sudah menghilang satu?" tanya Raja Iblis.
Tiba-tiba, Raja Iblis dikejutkan dengan tangan Han Shu yang beregenerasi. Tangan kanannya kembali utuh seperti semula.
"Oh benar, aku melupakannya. Sekarang tubuhmu hampir sama seperti diriku karena menyerap inti kehidupan Jenderal Iblis." Raja Iblis terkejut.
"Ya, kau benar. Tubuhku bisa beregenerasi seperti Ras Iblis dan tubuhku juga menjadi lebih kuat dari sebelumnya." Han Shu akhirnya membalas perkataan Raja Iblis.
"Sekarang benar-benar menjadi pertarungan yang merepotkan. Tapi aku masih belum mengetahui kecepatan regenerasinya."
"Sepertinya ini akan menjadi pertarungan penghancuran," batin Raja Iblis memikirkan.
Wushhh...
Angin dingin berhembus kencang menerpa tubuh mereka berdua. Setelah angin itu berhenti, pertarungan sengit kembali dimulai.
Secara bersamaan mereka melesat ke arah masing-masing lawannnya dan mulai mengadu serangan mereka.
Boom!
Ledakan kecil dari serangan mereka sedikit mencairkan salju di sekitar. Mereka terus melancarkan serangan yang kuat untuk menumbangkan lawannya.
Beberapa kali mereka saling terkena serangan lawannya hingga mereka berduka terluka cukup parah. Namun, tubuh mereka selalu kembali beregenerasi hanya dalam hitungan detik.
"Hahaha, ini bukanlah pertarungan kekuatan. Siapapun yang kehabisan energi terlelbih dahulu sudah pasti akan kalah. Kemenanganku sudah mutlak, energimu sudah hampir tak tersisa lagi." Raja Iblis sangat percaya diri akan kemenangannya.
"Kau terlalu banyak bicara, apa kau pikir aku akan akan kalah darimu. Dalam hidupku aku hanya pernah kalah satu kali. Aku tidak akan kalah untuk yang kedua kalinya hanya karena pecundang sepertimu." Kepercayaan diri Raja Iblis langsung menghilang begitu Han Shu membalasnya.
__ADS_1
"Beraninya kau mengatakanku pecundang! Katakan, siapa yang pernah mengalahkanmu! Aku akan menghancurkannya!" Raja Iblis terlihat marah padanya. Ia langsung menyerang Han Shu dengan cepat.
Sebisa mungkin Han Shu berusaha untuk menghindarinya namun, ia masih terkena beberapa kali serangannya.
Tetapi hal itu tidak berarti karena tubuh Han Shu akan beregenerasi. Namun, rasa sakit dari serangannya masih bisa dirasakan oleh Han Shu.
"Apa kau ingin tahu? Aku bisa saja memberitahumu. Tapi, apa kau benar-benar akan menghancurkannya?" tanya Han Shu sembari menghindari serangannya.
"Cepat katakan padaku!" Raja Iblis terus memberikan serangannya walaupun ia tahu itu tidak akan berguna.
"Orang yang mengalahkanku adalah Penguasa Dunia Dewa. Kurasa saat ini dia sedang mengawasiku." Han Shu memberitahunya.
"Apa!" Raja Iblis nampak terkejut.
"Kesempatan!" Han Shu langsung memberikan serangan balasan. Karena merasa terkejut, Raja Iblis secara tidak langsung membuat celah untuk Han Shu menyerang.
"Aku akan mengerahkan semuanya! Rasakan ini!"
Boom!
Wushhh...
"Ugh!"
Ledakan besar terjadi, Raja Iblis terpental bermil-mil jauhnya karena serangan itu. Menabrak bongkahan-bongkahan es yang berada di sana.
Boom! Boom! Boom!
Efek serangan itu membuat salah satu lengan Raja Iblis hancur. Regenerasi lengannya membutuhkan waktu puluhan detik. Tetapi, Han Shu tidak melancarkan serangan lagi karena semua energinya telah ia gunakan.
"Huff...Huff... Huff..." Han Shu terlihat kelelahan dan sulit untuk berdiri. Aura pelindungnya semakin redup karena kehabisan energi.
"Aku harus meminum Pil Gil sekarang, kalau tidak aku akan mati karena kedinginan."
Han Shu kemudian mengeluarkan Pil Gila yang tersisa dan langsung meminumnya. Seketika gelombang energi di dalam tubuhnya melonjak hebat. Gelombang itu melambung ke atas langit dengan cepat.
Puluhan meter salju dan es di sekitar Han Shu langsung cair karena kuatnya geleombang energi itu.
Tubuh dan energi Han Shu kembali pulih dan semakin melimpah lebih dari sebelumnya. Bahkan jika dibandingkan dengan Pil Gila sebelumnya, itu beberapa kali lipat lebih kuat.
__ADS_1
Raja Iblis yang merasakannya dari kejauhan dibuat terkejut. "Bagaimana dia mendapatkan energi sekuat itu. Walaupun terlihat lemah dia masih saja mengerikan!"