Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 113


__ADS_3

Jenderal Iblis langsung tersungkur ke tanah setelah Pedang Suci tercabut dari tubuhnya. Namun, ia masih terlihat hidup tetapi tidak bisa melakukan apapun lagi.


"Manusia... Tolong bunuh aku segera..." Jenderal Iblis itu memohon dengan suara yang terbata-bata. Ia terlihat sudah siap dengan kematiannya.


"Baiklah, kalau itu maumu. Aku akan memberikan kematian yang tidak terlalu menyakitkan untukmu." Han Shu menyetujui permohonannya.


Han Shu kemudian memenggal kepala Jenderal Iblis untuk membunuhnya.


"Terima kasih, manusia..."


Sementara itu, Jenderal Iblis lainnya merasa ketakutan dengan kekuatan Han Shu. Mereka sangat marah tetapi tidak berani melakukan apapun.


Tubuh mereka bergetar hebat. Mereka ingin pergi, tetapi hal itu sangatlah mustahil. Ketika Han Shu mulai menatap mereka, tubuh mereka langsung lemas.


Mereka hanya memiliki sedikit energi yang tersisa setelah sebelumnya mengerahkan serangan yang begitu banyak pada Han Shu.


"Manusia, tolong maafkan kami. Kami akan menjadi budakmu! Tolong jangan bunuh kami! Kami akan menuruti semua keinginanmu." Mereka langsung bersujud meminta pengampunan Han Shu.


Namun semuanya sudah terlambat. Han Shu sudah mendapatkan satu Jenderal Iblis yang ia butuhkan.


"Sayang sekali, aku tidak menginginkan hal yang sama dua kali."


"Tidak—!!!!"


Han Shu dengan cepat melesat ke arah mereka dan langsung memenggal kepala mereka dalam sekejap.


"Arrgghhh!!!"


"Akhirnya selesai juga. Tapi ini hanyalah pemanasan. Lawanku selanjutkan akan lebih kuat dari ini."


Han Shu kemudian menyimpan Pedang Sucinya ke dalam cincin penyimpanannya. Setelah itu, ia beranjak pergi untuk bertemu Jenderal Iblis yang sedang memulihkan diri.


"Apa dia sudah selesai?" batinnya bertanya-tanya.


Sesampainya di sana...


Jenderal Iblis yang sedang memulihkan dirinya langsung menghentikan proses pemulihannya karena menyadari kedatangan Han Shu.

__ADS_1


"Selamat datang kembali, tuan." Ia menyambut kedatangan Han Shu dengan ramah.


"Apa kau sudah pulih?" Han Shu langsung mengajukan pertanyaan.


"Ya, tuan. Ini sudah cukup untukku."


Karena tidak begitu percaya padanya, Han Shu memutuskan untuk memeriksanya langsung. Ia menatap tajam Jenderal Iblis untuk memeriksanya.


"Hmmm, sepertinya kau sudah hampir pulih sepenuhnya. Tapi..."


"Tapi apa tuan?" Jenderal Iblis penasaran.


"Tidak, bukan apa-apa." Han Shu menghindari keingintahuannya.


"Keadaan tubuhnya sudah membaik, tapi aura kematiannya terlihat sangat pekat. Dia tidak memiliki waktu yang panjang untuk hidup. Apa harus kuberitahu hal itu padanya?" batin Han Shu memikirkan.


"Apa kau masih penasaran pertanyaanmu itu?" tanya Han Shu kembali.


Jenderal Iblis mengangguk pelan mengiyakannya. Ia sangatlah penasaran.


"Kau akan segera bertemu dengan kematianmu. Hanya itu yang bisa aku katakan."


"Begitu ya... Aku memang berpikir kalau aku akan segera mati. Jadi, aku tidak peduli dengan hal itu. Sejak peperangan ini di mulai, aku sudah merasakan kematianku tidak akan lama lagi. Jadi tuan tidak perlu khawatir." Jenderal Iblis berusaha tegar.


"Siapa yang mengkhawatirkanmu. Kau hanyalah seorang budak bagiku. Aku tidak peduli denganmu." Han Shu menegaskan.


"Sebelum aku mati, apa ada sesuatu yang tuan ingin perintahkan padaku?" tanya Jenderal Iblis.


"Tidak ada, aku hanya penasaran dengan Ras Iblis. Dari mana mereka berasal? Yah, tapi aku lebih penasaran dengan asal Raja Iblis. Aku tidak memiliki banyak waktu lagi, sekarang beritahu aku secara singkat."


" Baik, tuan. Ras Iblis kami sebenarnya berasal dari dunia ini, kami tinggal di belahan dunia yang belum terjangkau oleh manusia. Kami..."


Sebelum selesai menjelaskan Han Shu tiba-tiba bertanya, "Lalu apa yang membuat Ras Iblis berperang dengan manusia? Maksudku perang di masa lalu." Alasan Han Shu bertanya karena ia merasa kalau Jenderal Iblis akan menjelaskan semuanya dengan panjang lebar.


"Oh itu, itu dimulai ketika datangnya seorang Iblis yang kami tidak ketahui asalnya. Dia tiba-tiba datang ke wilayah kami dan langsung menantang semua Iblis di sana termasuk ayahku, Raja Iblis."


"Dia bertarung dengan Iblis-iblis kuat dan lebih kuat lagi tapi dia selalu berhasil memenangkan semua pertarungan dengan kekuatannya."

__ADS_1


"Terakhir dia bertarung dengan ayahku tapi dengan taruhan jabatannya. Ayahku tidak bisa menolaknya karena didesak oleh Iblis-iblis yang dikalahkan olehnya."


"Mau tidak mau ayahku harus bertarung dengannya. Pada akhirnya ayahku berhasil dikalahkan dengan mudah. Tapi, dengan tindakan yang seperti tidak sengaja dia membunuh ayahku di depan semuanya. Dia berakting dengan sangat baik waktu itu."


"Tapi aku tahu kalau dia sengaja membunuh ayahku karena memiliki pengaruh yang cukup besar. Sejak hari itu ia menjadi Raja Iblis dan banyak mengubah aturan-aturan yang dibuat ayahku."


"Tahun demi tahun kami lewati, sejak dia memimpin kelaparan dan kemiskinan terus berkembang. Dia perlahan menghasut semua Ras Iblis untuk pergi dari benua itu karena kekuarangan bahan makanan."


"Dia membawa semuanya pergi ke wilayah manusia. Dan sejak saat itu, peperangan dengan manusia terjadi hingga bertahun-tahun." Jenderal Iblis menjelaskannya.


"Cukup-cukup, kau terlalu banyak berbicara." Han Shu menghentikan penjelasannya. Mendengar penjelasan dari Jenderal Iblis membuatnya merasa sangat bosan namun, ia masih mengerti dengan poin utamanya.


Han Shu sebenarnya kecewa karena ia tidak mendapat informasi tentang cara meninggalkan dunia ini karena Ras Iblis ini bukan berasal dari dunia Immortal.


"Ah, sayang sekali informasi tentang Dunia Immortal tidak ada," batin Han Shu kecewa.


"Membosankan sekali pertarunganmu, Xin Feng!"


Tiba-tiba Raja Iblis datang dari atas langit melalui Ruang Dimensinya. Ia berteriak dengan lantang agar Han Shu mendengarnya.


"Raja Iblis!" Yang lebih terkejut lagi adalah Jenderal Iblis. Tatapannya dipenuhi dengan kebencian yang teramat mendalam. Kebencian yang selama ini terpendam tidak tertahankan lagi.


Sementara itu, Han Shu membalas perkataan Raja Iblis dengan santainya, "Oh, kau sudah datang. Mengapa kau datang sangat lama? Aku sudah cukup bosan menunggumu ke sini."


Tanpa aba-aba, tiiba-tiba Jenderal Iblis melesat ke arah Raja Iblis dengan kebencian yang terumbar keluar.


"Oh, apa yang dia lakukan? Apa dia sungguh akan melawannya secara langsung?" Han Shu menanggapinya dengan ekspresi datar.


Ketika jarak semakin dekat, Jenderal Iblis memberikan serangan yang sangat kuat ke arah Raja Iblis. Ia melepaskan semua potensi yang dimilikinya.


"Matilah, kau! Raja Iblis!"


Namun, serangannya berhasil ditangkis oleh Raja Iblis dengan begitu mudahnya.


"Apa itu tadi? Sepertinya ada nyamuk yang lewat?" Ternyata Raja Iblis tanpa sadar menangkis serangan yang datang.


Setelah Raja Iblis sadar...

__ADS_1


"Oh, apa yang kau lakukan di sana? Apa-apaan ini. Aku merasakan kebencian yang sangat kuat darimu. Apa tadi itu seranganmu?" Raja Iblis yang melihat Jenderal Iblis langsung mengajukan pertanyaan.


"Hari ini aku akan membunuhmu! Aku akan membalaskan dendam ayahku yang telah kau bunuh!" tegas Jenderal Iblis.


__ADS_2