Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 106


__ADS_3

Tiba-tiba, kilauan cahaya yang menyilaukan muncul dari bawah jurang dan naik ke atas dengan cepat hingga Han Shu harus menutup kedua matanya dengan kedua tangannya karena menusuk matanya.


"Cahaya apa itu!"


Seketika, ruangan di dalam goa itu menjadi terang benderang karena kilauan cahaya itu mengaktifkan batu spiritual goa yang tak terhitung jumlahnya.


Batu spiritual yang berwarna biru itu menempel keras di dinding dan langit-langit goa. Han Shu yang mengetahuinya sedikit takjub dengan keindahannya.


Dalam ketakjubannya itu, langkah kaki Jenderal Iblis yang mencari dirinya sudah hampir sampai di tempatnya berada.


Han Shu sekejap melihat jurang untuk mencari tahu dari mana cahaya itu berasal namun ia hanya melihat kegelapan yang tak berujung.


"Sebenarnya cahaya apa itu?" Han Shu sangat penasaran dan ingin memeriksanya tetapi ia masih harus berurusan dengan para Jenderal Iblis.


"Sudahlah, sepertinya tidak ada sesuatu yang menarik di bawah sana. Aku akan bersembunyi terlebih dahulu dari pencarian. Mereka sudah hampir sampai di sini." Han Shu memutuskan untuk mencari tempat persembunyian.


Han Shu menemukan sebuah batu spiritual yang berukuran cukup besar, yang ukurannya 2 kali lebih besar dari tubuhnya.


"Sepertinya di sini saja. Yah, lagian tidak ada tempat lain untuk bersembunyi."


Han Shu bersembunyi di belakang batu spiritual itu tanpa melakukan apapun. Sementara itu, 7 Jenderal Iblis akhirnya sampai di tempatnya berada.


"Di mana manusia itu? Kita sudah mencarinya cukup lama tapi masih belum menemukannya juga. Manusia itu membuatku kesal!"


"Aku sangat yakin dia masuk ke dalam sini. Aku bisa merasakan jejaknya masuk ke dalam sini. Mungkin saja dia sedang bersembunyi sekarang." Salah satu Jenderal Iblis merespon kekesalannya.


"Baiklah, kita berpencar untuk mencarinya."


7 Jenderal Iblis berpisah mencari Han Shu ke tempat-tempat yang orang lain bisa bersembunyi. Namun, dalam waktu yang lama mereka masih belum bisa menemukannya.


"Di mana sebenarnya dia bersembunyi! Padahal aku sangat yakin kalau dia masuk ke sini." Jenderal Iblis kembali merasa kesal karena tidak bisa menemukannya.


"Kita hancurkan saja tempat ini, mungkin dia akan keluar jika tempat ini hancur." Salah satu Jenderal Iblis menemukan ide terbaiknya.


"Itu ide yang bagus, mengapa kita tidak melakukan itu sejak awal? Baiklah, kita keluar dari sini dan hancurkan tempat ini dari luar."


Semua Jenderal Iblis mengangguk menyetujui ide itu. Mereka kemudian keluar dan bersiap untuk menghancurkan goa itu.


Sesampainya di luar goa...

__ADS_1


Hya!


Boom!


Serangan pertama mereka arahkan ke dinding luar goa. Namun, serangan itu hanya membuat dinding luar goa bergetar selama beberapa saat.


Boom!


Serangan berikutnya mereka lancarkan dengan lebih kuat. Serangan itu membuat Han Shu yang berada di dalamnya merasakan getaran, walaupun tidak terlalu besar.


Boom!


Boom!


Boom!


Hingga akhirnya Jenderal Iblis terus memberikan serangan yang lebih kuat dan lebih kuat agar Han Shu keluar dari goa itu.


.........


Sementara itu, di dalam goa Han Shu sedang duduk bersila di atas sebuah batu spiritual yang digunakan untuk bersembunyi setelah semua Jenderal Iblis keluar.


Saat ini Han Shu sedang menyerap energi dari batu spiritual yang begitu melimpah untuk meningkatkan kekuatannya.


"Tingkat kultivasi asli tubuh ini sekarang hanya di ranah Golden Core tingkat 1, mungkin saja aku bisa langsung meningkat ke Nescent Soul bahkan mungkin lebih tinggi lagi karena ada begitu banyak energi spiritual."


Han Shu terus menyerap semua energi spiritual di goa itu dengan tenang, tubuhnya merasakan kenyamanan yang sudah lama tidak dirasakannya.


Beberapa menit kemudian, getaran dinding goa tiba-tiba ia rasakan. Namun, ia tetap melanjutkan menyerap energi dari batu spiritual karena masih belum membahayakannya.


Semakin lama getaran di dalam goa menjadi semakin besar. Banyak pecahan bebatuan dari dinding goa yang terjatuh ke bawah dan hampir menimpa dirinya.


Namun, Han Shu masih tidak mempedulikan hal itu. Ia dengan tenang menyerap semua energi spiritual yang ada. Untuk berjaga-jaga, ia melindungi tubuhnya dengan energi qi nya.


Beberapa saat kemudian, getaran yang cukup besar terjadi selama beberapa saat. Hal itu membuat pecahan dinding goa kembali terjatuh dan menimpa tubuh Han Shu yang berada di bawahnya.


Namun, karena energi qi pelindungnya Han Shu tidak mendapatkan luka sekecil apapun. Pecahan dinding goa yang jatuh menimpanya seketika hancur ketika menyentuh energi qi pelindungnya.


Sementara itu, kekuatan Han Shu semakin lama semakin meningkat. Kultivasinya terus meningkat hingga Golden Core tingkat 7.

__ADS_1


Boom!!!


Serangan berikutnya kembali menghantam goa dengan keras. Berbeda dengan sebelumnya, serangan kali ini menghasilkan suara menggema yang begitu besar di dalam goa.


Han Shu yang mendengarnya langsung menutup indra pendengarannya karena bisa menghancurkannya jika dibiarkan begitu saja.


Krak! Krak! Krak!


Disusul dengan dinding goa yang mengalami keretakan dari sisi ke sisi. Pondasi goa itu sudah tak sanggup lagi untuk menahan serangan dari luar.


"Sedikit lagi!"


Han Shu ingin segera keluar dari sana namun penyerapan energi spiritualnya masih belum cukup. Ia harus menyerapnya hingga kultivasinya menembus tingkat Nescent Soul.


Untuk itu, ia terus berusaha bertahan. Sedangkan, dinding dan langit-langit goa terus menimpanya tanpa henti.


Golden Core tingkat 7!


Golden Core tingkat 8!


Golden Core tingkat 9!


Boom!


Tak lama kemudian, ledakan yang sangat besar terdengar dari luar. Goa itu sudah tidak mampu lagi untuk berdiri.


Goa itu langsung runtuh hanya dalam beberapa saat setelah dihantam serangan terakhir. Han Shu yang masih di dalam tertimpa reruntuhan goa karena masih fokus pada penyerapannya.


"Hahaha, akhirnya kita mengancurkannya." Jenderal Iblis merasa puas.


"Berapa kali serangan kita menghantam goa ini? Aku tidak sampai tidak mengingatnya. Ini goa yang sangat aneh. Bagaimana bisa goa ini sangat kuat? Hingga mampu bertahan sangat lama dari serangan kami." Mereka bertanya-tanya karena penasaran.


Tetapi, rasa penasaran mereka segera sirna karena tujuan mereka hanyalah untuk membunuh Han Shu.


"Dimana manusia yang kita cari? Apa kalian melihatnya keluar?" Salah satu dari mereka bertanya.


Namun, semuanya menjawab tidak. "Tidak, aku tidak melihatnya."


"Kita kembali saja, manusia itu pasti sudah mati tertimbun oleh reruntuhan goa ini. Tidak usah dipikirkan lagi. Kita harus kembali untuk melaporkannya." Salah satu dari mereka meyakini kematian Han Shu dan mengajak yang lainnya kembali.

__ADS_1


Namun...


"Tidak mungkin manusia itu mati dengan begitu mudahnya. Kita sudah berusaha keras untuk membunuhnya, dengan kekuatan yang kita miliki tetapi tidak berhasil. Apa kalian pikir dia akan mati hanya karena tertimpa reruntuhan ini?"


__ADS_2