
Harap bijak dalam membaca! Adegan dalam cerita tidak untuk ditiru!
Sebuah permainan yang melibatkan ribuan pembunuh berhasil dijalankan oleh para Petinggi Pasar Gelap.
Niat mereka sebenarnya adalah pemberontakan terhadap Kekaisaran Han. Mereka ingin membawa Ras Iblis ke dalam wilayah Kekaisaran dan membuat perang yang besar dengan manusia.
Rencana mereka dimulai sejak 10 tahun yang lalu. Mereka berniat membuat portal dimensi di kota itu dengan pengorbanan jiwa. Portal itu akan dijadikan sebagai jalan Ras Iblis masuk ke wilayahnya.
Agar tidak terlalu mencolok, mereka tidak menjadikan warga biasa sebagai pengorbanan. Melainkan para pembunuh yang masuk ke dalam kota.
Mereka sengaja membuat peraturan kebebasan membunuh di malam hari agar misi dapat terlaksana. Selama 10 tahun ini mereka terus menunggu dan kini telah tiba saatnya menyelesaikan pengorbanan jiwa.
Sebenarnya mereka membuat permainan ini, semata-mata hanya untuk hiburan mereka sebelum menikmati kemenangan atas Kekaisaran.
"Dari mana tuan tahu rencana mereka?" tanya Yueyin penasaran
"Waktu itu aku berpura-pura pingsan oleh kabut putih dan tidak sengaja mendengar percakapan mereka," jawab Han Shu.
Han Shu berdiri dari tempat bersantainya dan mendekat ke arah jendela. Ia membuka tirai jendela untuk melihat situasi di luar. Saat ini mereka berada di lantai dua sebuah rumah.
"Sepertinya belum ada yang memulainya. Ya pasti begitu, mereka pasti sedang kebingungan menghadapi situasi ini."
"Wajar saja, mereka dipaksa untuk saling membunuh dan hanya menyisakan 10 orang. Apa ada yang berani memulainya? Dia pasti akan menjadi incaran."
"Tapi aku yakin, di balik ketenangan mereka sudah ada yang memulainya secara diam-diam," batin Han Shu. Ia kembali menutup tirainya agar keberadaan mereka tidak diketahui.
"Apa tuan tahu cara menghentikan rencana mereka?" Tiba-tiba Yueyin menanyakan hal yang tidak ingin di dengar oleh Han Shu.
"Tidak, aku tidak tahu. Saat ini hanya ada dua piliha. Pertama, kita mengikuti permainan mereka dan bertahan. Kedua, kita melawan mereka." Han Shu langsung menjawabnya dengan cepat.
"Bagaimana dengan keluar dari kota? Selama tidak ada yang mati, rencana mereka akan tertunda, bukan?"
"Aku telah mengecek semua jalan keluar namun, tidak ada yang bisa kita lalui. Mereka sudah memasang Formasi Pengekang yang tidak bisa aku hancurkan dengan kekuatanku saat ini."
Han Shu menjawab dengan jujur. Selama tujuh hari, ia berpura-pura pingsan bersama dengan yang lainnya.
__ADS_1
Ketika para prajurit kota tidak mengawasinya, ia mencari jalan keluar dari kota. Namun, semua kota telah dibuat Formasi Pengekang.
"Mereka merencanakannya dengan sempurna. Entah berapa orang yang membuat Formasi ini."
Tetapi Han Shu tidak mencoba menghancurkannya karena bisa menarik perhatian. Ia juga sudah yakin bahwa dirinya belum mampu untuk menghancurkannya.
"Bagaimana jika tuan tau cara menghentikan mereka, apa tuan mau mengehentikannya?" Yueyin tiba-tiba menyakan hal yang tidak ingin Han Shu jawab.
"Tidak," jawabnya singkat.
Dalam hatinya, Yueyin tidak senang dengan jawaban Han Shu. Ia kemudian menanyakan alasannya.
"Mengapa tuan tidak mau melakukannya? Rencana mereka bisa menyebabkan puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang yang tidak bersalah mati. Apa tuan tidak merasa kasihan dengan mereka yang hanya manusia biasa?"
Yueyin bertanya dengan serius. Raut wajahnya berubah, ia menyorot mata Han Shu dengan tajam. Ini pertama kalinya Han Shu melihat ekspresi Yueyin yang seperti itu.
"Bagaimana dengan kejadian saat ini? Apa tuan merasa percaya diri akan hidup dengan situasi ini." Sebelum Han Shu menjawab, Yueyin bertanya lagi.
Han Shu merasa sedikit bingung untuk menjawabnya. Namun, ia berusaha menjawabnya.
"Apa tuan punya keluarga? Bagaimana jika keluarga tuan yang akan mengalami kejadian ini? Bagaimana perasaan tuan jika tidak bisa menyelamatkan mereka di saat-saat terakhir tuan berusaha?" Yueyin melontarkan banyak pertanyaan.
Han Shu benar-benar tersudut dengan pertanyaan Yueyin. Tiba-tiba, sorotan mata Han Shu berubah. Ia menatap kosong ke arah Yueyin.
"Aku tidak memiliki seorang yang harus kulindungi. Aku hanyalah individu yang melakukan sesuatu sesuai keinginanku." Yah, selama hidup hanya itu yang Han Shu lakukan. Tidak pernah ada yang mengajarinya kebaikan apapun.
"Tuan... Anda benar-benar naif!" Yueyin menaikan nada bicaranya di depan Han Shu. Ia marah dan membentak tuannya sendiri. Namun, Han Shu tidak bisa melawan perkataannya.
"Kau memiliki keluarga bukan? Bagaimana mereka sekarang? Jangan menutupi fakta kalau keluargamu terbunuh oleh Panatua dari Sekte Naga Langit." Han Shu mengatakan semua yang ia ketahui.
"Dia orang yang jenius pada masanya dan dia dikenal sebagai orang baik. Kau ingin balas dendam kepada orang, yang orang lain anggap baik?"
"Kau tidak perlu menghentikan rencana mereka. Kau bisa balas dendam dengan mengikuti rencana ini juga."
"Tuan..." Yueyin menatap kosong le Han Shu.
__ADS_1
"Aku memang akan balas dendam. Tapi, aku tidak akan melibatkan orang banyak untuk dendamku. Kalau orang itu meminta maaf dengan tulus padaku, aku akan memaafkannya dan mencoba melupakan semua kenangan itu."
"Kalau tuan tidak mau menghentikan rencana mereka. Biarkan aku yang melakukannya."
Yueyin pergi dengan perasaan marah. Padahal ia sudah lama membuang semua perasaannya. Namun saat ini ia benar-benar marah.
"Tunggu!"
Han Shu ingin menghentikannya, tetapi suaranya tak sampai padanya.
"Memangnya apa salahku hingga dia marah?" Han Shu benar-benar tidak yakin apakah jawaban yang ia utarakan benar. Namun, ia sadar kalau jawaban itu salah karena Yueyin marah padanya.
"Aku benar-benar tidak mengerti. Apa bagusnya menjadi orang baik? Dulu aku pernah berpikir untuk berubah, tapi semua itu menghilang setelah aku mengamati orang baik selama bertahun-tahun."
"Mereka tidak sepenuhnya baik, ketika di depan ia berlaku baik tetapi dibelakang ia berbicara buruk tentang semuanya. Ada juga orang baik yang mati di tangan orang yang berpura-pura baik."
"Mengapa mereka menyuruhku berubah? Mereka hanya menyuruhku, memintaku berubah. Tapi apa? Mereka tidak pernah mengajariku sama sekali."
"Apa ada hal yang akan berubah jika aku melakukannya? Aku tidak mengerti. Apa aku benar-benar harus berubah?"
"Sial! Sial! Ini menggangguku!"
.........
Sementara, Yueyin sudah berada di luar rumah dan langsung pergi ke tengah jalan untuk berbicara dengan para pembunuh.
"Semuanya dengarkan aku!" Yueyin berteriak keras. Ia melambaikan kedua tangannya untuk memberi kode.
Semua yang melihat dan mendengar, menyaksikannya dan penasaran dengan apa yang akan dikatakan Yueyin.
"Apa yang ingin kau katakan? Cepatlah, atau aku akan membunuhmu sekarang juga!" Salah seorang mengarahkan aura membunuh.
"Aku tahu apa yang Pasar Gelap rencanakan tentang permainan ini!"
"Katakan apa yang kau ketahui!"
__ADS_1
"Mereka ingin kita semua mati!" Suara Yueyin terdengar begitu keras ke telinga mereka.