
"Aku hanya menyerangmu, jaga saja kepalamu itu. Sekuat apapun dirimu, Kalau kepalamu hancur kau akan mati juga!" Han Shu menyeringai.
"Kau bisa menyebutnya sebagai Pukulan Penghancur!" Han Shu menunjukkan kepalan tangannya.
Cara kerjanya sederhana, Han Shu mengalirkan energi miliknya pada bagian tubuh Iblis yang terkena pukulannya. Kemudian energi itu akan mengacaukan energi bagian tubuh lawannya hingga membuatnya kacau dan akhirnya meledak. Namun, lawan yang memiliki energi yang kuat tidak akan terpengaruh oleh itu.
"Kurasa... Aku tidak perlu menggunakan Pedang Suci untuk melawannya. Tapi, jika dia serius melawanku, aku bisa saja terbunuh olehnya. Aku harus berhati-hati," batin Han Shu.
Han Shu berinsiatif melesat ke arah Iblis itu kemudian memberikan beberapa serangan padanya.
Han Shu terus melesatkan pukulannya walaupun tidak ada satupun yang mengenainya. Han Shu terlihat sangat bersenang-senang jika dilihat dari ekspresi wajahnya.
"Manusia, percuma saja kau menyerangku. Seranganmu tidak akan mengenaiku. Walaupun kau memiliki sedikit keterampilan, jarak kekuatan kita sangatlah jauh!" Iblis itu berusaha memprovokasi Han Shu.
"Lindungi saja kepalamu itu!" Han Shu menyeringai.
Seringai Han Shu membuat Iblis itu tercengang. Ia semakin waspada dan terus melindungi dirinya dari pukulan Han Shu.
"Sepertinya gertakanku berhasil. Sekarang aku memiliki persentase kemenangan lebih dari 50%. Aku harus terus mendominasi pertarungan ini."
Han Shu terus melesatkan pukulan dan setelah beberapa saat berlalu, akhirnya ia berhasil mengenai sedikit bagian bahu Iblis. Bahu Iblis itu seketika meledak dan lengan Han Shu juga ikut meledak.
__ADS_1
"Arrgghh!"
Iblis itu sekali lagi mengerang kesakitan Sedangkan Han Shu hanya terdiam tanpa suara sudah terbiasa dengan rasa sakit seperti ini.
Bahu Iblis itu langsung pulih beberapa saat setelah meledak. Semntara Han Shu memulihkan dirinya dengan memakan pilnya.
"Sampai kapan pertarungan ini berakhir."
Sementara itu, Kaisar Han hanya terdiam melihat pertarungan mereka. Ia tidak bisa mempercayai hal yang sedang ia saksikan dengan mata kepalanya sendiri.
"Bagaimana bisa Han Shu sekuat itu?"
"Padahal dulu dia anak yang lemah, tapi sekarang dia sedang bertarung dengan Iblis yang sangat kuat."
Han Shu kembali melesat ke arah Iblis itu dan memberikan momentum yang lebih kuat lagi. Karena terlalu waspada, Iblis itu terkena beberapa pukulan dari Han Shu.
Setengah dari bagian tubuh Iblis itu berhasil terkena pukulannya dan seketika meledak secara bersamaan.
"Walaupun bagian jantung aku ledakkan, dia masih tidak mati juga. Sepertinya aku memang harus meledakkan kepalanya," batin Han Shu.
Namun, regenerasi Iblis itu tiba-tiba menjadi lebih cepat. Ia dengan cepat melawan balik serangan Han Shu.
__ADS_1
"Manusia, aku tidak tahu dari mana kau belajar teknik seperti itu. Tapi aku tidak akan kalah darimu! Kita lihat siapa yang bertahan sampai akhir!"
Sekarang keadaan berbalik. Ha Shu yang sebelumnya terus mendominasi pertarungan, sekarang menjadi waspada terhadap serangan Iblis yang sedang kesal itu.
"Merepotkan sekali!"
Boom!
Kedua pukulan saling bertemu. Han Shu terpental puluhan meter menyusuri tanah hingga membuat tubuhnya terluka. Lengan Iblis dan dirinya meledak secara bersamaan. Han Shu berhenti terpental dan terbaring di tanah dengan cekungan tanah yang dibuat oleh tubuhnya.
"Tangan kananku mati rasa. Tulang-tulangku sepertinya banyak yang patah."
"Apa aku harus menggunakan Pedang Suci itu? Tidak, aku harus menggunakannya nanti. Pedangnya sudah hampir mencapai batadnya, aku harus menggunakannya secara efisien."
Han Shu berqnjak bangun dan memulihkan lukanya dengan pil. Ia kemudian bersiap melesat ke arah Iblis itu.
"Hey, ayah bodoh! Kalau kau hanya diam saja di situ, lebih baik kau pergi sekarang! Kau hanya mengganggu pandanganku" teriak Han Shu keras. Ia kemudian melesat ke arah Iblis itu.
Kaisar Han langsung tersadar mendengar teriakan Han Shu. Ia kemudian mulai bertarung membantu Han Shu.
"Aku akan membantumu."
__ADS_1
#Maaf sedikit, lagi banyak tugas.