Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 114


__ADS_3

"Ayahmu? Oh, aku baru ingat kau adalah putra dari Raja Iblis yang telah aku bunuh waktu itu. Mengapa aku bisa lupa dengamu?"


"Kau mengatakan akan membunuhku, tapi apa kau memiliki kekuatan untuk melakukannya? Bahkan ayahmu saja tidak bisa melakukan apa-apa saat melawanku." Raja Iblis tidak menganggapnya sebagai ancaman. Ia bahkan sangat meremehkan kekuatan Jenderal Iblis.


Hingga akhirnya Jenderal Iblis berhasil dibuat marah olehnya. Karena amarah itu, Jenderal Iblis langsung melesat dan melepaskan semua kekuatannya lagi untuk menyerang Raja Iblis.


"Beraninya kau!"


Namun, usahanya tidak membuahkan hasil yang diinginkannya. Semua serangannya tidak mampu untuk menggores tubuh Raja Iblis seinci pun.


"Kau sangat mengganggu!"


Karena merasa kesal ada pengganggu, Raja Iblis memutuskan untuk menyerang balik. Dan dengan mudahnya ia mendapatkan leher Jenderal Iblis.


Guh!


Raja Iblis mencengkram leher Jenderal Iblis dengan kuat hingga membuatnya kesulitan bernafas.


"Lepaskan aku, bajingan!" Jenderal Iblis meronta-ronta, berusaha melepaskan diri dari cengkramannya.


"Kuakui keberanianmu untuk melawanku. Tapi, sayang sekali kau tidak memiliki kekuatan untuk melawanku. Kau sangat tidak beruntung."


"Lepaskan aku!!" Jenderal Iblis terus berusaha melepaskan diri.


"Karena sepertinya kau akan mengganggu pertarunganku dengan Xin Feng, aku terpaksa harus membunuhmu seka—"


"Hey, kau melupakanku?"


Sebelum perkataannya selesai, dengan tiba-tiba Han Shu muncul di samping Raja Iblis dan langsung memotong tangan Raja Iblis dengan Pedang Suci. Kemudian ia membawa Jenderal Iblis menjauh dari sana.


"Apa-apaan kau ini! Kau tidak mungkin bisa melawannya secara langsung dengan kekuatan lemahmu! Apa kau sudah gila? Jangan bertindak gegabah seperti itu!" Han Shu sedikit memarahinya.

__ADS_1


"Maafkan aku tuan, aku tidak bisa menahan diriku dari kebencian ini. Aku sudah lama ingin membunuhnya tapi aku selalu tidak memiliki kesempatan untuk melakukannya."


"Kau harus menyiapkan rencana yang matang sebelum dendam. Kalau seperti ini kau hanya akan memberikan nyawamu."


"Ngomong-ngomong, apa tuan bisa membunuhnya?" Tiba-tiba Jenderal Iblis menanyakan itu.


"Aku masih tidak sepenuhnya yakin karena masih belum mengetahui semua kekuatannya. Walaupun begitu, aku sangat percaya diri untuk melawannya. Aku akan menggunakan seluruh kekuatanku untuk membunuhnya."


"Begitu ya... Terima kasih..." Suara Jenderal Iblis kali ini sangat kecil hingga tidak bisa terdengar oleh Han Shu.


Setelah jarak mereka cukup jauh, Han Shu langsung melepaskan Jenderal Iblis. Sementara itu, hanya dalam beberapa detik Raja Iblis telah berhasil menyusul mereka.


"Xin Feng, mengapa kau melindunginya? Dia hanya akan mengganggu pertarungan yang akan kita lakukan," tanya Raja Iblis.


"Oh, dia benar. Aku tidak bisa mendapatkan informasi tentang Dunia Immortal darinya. Aku sudah tidak membutuhkannya lagi. Tapi..." batin Han Shu memikirkannya sejenak.


"Aku hanya memberinya kesempatan untuk membalas dendam kematian ayahnya." Han Shu menjawab pertanyaan Raja Iblis.


"Lagi pula kematiannya sudah sangat dekat. Kupikir aku hanya memberi sediki waktu yang lebih lama lagi untuk dirinya hidup," batinnya.


"Xin Feng, aku sangat kecewa padamu. Sekarang kau tidak terlihat seperti Xin Feng yang aku kenal. Sebenarnya apa yang membuatmu berubah seperti ini?" Raja Iblis menunjukkan ekspresi wajah kekecewaannya.


"Aku masih sama seperti dulu. Tidak ada yang berubah dariku. Lagi pula kau juga tidak mengenalku dengan baik. Kita hanya bertemu tak lebih dari 3 kali." Han Shu membalasnya.


"Oh, begitu. Sepertinya aku tidak perlu berbasa basi lagi, ayo kita mulai pertarungan kita. Dan untukmu, jangan sampai kau ikut campur dengan pertarunganku, kalau tidak aku akan membunuhmu terlebih dahulu! Ingat itu!" Raja Iblis menatap Jenderal Iblis dan memberikan penekanan aura membunuh yang kuat padanya sebagai ancaman.


Karena hal itu, Jenderal Iblis tidak bisa mengatakan apapun karena tekanannya terlalu kuat. Han Shu yang berada di dekatnya langsung menghilangkan tekanan aura membunuh Raja Iblis dengan aura membunuhnya.


"Hentikan! Apa yang kau lakukan padanya! Kau pikir aku akan membiarkannya! Dia tidak akan mengganggu, aku bisa menjaminnya."


"Aku hanya memberinya peringatan. Karena tempat ini terlihat sangat buruk, mari kita pindah ke tempat yang lebih baik."

__ADS_1


Raja Iblis kemudian menjentikkan jarinya hingga bersuara keras. Dengan tiba-tiba mereka semua dipindahkan ke tempat lain.


Setelah sampai, mereka langsung terjatuh dari ketinggian dan ketika melihat ke bawah terdapat cairan magma yang menyala-nyala.


Dengan reflek mereka terbang ke atas untuk menghindarinya. Keringat langsung membasahi tubuh Han Shu dan Jenderal Iblis hanya dalam hitungan detik karena saking panasnya. Mereka dipindahkan di dalam sebuah gunung berapi yang terlihat sangat besar.


Ketika mereka berusaha keluar dari sana, terlihat Raja Iblis berada di atas mereka, menunggu Han Shu menyadari posisinya.


"Apa ini yang kau maksud dengan tempat yang lebih baik? Seleramu sangat buruk," tanya Han Shu setelah menyadari posisi Raja Iblis.


"Ya begitulah. Ini tempat yang cocok untuk bertarung. Di sini cukup hangat." Raja Iblis membalasnya.


Untuk menghilangkan energi panas dari magma di bawahnya, Han Shu sebelumnya telah menggunakan aura pelindung pada tubuhnya. Begitu juga dengan Jenderal Iblis yang melakukan hal yang sama. Walaupun tubuh Jenderal Iblis sangat kuat, ia masih tidak bisa bertahan dari panasnya uap dari cairan magma.


"Tuan, apa kau tidak kepananasan? Kita harus keluar dari sini kalau tidak tubuh kita akan terpanggang," tanya Jenderal Iblis.


"Tubuh ini tidak mungkin bisa bertahan lama di sini jika dibiarkan begitu saja. Tubuh ini masih terlalu lemah untukku. Sepertinya aku harus menguatkan tubuhku setelah perang ini selesai," batin Han Shu berfikir sejenak.


"Aku baik-baik saja. Bagaimana denganmu? Sepertinya kau juga terlihat baik-baik saja. Tapi, aku harus mengeluarkanmu dari tempat ini. Kau hanya akan mengganggu konsentrasiku."


Tanpa persetujuan dari Jenderal Iblis, Han Shu menarik tubuhnya dan melemparnya ke dalam Ruang Dimensinya untuk dipindahkan.


"Tidak! Mengapa kau!" Suara teriakan Jenderal Iblis karena penolakannya terdengar semakin menghilang di dalam Ruang Dimensi.


Setelah semuanya selesai, Han Shu mulai memperhatikan Raja Iblis.


"Aku pikir tempat ini tidak terlalu bagus tapi, karena kau yang memilihnya, kupikir aku akan sedikit menikmatinya."


Setelah mengatakan hal itu Han Shu langsung menghilang dari pandangan Raja Iblis dan muncul kembali tepat di depan Raja Iblis.


Dengan cepat Han Shu memberi sedikit serangan untuk melihat kekuatan tubuh Raja Iblis. Serangannya berhasil mengenai dada Raja Iblis karena sengaja tidak ia hindari.

__ADS_1


"Apa yang sedang kau lakukan? Mengapa aku tidak merasakan apa-apa dari seranganmu? Apa kau bersungguh-sungguh melawanku dengan kekuatan selemah ini?" Namun, serangan Han Shu tidak cukup kuat untuk melukai tubuh Raja Iblis sedikitpun.


"Tubuhnya sangat keras. Tanganku terasa sakit saat memukulnya," batin Han Shu.


__ADS_2