Kaisar Iblis

Kaisar Iblis
Chapter 31 Pasar Gelap


__ADS_3

"Jadi, untuk apa kau datang kemari, Lin Yun? Apa kau mengkhawatirkanku lagi? Sementara keluargamu mengharapkanku mati oleh mereka." Han Shu bertanya kepada Lin Yun setelah bergabung dengan mereka berdua.


"Tidak, aku tidak mengkhawatirkanmu, mana mungkin aku mengkhawatirkanmu. Mengapa kau tidak mati oleh mereka? Padahal mereka semua orang yang sangat kuat. Bagaimana caramu bisa kabur dari mereka?"


Dalam hati Lin Yun, dia merasa lega karena Han Shu tidak terbunuh oleh Keluarga Besar dan Pangeran Kedua.


"Kabur? Mereka saja yang begitu bodoh tidak bisa membunuhku. Lagian mereka tidak mungkin bisa membunuhku, aku yang nanti akan menemui mereka dan membunuhnya. Apa kau juga tertarik untuk membunuh mereka? Aku dapat membantumu menjadi kuat." Han Shu manawarkan.


"Ya ya terserah kau saja. Aku tidak tertarik untuk membunuh mereka. Aku kesini hanya untuk memberikan permintaan kecilmu ini." Lin Yun memberikan kantong kecil berwarna emas cerah yang didapat dari pelelangan.


"Ahh, ini... Terima kasih, aku melupakannya karena sedang ada urusan yang tidak berarti tadi." Han Shu menerimanya.


"Baiklah, sekarang aku akan pulang dulu. Ini sudah malam, keluargaku pasti mengkhawatirkan keadaanku karena tiba-tiba datang kemari hingga malam." Lin Yun berpamitan pergi.


Tetapi Han Shu menghentikan kepergiannya. Dia ingin menanyakan sesuatu padanya.


"Tunggu, aku ingin kau mencaritahu tentang Lencana Hitam ini. Mungkin juga kau sudah mengetahui tentang ini. Apa kau bisa memberitahuku tentang lencana ini?" Han Shu menunjukkan Lencana Hitam yang diambil dari pembunuh bayaran.


"Tunggu sebentar, aku akan mengeceknya terlebih dahulu. Cepat berikan padaku! Agar aku dapat melihatnya dengan lebih jelas!" Lin Yun meminta Lencana Hitamnya.


Han Shu memberikan Lencana Hitam itu pada Lin Yun. Lin Yun kemudian memeriksa lencana hitam itu dengan teliti dan setelah beberapa saat memeriksa, Lin Yun langsung terkejut.


"Ini... Dari mana kamu mendapatkan Lencana ini? Sebaiknya kau membuangnya saja, kalau tidak kau akan mendapatkan masalah besar." Lin Yun memperingati Han Shu.


Namun Han Shu malah semakin tertarik dan ingin tahu masalah besar apa yang akan didapatkannya kali ini.


"Masalah besar? Sepertinya itu akan sedikit menyenangkan. Cepat beritahu, masalah apa yang akan aku dapatkan. Aku ingin cepat menyelesaikannya, hehehe." Han Shu tertawa kecil.


"Hadeh, aku lupa kalau kau tidak takut pada apapun. Kau bahkan sampai memprovokasi Pangeran dan semua Keluarga Besar tanpa rasa takut sedikitpun."


"Aku akan memberitahumu, kalau Lencana Hitam itu adalah lencana milik Pasar Gelap. Saat ini wajahmu pasti sudah menjadi pajangan dengan harga yang lumayan tinggi. Kau sudah menjadi buronan pembunuh bayaran di Pasar Gelap." Lin Yun menjelaskan.

__ADS_1


"Tapi karena wajahmu berubah drastis, pembunuh bayaran itu tidak akan bisa mengenalmu. Jadi kali ini kau sangat beruntung."


Pasar Gelap adalah sebuah tempat penjualan barang-barang untuk keperluan kultivasi seperti senjata, pil, herbal, formula pil dan sebagainya. Namun, Pasar Gelap lebih terkenal karena pembunuh bayarannya yang jumlahnya begitu banyak.


"Sepertinya akan ada hal yang menyenangkan dalam waktu dekat. Aku tidak sabar menantikannya," batin Han Shu menyeringai.


"Apa kau tahu di mana Pasar Gelap itu berada?" Han Shu tiba-tiba menanyakn sesuatu yang mengejutkan bagi Lin Yun.


"Untuk apa kau menanyakannya?"


"Aku hanya ingin berkunjung saja ke sana. Mungkin aku bisa mendapatkan barang-barang bagus disana. Apa kau ingin menitip sesuatu padaku?" Han Shu menjawab dengan tersenyum.


"Sudah kuduga kau akan pergi ke sana. Kau benar-benar terus mencari kematian dimanapun ada masalah."


"Pasar Gelap bukan berada di kota ini, tapi di kota sebelah. Jaraknya sekitar seribu mil ke barat dari Kota Angin." Lin Yun memberitahunya.


"Kota sebelah? Dan jaraknya juga lumayan jauh. Sepertinya dia benar-benar ingin membunuhku dengan mendatangkan pembunuh bayaran dari kota yang jauh."


"Besok aku akan langsung ke sana, tapi aku membutuhkan seseorang untuk memandu. Apa aku akan mengajak Lin Yun saja? Tidak, dia sangat bodoh. Aku tidak akan mengajaknya. Bagaimana dengan orang ini? Apa dia mau menemaniku? Hehehe, dia pasti mau ikut denganku." Han Shu menyeringai.


"Aku lupa memperkenalkan diri sebelumnya. Kau bisa memanggilku Luo Nan. Aku adalah seorang kultivator pengembara."


"Pengembara? Aku akan menanyakannya nanti saja," Han Shu tertarik tapi saat ini dia akan fokus pada Pasar Gelap terlebih dahulu.


"Baiklah Luo Nan, apa kau mau pergi bersamaku ke Pasar Gelap besok?" Han Shu mengajak Luo Nan.


"Maaf, aku tidak bisa. Aku akan sangat sibuk untuk berkultivasi dengan pil pemurnian yang kudapat hari ini." Luo Nan menolak ajakan Han shu.


"Kultivasimu tidak akan bisa naik dengan pil itu. Pil itu tidak cocok untukmu, mungkin kau bisa melukai meridianmu dengan menggunakan pil itu."


"Bahkan bisa menghancurkannya juga." Han Shu ingin memberitahu hal ini tetapi dia mengurungkan niatnya.

__ADS_1


"Apa! Tidak mungkin! Bagaimana kau tahu kalau itu dapat melukai meridianku? Aku telah membelinya dengan harga yang cukup mahal tapi tidak berguna untukku. Semuanya sia-sia!" Luo Nan membanting pil yang didapat ke lantai.


"Jika kau mau ikut denganku besok ke Pasar Gelap, aku akan membantumu meningkatkan kultivasimu."


"Apa kau benar-benar bisa meningkatkan kultivasiku? Bagaimana caranya?" Luo Nan terkejut dengan pernyataan Han Shu.


"Jika kau menyetujuinya, aku akan membantumu."


"Baiklah, aku berjanji akan ikut denganmu."


Setelah Luo Nan menyetujuinya, Han Shu dengan cepat memukul perut Luo Nan hingga terpental dan mengeluarkan darah berwarna hitam dari mulutnya.


"Ughh, apa yang kau lakukan? Mengapa kau menyerangku!?" Luo Nan langsung bangkit tapi dia masih belum menyadari kalau darahnya berwarna hitam.


"Lihatlah darahmu sendiri! Apa kau masih belum menyadarinya? Kalau begitu aku akan menyerangmu lagi." Han Shu bersiap untuk menyerang Luo Nan kembali.


Setelah Han Shu memberitahunya, Luo Nan akhirnya tersadar kalau darah yang keluar dari mulutnya berwarna hitam.


"Ini! Mengapa darahku berwarna hitam!?" Luo Nan terkejut.


"Kultivasimu begitu buruk, kau memiliki banyak kerusakan dalam tubuhmu. Jika kau terus memaksakan kultivasimu, kau akan menjadi cacat tanpa bisa kultivasi lagi."


"Apa! Apa yang harus aku lakukan untuk memperbaikinya?" Luo Nan sangat terkejut.l sekaligus merasa putus asa.


"Tenang saja, karena kau mau ikut denganku, aku akan membantumu memperbaikinya. Cepat buka bajumu!"


"Apa kau akan terus disini melihatnya membuka baju, Lin Yun?" tanya Han Shu kepada Lin Yun.


"Ah, maaf. Kalau begitu aku akan pulang saja. Ini sudah larut malam, keluargaku pasti sedang menunggu dan mencemaskanku karena pulang terlalu malam." Lin Yun berpamitan.


"Aku punya sesuatu untuk dikatakan padamu. Jangan memberitahu siapapun tentangku yang masih hidup, bahkan keluargamu tidak boleh kau beritahu. Kalau tidak kau akan berurusan denganku. Ingat itu! Han Shu mengeluarkan aura membunuh yang kuat hingga membuat tubuh Lin Yun menggigil karena ketakutan.

__ADS_1


"Baik, aku tidak akan memberitahu siapapun tentangmu lagi."


Setelah mengatakan hal itu, Lin Yun bergegas pergi dari ruang kamar penginapan Han Shu dan beranjak pulang ke kediamannya.


__ADS_2