Kematian Permaisuri Jahat

Kematian Permaisuri Jahat
11. Wajahku part 2


__ADS_3

Tabib Ji Hua mengambil cermin di saku tas obat nya. Ia tahu suatu saat nanti He Hua pasti akan tahu, namun tidak secepat ini.


Saat He Hua melihat pantulan wajahnya ia malah tertawa terbahak-bahak.


Ha..ha..ha..


"Jadi inilah wajahku yang sekarang."


Ha..ha..ha


tawa itu seakan-akan mengejek dirinya sendiri.


Namun tawa itu berhenti. Ia meraba wajahnya, dulu kecantikannya tak bisa membuat taiyang mencintainya. Apalagi sekarang ia telah berubah menjadi monster mengerikan.


Hik..hiks..hiks...


Air matanya mengalir deras, tangisannya begitu pilu terdengar. Inilah kenyataan yang ditutupi semua orang.....ia terus menerus menangis sambil meraba wajahnya.


Chen Long tak kuasa melihat pemandangan itu. Ia segera keluar dari kamar He Hua, dadanya serasa sesak tak kuasa melihat permaisuri yang dulunya begitu dihormati dan ditakuti, kini begitu rapuh dengan kekurangan yang dimilikinya.


Memang benar Chen long tidak memiliki keterikatan hubungan apapun dengan He Hua. Namun karena dari awal melihat tuannya dengan sepenuh hati memperjuangkan nyawa He Hua sehingga ia pun ikut merasakan perasaan tulus itu dan menganggap bahwa kini mereka berempat adalah keluarga.

__ADS_1


"Oh Tuhan begitu besarkah dosaku hingga aku harus menerima kenyataan pahit ini." isak He Hua dengan berderai air mata.



Hiks...hiks..hiks..


terdengar begitu pilu tangisan He Hua.


Terbayang-bayang olehnya gambaran wajah orang-orang yang ia bunuh, yang ia racuni belum lagi orang-orang yang ia siksa sampai mati. 'Ini adalah karma untuknya.' bathinnya.


Tabib Ji Hua meraih pundak He Hua dan mendudukkannya di tepi ranjang. Sambil tangannya mengusap-usap kepala He Hua ia berkata "Sudah cukup He Hua, kamu sudah cukup mengasihani dirimu. Aku berjanji padamu, pak tua ini akan berusaha mengembalikan wajah cantikmu, bersabarlah."


He Hua masih terisak pelan hingga beberapa waktu kemudian kesadaran He Hua memudar akibat obat yang sebelumnya ia minum. Ji hua memang sering menambahkan racikan obatnya dengan bahan lainnya yang bersifat 'penenang' agar He Hua tidak mengalami depresi akibat kejadian pahit yang di alaminya.


.....


"Sudah Chen. Dia tidur."


"Tuan apakah wajah Nona bisa benar-benar kembali seperti sedia kala?" tanyanya dengan raut wajah tak percaya.


"Chen akan kujelaskan padamu tentang suatu hal." mata sendunya menatap langit sore.

__ADS_1


"Racun yang telah lama berada di tubuh He Hua sebelumnya adalah racun 'Risin'. Dia telah lama terpapar racun itu hingga tubuhnya mengalami kelumpuhan. Aku terpaksa memberinya 'racun dingin dan racun hitam'."


"Tidak ada seorangpun yang tahu aku menotok saraf pembuluh darahnya agar apapun obat yang masuk setelahnya kedalam tubuh He Hua efek kerjanya akan melambat. Kemudian selanjutnya memasukkan racun dingin ke tubuhnya, agar membekukan sel darah dan organ dalam lainnya. Saat Racun hitam memasuki kerongkongan, seseorang biasanya akan merasakan rasa terbakar dengan kondisi organ dalam meledak dan hancur. Namun untuk kasus He Hua racun hitam hanya melukai kerongkongan dan organ pencernaannya saja."


Sungguh gila tindakan yang diambil Ji Hua, untung saja perhitungannya tepat namun jika meleset maka 'penjarahan mayat permaisuri' bisa dikatakan hal yang sia-sia.


"Tapi tuan mengapa wajahnya mengalami ......mm itu...." tanya Chen long dengan mimik wajah terheran-heran.


"Racun Risin."


"Racun itu telah di ekstraksi dengan bahan lainnya. Terpapar lama dengan racun itu membuatnya membentuk sel baru yang memakan sel lama akibatnya jaringan kulit dan jaringan lunak lainnya rusak."


"Seharusnya dengan racun itu saja sudah bisa membunuh orang dalam jangka 2 tahun. Dan He Hua hanya mengalami kelumpuhan. Bukankah itu termasuk campur tangan Tuhan."


'Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan atas izin-NYA'


"Tuhan benar-benar mengabulkan doaku. Ia bisa hidup kembali dan aku sangat bersyukur."


Ucapan Ji Hua begitu tulus seperti seorang ayah pada anaknya. Janjinya pada Ibu He hua memang benar-benar ditepatinya 'Lindungi He Hua' itulah janji yang ditanggung seumur hidupnya bahkan rela mempertaruhkan segalanya.


..................

__ADS_1


Wah readers penasaran gak wajahnya He Hua bisa kembali normal, berubah atau jadi tambah nyeremin. Please Vote dan like sebanyak-banyaknya ya....makasih🙏🙏


__ADS_2