Kematian Permaisuri Jahat

Kematian Permaisuri Jahat
36. Sesuatu yang lain


__ADS_3

Mata He hua lalu melebar dan melanjutkan kata-katanya "Buronan yang ia berikan cap bahwa kasusnya ditutup yang berasal dari Kerajaan Ming adalah seorang wanita tak bernama mereka menyebutnya 'Penyihir dari Barat'. Menurut perkiraanku Ibu adalah Penyihir itu."


"Penyihir dari Barat? Ibu mu adalah penyihir itu? Tidak...tidak kamu keliru. Saat Ayah masih seorang tabib junior, namanya begitu terkenal di kalangan para tabib. Bahkan seorang tabib senior tidak bisa mengalahkan keahliannya begitu berita yang tersebar kala itu. Bisa mengobati berbagai macam penyakit bahkan dengan metode dan cara-cara aneh yang tak pernah ada seorang tabib di dunia ini yang melakukan teknik penyembuhan seperti yang ia lakukan. Rumor yang berkembang ia hanya menangani kalangan tertentu saja. Tidak semua orang bisa bertemu dengannya, hanya beberapa orang yang beruntung yang pernah melihat wajahnya saat tak sengaja topengnya terlepas. Berwajah cantik bak mutiara yang berkilau begitu yang Ayah dengar. Namun di masa pemerintahan Raja Ming, ia ditangkap karena dianggap telah bekerjasama dengan 'Sekte Hitam'. Dan yang ayah ragukan adalah jika benar ibumu merupakan penyihir dari barat seperti dugaanmu...itu sepertinya mustahil untuk dipercaya karena jika ia memang penyihir itu seharusnya Ayah bertemu dengan wanita cantik."


'Penyihir dari Barat' Entahlah yang jelas He hua memiliki keyakinan yang kuat bahwa Ibunya adalah Penyihir itu.


Berbagai dokumen saat He hua menjadi Permaisuri memang bermacam-macam, tugasnya membantu suaminya kala itu membuatnya tahu mengenai situasi politik dan lain-lain di lingkungannya kala itu termasuk dokumen penutupan kasus kaburnya satu buronan dari Kerajaan Ming. Satu dokumen setebal 10 cm memuat cerita singkat tahanan kerajaan Ming itu. Tim penyelidik berhasil menemukan semua tahanan yang kabur bersamaan hanya dalam kurun waktu dua bulan saja. Namun hanya dua orang yang berhasil kabur tanpa diketahui jejaknya 'Sang Penyihir' dan seorang gadis muda lainnya berwajah cacat. Penyihir dari Barat wanita muda berusia antara 17 sampai 20 tahun berambut pirang bermata coklat. Mereka kesulitan menemukan jejaknya. Dua bulan tak kunjung menemukan buruan mereka di dataran benua barat membuat Tim Penyelidik menetapkan status buronan, meminta bantuan semua kalangan termasuk dari kerajaan Qin dan menyebarkan beritanya bahwa siapapun yang menemukan wanita itu akan diberikan imbalan besar. Singkat cerita kasus ditutup karena sudah selama hampir lebih dari 20 tahun ia tidak ditemukan dan dianggap telah meninggal dunia.


'Aih sepertinya bukan hanya kehidupan pertamaku yang sulit, di kehidupan keduaku ini juga banyak rahasia dan kesulitan lainnya yang menantiku' batin He hua.


"Entahlah Ayah kurasa semua kunci ada di tangan Ibu sebaiknya kita segera menemukannya. Dan lagi Sesuatu yang lain itu tidak akan berhenti menggangguku sebelum pesan itu kuterima."


"Tenanglah He hua 'dia' tidak akan bisa masuk atau menemuimu jika dia belum mendapatkan ijin darimu."

__ADS_1


Sampai kapan He hua akan mendapat gangguan tengah malam seperti ini.


He hua mengakhiri perbincangan mereka saat itu dan berkata "Sebaiknya anda beristirahat Ayah. Aku akan masuk kembali ke kamarku."


Saat He hua berjalan tak sengaja ia bertabrakan dengan Chen long. Mengakibatkan dahi mereka tak sengaja terantuk.


Auww


Sebelum He hua mengomel, tiba - tiba memasang wajah terkejut dan berkata "Rupanya kamu ingin berlatih sendiri di tengah malam ya?" ucap Chen long karena melihat di tangan kananmya memegang sebilah pedang.


"Berisik" jawab He hua malas.


Chen long hanya melongo mendengar jawaban ketus He hua.

__ADS_1


Chen long melihat ke arah tabib Ji "Tuan"


"Chen sepertinya semuanya akan segera dimulai" ujar Tabib Ji lemah.


Tabib Ji menceritakan semuanya pada Chen long.


"Chen aku sangat percaya kepadamu, kuharap kamu tidak akan pernah menghianati kepercayaanku. Berjanjilah padaku apapun yang terjadi tolong jagalah He hua untukku. Dia putriku satu-satunya."


"Aku akan berusaha tuan. Tuan tidak perlu khawatir."


.............


Tetap dukung author ya 👉like👉comment 👉vote makasih banyak untuk semua readers 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2