
Lao Ming adalah Kaisar penguasa Kerajaan di Benua Barat, awalnya ia hanya memiliki 1 orang istri Elaina Wei Ming. Karena tak kunjung memiliki penerus Elaina meminta suaminya untuk menikahi adiknya yaitu Adaline Wei Ming. Setelah 2 bulan menikahi Adaline, Tuhan memberikan keturunan untuk Elaina. Ia melahirkan bayi perempuan yang bernama Shuwan. Dan membuat semua orang di Kekaisaran bersuka cita. Kaisar pun juga sangat bahagia meskipun yang lahir bukanlah anak laki-laki. Elaina dan Adaline saling menyayangi tak pernah mereka iri hati atau berebut kasih sayang Kaisar.
Namun 2 tahun tak kunjung memiliki keturunan, kegusaran melanda hati Adaline. Ia takut suaminya akan kecewa dengan dirinya. Tindakan terburu-buru Adaline membuatnya menyuruh beberapa pelayan kediamannya untuk mencari pengobatan alternatif. Tak ia sangka pelayan yang ia suruh ternyata adalah salah satu anggota sekte hitam yang dibuat oleh Hermosa.
Termakan ucapan pelayannya diam-diam Adaline meminta bantuan Hermosa untuk mengobati dirinya. Bencana pun datang Hermosa mengambil kesempatan itu, membunuh Adaline dan menggantikan posisinya. Beberapa bulan kemudian Hermosa yang berubah rupa menjadi Adaline hamil. Hermosa bahagia ia memiliki suami dan keluarga baru yang menyayangi dirinya. Sesuatu yang telah lama tidak ia rasakan.
8 bulan kemudian Adaline melahirkan seorang bayi perempuan yang rupawan. Sehat, sempurna dan cantik ia memberikan nama Audrey. Kebahagiaan yang berturut-turut membuat Adaline semakin lama semakin lupa dengan jati dirinya yang sebenarnya. Bahkan ia tak pernah menemui sekte hitam yang sudah dibentuknya sejak lama. Hingga suatu hari Adaline jatuh sakit tubuhnya lemas dan pucat, iblis datang dan memperingatkan dirinya sudah beberapa bulan Adaline tidak meminum darah jika ia bersikukuh tak mau meminum darah maka ia memang akan tetap hidup namun dalam kondisi tubuh mengering sama dengan kondisi korban-korbannya dulu.
Karena terpaksa Adaline pun meminum darah dengan enggan. Ia berniat lepas dari kehidupannya yang hitam maka ia mencari buku-buku kuno pengetahuan mengenai hal itu. Tak disangka ternyata keinginan Adaline untuk bisa berumah tangga dan memulai kehidupan baru diketahui iblis. Iblis begitu murka maka ia menipu Adaline dengan bisikan-bisikan jahatnya. Jika Elaina membenci dirinya, jika suaminya sebenarnya hanya kasihan pada dirinya dan bisikan-bisikan jahat lainnya. Sedikit demi sedikit bisikan itu tertanam ke hatinya maka suatu hari kebencian memuncak ia berniat menghabisi Permaisuri setiap hari ia akan meracuni makanan atau minuman Permaisuri. Tak lama berselang lama saat Audrey berusia 3 tahun, Permaisuri pun wafat.
Pasca setahun Adaline di angkat menjadi Permaisuri sementara anak Elaina yaitu Shuwan menjadi putri mahkota.
Gambaran selanjutnya adalah gadis cantik berusia 4 tahun berambut pirang bermata coklat sedang berputar-putar menggunakan pakaian barunya. Baju itu terlihat mahal dan ekslusif karena terbuat dari bahan sutera berkualitas terbaik. Terlihat ia begitu senang memakainya. Bak sebuah boneka, kulit putih, pipi yang kemerahan menambah kesan bahwa gadis cilik itu bukanlah dari kalangan keluarga sederhana. Tingkahnya yang lucu itu membuat pakaian bawahnya mengembang tertiup angin.
Ha...ha..ha..
Semua orang di tempat itu tersenyum melihat betapa lucunya gadis itu.
"Audrey kemarilah!" panggil seorang wanita paruh baya namun masih terlihat cantik.
"Ya nenek."
__ADS_1
"Kamu suka dengan pakaian yang nenek berikan itu?" tanyanya sambil mengusap pipi merah itu.
"Suka...aku suka sekali."
"Jika kamu mau, nenek bisa memberimu hadiah setiap harinya namun... kamu harus menuruti permintaan nenek."
Sambil memegang dagunya seolah ia berfikir
Mmmm
"Baiklah. Tapi nenek aku harus apa?"
"Nenek akan mempertemukanmu dengan seorang guru rahasia dan kamu akan belajar setiap hari dengannya. Namun berjanjilah tidak akan mengatakan apapun kepada Ayah dan Ibumu." ucapnya dengan berbisik.
"Sudahlah nanti biar jadi kejutan untuk orang tuamu."
Ini adalah awal bagaimana Audrey mendalami ilmu pengobatan. Tabib rahasia yang dikenalkan oleh Neneknya adalah Tetua adat yang mengetahui sepak terjang sekte hitam sejak dahulu. Ia mempersiapkan Audrey agar bisa melawan Ibu kandungnya yang juga adalah ketua sekte hitam jika diperlukan nantinya.
Semua bermula saat nenek Audrey curiga pada kematian menantunya namun karena ia tidak yakin siapa pelakunya maka ia tidak ingin meneruskan penyelidikannya. Tapi peristiwa yang tidak akan dilupakannya adalah saat melihat dengan mata kepalanya sendiri bagaimana Adaline menghisap habis darah pelayannya. Ibu suri pun semakin yakin saat meminta bantuan seorang tetua adat yang memberitahukannya bahwa Adaline adalah ketua Sekte Hitam.
Ibu Suri ingin melindungi keluarganya tapi ia tidak berani mengatakan kepada siapapun perihal ini karena anggota sekte hitam menyamar menjadi siapapun di Istana, meeeka ada dimana-mana. Namun ia harus melawan maka gerakan awal Ibu suri adalah meminta tetua adat itu untuk memeriksa Audrey terlebih dulu apakah ia sama dengan ibunya atau tidak. Dan betapa gembiranya Nenek Audrey saat tetua mengatakan jika Audrey adalah manusia normal.
__ADS_1
Maka ia mempersiapkan Audrey sebagai senjata andalan untuk melawan Ibu Kandungnya. Perlahan Ibu Suri memberitahukan hal ini pada Audrey. Awalnya Audrey tidak percaya namun karena keanehan yang terjadi membuatnya sadar siapa sebenarnya ibu kandungnya itu. Tapi perasaan cintanya pada Ibunya membuat ia seakan menutup mata.
Gambaran berikutnya adalah saat Ibu Suri yang tiba-tiba jatuh sakit. Di suatu malam Audrey mendatangi kamar Neneknya bermaksud untuk memberikan obat yang ia buat dan tak ia sangka, ia malah melihat Ibu sedang berdiri dengan senyum jahat di depan Neneknya saat Neneknya sekarat. "Ibu...ibu kenapa Ibu diam panggil tabib Ibu!"
"Biarkan...tinggalkan saja dia...sudah selayaknya ia mati, ia kan sudah tua." ucap Adaline tak peduli.
Audrey mengepalkan tangannya jika saja Neneknya tak menyuruhnya untuk berjanji menyembunyikan kemampuan pengobatannya maka ia bisa saat itu menolong neneknya. Audrey bersimpuh di depan Neneknya dan menangis tersedu-sedu 'Nenek seandainya nenek tak menyuruhku berjanji.' batin Audrey
Di akhir nafasnya, Neneknya menggenggam tangan Audrey dan tersenyum dengan deraian air mata. Audrey tahu ini adalah perbuatan Ibunya. Dengan kebencian yang memuncak setelah pemakaman Neneknya, Audrey meninggalkan istana diam-diam.
Ia pergi kerumah gurunya dan bersembunyi disana. Belajar dan menyusun rencana membinasakan seluruh sekte hitam. Dan kemudian adalah gambaran Audrey yang berada di penjara saat itu.
Hana menitikkan air mata. "Aku sungguh bangga pada Ibuku, beruntung aku memiliki Ibu sepertinya."
"Kamu tidak marah lagi pada Ibumu setelah mengetahui perjalanan hidupnya?"
"Tidak. Aku pun akan melakukan hal yang sama pada anakku kelak. Pernikahan ini dan semuanya yang telah ia lakukan adalah bukti betapa besar cinta Ibu untukku. Mungkin pada awalnya aku marah pada sikap Ibuku. Tapi aku sadar semua semata-mata karena Ibu mencintaiku." Hana mengusap air mata di pelupuk matanya.
'Ibu anda sudah berjuang dan bersusah payah melindungiku kini giliranku untuk melindungi kalian semua.'
..........................
__ADS_1
Pernah kah kalian kesal pada orang tua kalian readers? kalau aku akan menjawab jujur.... Iya. Padahal kita gak tahu perjuangan dan persoalan apa yang dihadapi orang tua. Tapi saat author menjadi seorang Ibu, author tahu bagaimana susahnya menjadi seorang Ibu 😭😭😭. Buat semua Ibu dan para orang tua semoga kita semua dapat mendidik anak-anak kita menjadi penerus keluarga yang membanggakan di dunia dan di akherat nanti 🙏🏻🙏🏻 salam perjuangan 💪💪