Kematian Permaisuri Jahat

Kematian Permaisuri Jahat
55. Memberikan Penjelasan


__ADS_3

"Ibu kini tinggal kita berdua. Katakan padaku tentang semuanya." Hana menarik napas kemudian kembali berkata "Berikan aku penjelasan mengapa Ibu menyuruh Pemuda itu untuk meracuni kak fangyin?


"Apa begitu besar rasa sayangmu pada Fangyin hingga pertanyaan itu yang keluar pertama kali dari kebersamaan kita saat ini?" ucap Audrey dengan wajah kecewa.


"Jika Ibu mencoba diriku dan bertanya seperti itu padaku...maaf itu tidak berhasil. Sekarang jawab pertanyaan Hana tadi Ibu."


"Ya..ya...kamu tidak mudah ditipu tapi kukira saat kau lengah...aku bisa mencobanya." ucap Audrey menggoda putrinya


"Ibu.."


"Baiklah. Ya memang Ibu menyuruh Ying untuk melakukan sewa jasa pemuda itu. Pemuda itu adalah orang yang tepat untuk melakukan pengamatan karena ia bekerja tepat di depan rumah kalian. Tapi kebodohan pemuda itu merusak rencana Ibu."


Awalnya Audrey menyewa pemuda itu untuk melakukan pengamatan dimana letak kamar Hana dan melakukan apa yang ia perintahkan selanjutnya. Namun karena Pemuda itu tidak tahu bahwa tabib Ji memiliki dua orang putri maka saat melihat Fangyin ia mengira Fangyin adalah putri tabib Ji yang dimaksud oleh Ying.

__ADS_1


Pemuda itu diminta untuk membakar serbuk datura melalui pipa panjang kemudian pergi dari sana diam - diam setelah asap pembakaran masuk sempurna ke dalam kamar.


Datura memang bisa menyebabkan halusinasi dan mengapa Fangyin bisa berhalusinasi sesuatu yang menakutkan padahal bisa saja kan ia berhalusinasi yang lainnya. Ya memang benar, sebenarnya halusinasi adalah pengalaman sensorik yang tampak nyata tetapi diciptakan oleh pikiran kita sendiri. Kondisi ini bisa menganggu seluruh indera dalam tubuh. Dalam kasus Fangyin memori yang lebih kuat tersimpan adalah ketakutannya yang berhubungan dengan rumah tua sehingga itulah yang menjadi gambaran yang sangat nyata saat ia berhalusinasi. Dulu saat di istana, ia mendengar para pelayan istana yang membicarakan bagaimana mengenaskannya kondisi korban pembunuhan yang ditemukan di rumah itu sehingga tanpa sadar ia merekam dan menggambarkan bentuk jasad korban tersebut. Ditambah dengan kenyataan bahwa ia malah harus tinggal di rumah itu, maka terciptalah gambaran menakutkan yang begitu nyata.


Kembali lagi pada Hana yang mendengar penjelasan Ibunya mengapa Ibunya seolah tega berniat meracuni Hana. Itu semua karena Ibunya tidak ingin Hana menunaikan tugasnya setelah menerima 'pesan' itu. Audrey hanya menginginkan Hana mendapatkan kehidupan keduanya yang nyaman beserta keluarga kecil yang akan ia miliki nantinya. Dengan menyerap Asap pembakaran datura Ibunya hanya berharap Hana melupakan sedikit demi sedikit memorinya mengenai pesan itu. Karena Audrey tahu bahwa tubuh Hana yang sekarang adalah tubuh yang spesial otomatis serbuk datura tidak akan menimbulkan efek buruk yang berlebihan seperti yang terjadi pada Fangyin.


Setelah mendengar semua cerita Ibunya. Hana tak bisa marah, bagaimanapun Ibunya khawatir akan masa depan dirinya...semua Ibu yang baik akan melakukan hal yang sama bukan?


"Ah sebenarnya aku ingin marah pada anda Ibu untuk banyak hal tapi.....aku tahu sebelum ini Ibu pasti sudah melalui banyak hal dan baru sekarang menemuiku." ucap Hana dengan wajah tidak berdayanya.


"Ibu jangan pikirkan masa lalu. Ayo ikut kembali kerumah saat Matahari telah terbit."


"Baiklah. Kita akan berangkat bersama-sama." ucap Audrey cepat.

__ADS_1


Sejenak suasana kembali menjadi hening. Hana begitu canggung apa yang harus ia katakan untuk memulai percakapan dengan ibunya. Kemudian ia teringat sesutu sebelumnya ia tidak pernah sekalipun membahas soal Pesan itu. Bagaimana Ibunya bisa tahu? Apa Ayah yang memberitahunya?


"Ibu bagaimana Ibu tahu...aku menerima pesan itu?"


"Suatu malam aku bermimpi melihat dirimu tidur begitu tenang namun rohmu berdiri disisimu sedang menatapku." ucap Audrey menerawang


"Dan juga.....belati itu." ucap Audrey dengan telunjuknya yang mengarah ke tempat Hana menyimpan belati itu.


"Belati Kematian." sambung Audrey


Belati yang berwarna hitam mulai dari ujung pisau sampai dengan ganggangnya. Memiliki mata pisau yang runcing dan tajam mampu mengoyak daging lawannya. Pegangannya kuat dan kokoh. Ukurannya tidak terlalu besar dan tidak kecil di ganggangnya terdapat simbol bintang yang juga berwarna hitam. Jika dilihat sekilas belati ini pasti akan mampu menarik perhatian orang. Karena tidak seperti belati pada umumnya yang terbuat dari tulang binatang, logam atau sejenisnya. Belati ini lebih tampak seperti terbuat dari sebuah batu. Namun bukan sembarang batu melainkan batu dari langit yaitu batu meteor.


Tentunya Audrey mengetahui hal itu karena dulu saat Audrey mengandung Hana, ia sering bermimpi diperlihatkan bahwa ada sebuah belati yang begitu hitam tumbuh di rahimnya. Itulah mengapa Audrey selalu meminum ramuan yang ia buat sendiri agar bayi di dalam rahimnya tidak terlihat memancarkan kelebihannya seperti tubuh Hana saat ini. Ramuan itu juga mengakibatkan bayi yang dikandung Audrey lebih mirip dengan orang-orang benua Timur. Audrey tahu saat bayinya dewasa ia akan aman dari Makhluk Seribu Wajah yang tak lain adalah Ibu Kandung Audrey atau Nenek Hana.

__ADS_1


.......................


Hai para readers wah udah mulai hot ini ceritanya. Jangan mudah lelah untuk menekan like, vote dan comment ya...makasih untuk semua readers yang berbaik hati tanpa lelah ngasih like, vote, hadiah dan commentnya makasih so much 😘😘🤩🤩🙏🙏


__ADS_2