Kematian Permaisuri Jahat

Kematian Permaisuri Jahat
49 Tangisan di tengah malam


__ADS_3

Di tengah malam seorang perempuan terduduk di pinggir ranjang.


"Ais kenapa hari ini cuacanya begitu panas, aku tidak bisa tidur kalau begini." ujarnya sambil mengipas - ngipas tubuhnya


Tiba-tiba pendengarannya menangkap satu suara


Hu..hu..hu


Hu..hu..hu


'Siapa di tengah malam menangis apakah Hana? Apa dia mimpi buruk ya.'


Suara tangisan itu semakin jelas di telinga Fangyin. Perempuan dirumah ini hanya ada 2 orang, dirinya dan Hana. Jika di tengah malam ada suara perempuan menangis itu pasti adalah Hana. Apalagi suara tangisan di tengah malam seperti ini itu pasti karena Hana sedang bermimpi buruk. "Aku harus menenangkannya" ucap Fangyin melangkah keluar dari kamarnya.


Hu..hu..hu


Sakit..sakit....


Suara itu semakin jelas terdengar. Namun anehnya saat berdiri di depan kamar Hana, suara itu tiba-tiba menghilang. Ia tak mendengar suara apapun dari dalam kamar. Bahkan saat Fangyin mendekatkan telinganya di pintu kamar Hana tak ada suara apapun.


'Aneh. Apa dia berhalusinasi?' batinnya


Namun saat akan berbalik menuju kembali ke kamarnya, Fangyin mendengar suara itu lagi. Bukan berasal dari kamar Hana melainkan berasal dari anak tangga dirumah itu.


Hu..hu..hu


"Siapa?"


"Siapa disana?" ucap Fangyin. Ia merasa ada yang sengaja mempermainkannya. 'Jangan-jangan ini keisengan Kak Chen. Awas saja kalau terlihat akan kupukul dia.' tapi batin Fangyin tak tenang. Fangyin menggeleng-gelengkan kepalanya 'Tidak...tidak tidak mungkin. Apakah iya Kak Chen bisa meniru suara wanita?' pikirnya lagi.


Suasana yang hening, gelap ditambah udara yang tiba-tiba menjadi dingin membuat bulu kuduk Fangyin berdiri. Dengan cepat ia mengambil langkah berbalik "Sebaiknya aku segera kembali ke kamarku."


Hu..hu..hu


Sakit...sakit


Suara itu kembali terdengar. Pikiran Fangyin yang begitu penasaran siapa orang itu, berbalik kembali menghampiri asal suara. Tiba-tiba sesosok perempuan terlihat berdiri di tengah-tengah anak tangga yang awalnya samar berubah menjadi penampakan yang jelas. Penampakan itu memperlihatkan sesosok perempuan berpakaian putih dengan rambut menjuntai menutupi seluruh mukanya dan anehnya kepala perempuan itu menunduk dan salah satu kakinya seperti terbalik.

__ADS_1


"Si...siapa kamu!" ujar Fangyin setengah berteriak mencoba memberanikan dirinya yang saat ini ketakutan melihat sosok astral.



sumber : Pinterest


Perempuan itu hanya diam tak menjawab pertanyaan Fangyin.


Hu..hu..hu


"S..siapa kamu? Apa maumu?" namun karena gemetar ketakutan suara Fangyin seperti tercekat di tenggorokannya


Kepala perempuan yang dilihat Fangyin yang awalnya menunduk tiba - tiba berputar 180 derajat ke arah sebaliknya. Dan sosok itu berjalan cepat menaiki tangga mengejar Fangyin.


"Ti..tidaaakk tolong Hana.." Fangyin yang awalnya ingin berlari merasakan kakinya terasa kaku dan Fangyin pun terjatuh tak sadarkan diri.


Brukh!


Hana yang mendengar ada suara keributan bergegas bangun dan keluar dari kamarnya. Ia tidak melihat siapapun disana namun saat menajamkan penglihatannya ia melihat tubuh Fangyin tergeletak di dekat tangga.


"Kak..kakak..ada apa denganmu?" Hana berteriak panik


.


"Hana? apa tadi kamu memeriksa denyut nadinya tadi saat kamu menemukannya tadi?"


"Iya Ayah."


"Tapi aneh! Saat aku memeriksanya, nadinya tadi berdenyut begitu cepat." sambungnya lagi.


Pingsan terjadi ketika otak kekurangan pasokan darah yang menyuplai oksigen dan gula, yang dibutuhkannya untuk dapat berfungsi dengan baik. Akibatnya, terjadilah penurunan kesadaran untuk sementara waktu. Selain karena kurangnya pasokan darah, pingsan juga bisa terjadi karena kelelahan dan kondisi medis atau penyakit tertentu.*


Secara alami denyut jantung akan menurun pasca seseorang pingsan. Namun yang terjadi pada Fangyin justru kebalikannya denyut nadinya tadi cepat padahal kondisi Fangyin sudah dalam keadaan pingsan.


"Sekarang bagaimana Ayah kondisi kakak?" Hana terlihat khawatir.


"Denyut nadinya lemah. Aku tidak menemukan kejanggalan apapun. Jika memang Fangyin kamu temukan dengan kondisi kesehatan seperti itu kemungkinan ia mengalami gangguan jantung. Tapi tenanglah itu hanya perkiraan awal Ayah. Semua membutuhkan pemeriksaan lanjutan. Saat ia siuman berikan minuman manis untuknya."

__ADS_1


"Biar aku saja yang akan buatkan teh manis untuknya nona." ucap Qiangda


"Terima kasih Kak Qiang." ucap Hana sambil tersenyum.


Semua orang telah keluar dari kamar Fangyin.


"Kenapa Kak Chen tidak keluar juga. Bukankah lebih baik perempuan yang mengurus perempuan? Lebih baik Kak Chen juga mengerjakan pekerjaan lain."


"Apa kamu mengusirku?"


"Terserah Kak Chen kalau mau berfikir seperti itu." ucap Hana


Chen pun melangkah keluar namun saat memegang pintu ia berkata "Kamu belum mengucapkan terima kasih sambil tersenyum padaku."


'Astaga ada apa dengan pria ini?' bathin Hana dengan dahi berkedut.


"Aku kan menuruti kata-kata mu seharusnya kamu juga mengucapkan 'Terima Kasih'." ucap Chen menjelaskan.


Oh Hana mengerti sekarang. Apa pria ini cemburu karena tadi ia tersenyum pada Kak Qiang. Apapun itu yang penting pria ini tak mengganggunya lagi.


"Hemm...Terima Kasih." ucap Hana Sebal.


"Sepertinya kamu tidak tulus mengucapkannya." ucap Chen long sambil tersenyum.


'Astaga pria ini!'


"Terima kasih Kak Chen. Karena sudah mau menuruti Hana." sambil tersenyum manis


Sesaat Chen long terpana dengan senyum manis Hana.


"Uhuk...ya sama-sama." ucapnya sambil berlalu dari ruangan itu karena akibat senyuman Hana, jantungnya malah berdebar-debar.


"Menyebalkan!" ucap Hana mengomel.


....................


*info Halodoc

__ADS_1


Hai hai para readers. Semoga sehat semua ya kali ini episode mendebarkan buat penggemar setia yang tisak bisa kusebutkan namanya satu2. Makasih buat dukungan kalian 😘😘


Episode kali ini juga agak mirip dikit dengan pengalaman author ketemu sama si..mbk...putih..lagi apes mungkin yah🤭 tapi untungnya pas kaget dan takut Author ngucap istighfar dan doa lainnya jadi si mbk putih segera menghilang. Coba kalau kaget author ngomong gak baik kyk....ya itulah wehehe yang ada malah si mbk putih makin seneng dan gk mau kehilangan momen kebersamaan dgn author hi..serem 😆😆😆. Yang jelas harusnya takut sama Sang Khaliq ya bukan sama yang kaleng2..... Don't forget please like, vote and comment ya. Cielah kayak bisa bahasa inggris aja 😂😂 Makasih semuanya 🙏🙏


__ADS_2