
Kerajaan sangat menghormati keberadaan Xiao Qin, bahkan ribuan pasukan digerakkan untuk mengiringi kereta kuda emas yang dinaikinya.
Kota Qinhai semakin ramai dengan gosip, ketiga klan besar pun kini bergencatan senjata terlebih dahulu. Mereka mendiskusikan tentang Xiao Qin yang kini telah diundang oleh raja, yang otomatis derajatnya akan lebih tinggi dari ketiga klan.
“Menurutku lebih baik kita berdamai dengannya saja, serta memberikan kompensasi padanya.” Jelas Kepala klan phoenix.
“Tapi waktu itu kita telah benar-benar menyinggungnya, bahkan dia telah memperingati bahwa dirinya akan membunuh kita jika berjumpa.” Ujar kepala klan phoenix.
“Lalu kita harus bagaimana? Saat ini dia telah menjadi tamu kehormatan kerajaan. Dengan satu ucapannya, mungkin bisa membuat raja mengerahkan pasukannya.” Kepala klan phoenix mengetuk-ngetuk kursinya berulang kali.
“Menurutku, apa yang dikatakan kepala klan phoenix benar. Lebih baik kita mencoba menjadi rekannya, daripada harus bermusuhan dengan kerajaan.” Ujar kepala klan racun.
__ADS_1
Kepala klan pemburu monster menghela nafas, “baiklah, aku tak punya pilihan lain.”
“Kalau seperti itu, mari kita siapkan berbagai hadiah untuknya. Mumpung dirinya sedang berada di istana kerajaan, sekalian kita memberi hadiah untuk raja juga.” Jelas kepala klan phoenix.
Beberapa waktu berlalu, ketiga kepala klan itu pun bubar untuk menyiapkan hadiah dalam jumlah yang cukup banyak. Bahkan jika dijumlahkan, setara dengan 10% aset yang mereka miliki.
“Pengorbanan sebesar ini sangat disayangkan, tapi mau bagaimana lagi demi keberlangsungan klan.” Kepala klan phoenix menghela nafas.
Tulangnya kini sudah sangat kuat, bahkan tidak akan kalah jika beradu dengan baja. Kulit dan dagingnya pun ikut mengeras jika dia menginginkannya, tapi tetap seperti anak normal saat melemaskan tubuhnya.
Saraf-saraf dalam tubuh Xiao Qin sebagian besar telah dibentuk ulang dan berevolusi, hingga seluruh indranya menjadi lebih baik. Membentuk ulang saraf dalam tubuh sangatlah menyakitkan, mungkin sampai saat ini itulah rasa tersakit yang pernah dialami oleh Xiao Qin sampai saat ini.
__ADS_1
Meridiannya belum sempat ditingkatkan, karena membutuhkan persiapan lebih dan waktu yang lebih lama. Tingkat kesulitan untuk meningkatkan meridian seribu kali lebih sulit dan menyakitkan daripada membentuk ulang saraf, jadi dia harus benar-benar menyiapkan segalanya saat melakukan hal tersebut.
Puluhan ribu tentara berbaris dengan rapi, menyambut kedatangan Xiao Qin di istana. Sementara itu, sang raja juga telah menunggu di depan pintu istana dengan berdiri tegap. Para menteri berdiri di belakangnya, para pelayan bergegas menggelar tikar merah dan membungkuk di sepanjang tikar tersebut.
Tak ada satupun yang berani meremehkan Xiao Qin, kecuali anak sang raja yang tiba-tiba muncul dan melemparinya dengan tomat.
Gadis kecil itu seumuran dengan Xiao Qin, dia iri karena tak pernah diperlakukan seperti ini. Baik para pelayan, tentara, maupun ayahnya sendiri, tak pernah memperlakukan puteri kecil yang nakal itu seperti Xiao Qin.
Xiao Qin sengaja tidak menghindar saat dilempar sebuah tomat, dan akhirnya wajahnya pun terkena tomat tersebut dan kotor.
Semua orang yang menyaksikan hal tersebut pun sangat terkejut, dan gadis kecil itu langsung dimarahi oleh ayahnya di tempat.
__ADS_1