
Selesai beres-beres dan makan siang, Xiao Qin meminta jendral Zhao untuk memberikan seluruh stok makanannya kepada kelompok Tian Ying.
Jendral Lao Kang ingin menolak, tapi setelah melihat tatapan Xiao Qin dia langsung menyuruh seratus orang prajurit mengurus stok makanan tersebut.
Xiao Qin kemudian mengajak 500 prajurit untuk masuk lebih dalam ke lembah neraka, memulai perburuan mereka.
Tian Ying sangat terkejut melihat jendral Lao Kang datang menghadap dan memberikan puluhan peti berisi makanan yang seharusnya adalah stok dari kelompok Xiao Qin. Tian Ying pun bertanya kenapa jendral Lao Kang melakukan semua hal ini, dan dia pun menjawabnya dengan jujur.
“Apa? Xiao Qin berniat menjadikan daging monster sebagai makanan sehari-hari?” Tian Ying sangat terkejut, dia sama sekali belum pernah mendengar atau pun mencoba untuk memakan daging monster.
__ADS_1
Karena penasaran, Tian Ying pun ingin mencoba mengikuti Xiao Qin untuk memasak daging monster tersebut. Seakan-akan Xiao Qin sudah tahu bahwa Tian Ying akan tertarik dengan hal itu, dia telah menyelipkan surat untuknya yang berisi cara untuk memasak daging monster.
Tian Ying merasa dirinya sudah hampir kalah di awal perburuan. Pengetahuan dan keterampilan Xiao Qin melebihi segalanya yang ia miliki, bahkan mungkin tak bisa dibandingkan sama sekali.
Setelah percobaan pertama untuk memasak daging monster dan memakannya, Tian Ying merasa dirinya dipenuhi oleh kekuatan dan energinya seakan meluap-luap. Tian Ying melaporkan hal tersebut kepada kedua kakaknya, agar mereka berdua mencoba trik baru tersebut.
Tian Zhao dan Tian Ling juga ikut terkejut setelah mencobanya, mereka juga menjadikan daging monster sebagai makanan pokok sehari-hari di lembah neraka.
Tak terasa setelah berhari-hari kekuatan kelompok Tian Ying dan kedua kakaknya meningkat karena mengonsumsi daging monster secara terus menerus. Namun hal itu sama sekali tak dapat dibandingkan dengan kelompok Xiao Qin, yang kini telah membuat markas baru di daerah dalam lembah neraka.
__ADS_1
Dengan membuat markas jauh lebih dalam akan memudahkan untuk berburu dan mendapatkan poin lebih banyak, namun akan menjadi tempat yang sangat berbahaya karena sewaktu-waktu monster bisa menyerang dari semua arah.
Xiao Qin sengaja melakukan hal itu untuk meningkatkan kesadaran dan melatih kepekaan terhadap setiap gerak-gerik monster, sehingga nantinya saat berburu mereka takkan mudah terkecoh dan disergap oleh sekelompok monster yang memiliki akal.
Waktu tidur para prajurit berkurang setengah dari seharusnya, meskipun mereka mengeluh tapi dengan cara ini semuanya dapat berkembang dengan pesat.
Selama berhari-hari, Xiao Qin memindahkan markas mereka ke tempat yang jauh lebih dalam dan mengerikan. Karena monster yang berada di pedalaman, levelnya jauh lebih tinggi dibandingkan di luar.
Tian Ying lagi-lagi mengikuti cara nekat yang dilakukan oleh Xiao Qin untuk membuat markas di pedalaman, sayangnya dia tidak bisa bergerak begitu jauh memikirkan kondisi para prajurit.
__ADS_1
Sementara itu, Tian Zhao dan Tian Ling masih mendirikan markas di pinggiran. Mereka memilih cara berhati-hati agar tidak ada prajuritnya yang tumbang, serta mengirimkan dua ratus prajurit tiap kali berburu.
Kelompok Xiao Qin kini telah menemukan sebuah gua yang penuh dengan mineral berharga, kemudian menjadikan tempat tersebut sebagai markas sambil menambangnya.