Kultivator Jalan Surgawi

Kultivator Jalan Surgawi
CH-41 Mengerjai


__ADS_3

Xiang Xiaolian dan Jia Mingyue bertanya-tanya tentang kualitas pil yang dibuat Xiao Qin saat ini, bocah kecil itu pun menjawab pertanyaan mereka berdua dengan jujur.


“300 persen!?” Kedua wanita itu tersontak saat Xiao Qin mengatakan presentase keberhasilan pil tersebut.


Xiao Qin mengangguk, “kalian nilai saja sendiri. Kualitas 100 persen hanya mengeluarkan cahaya merah samar-samar, tidak menyala berarti kurang dari 100 persen. Menyala dengan jelas, berarti lebih dari angka seratus persen.” Ungkapnya.


Nona Xiang dan Jia Ming Yue merasa bermimpi, padahal mereka semua masih bisa dibilang awam tapi dapat membuat pil ini menjadi sangat berkualitas berkat sentuhan kecil dari Xiao Qin.


“Apakah kamu yakin? Tadi aku melakukan banyak kesalahan, bagaimana bisa”? Jia Ming Yue merasa ada kesalahan.


“Kalian hanya perlu melihat hasilnya, tidak peduli seberapa kesalahan yang kamu perbuat jika hasil akhirnya bagus maka akan dianggap bagus. Sebaliknya, tidak peduli kita mengikuti semua intruksi yang ada dengan baik, jika ternyata hasilnya tidak dapat mencapai ekspektasi maka tidak bisa berbangga hati.”

__ADS_1


Xiao Qin menghampiri Xiao Mei dan meraba-raba kulitnya, hal itu membuat Xiao Mei sedikit tersipu karena dilihati oleh nona Xiang dan Jia Ming Yue.


“Kulit kakak menjadi lebih halus dan indah, aku menjadi merasa lebih nyaman di dekat kakak.” Ungkap Xiao Qin sambil terus mengelus tangan kakaknya yang menawan itu.


Xiao Mei merasa lebih malu jika dipuji seperti itu, dia mencoba mengalihkan perhatian.


“Oh iya, apakah kita tidak apa-apa membiarkan Wanzhou sendirian di penginapan?” Xiao Mei tak dapat memikirkan topik lain.


“Ah, iya benar juga. Akan tetapi, bagaimana jika dia bertemu siluman itu?” Xiao Mei berusaha memperpanjang pembicaraan.


“Kalau itu terjadi, dia tidak akan bisa bertahan. Tapi, siluman roh takkan berkeliaran di siang hari kecuali cuacanya sedang mendung tidak banyak cahaya. Asalkan Wanzhou mengeluarkan blood line cahayanya, siluman roh takkan berani mendekatinya.”

__ADS_1


Jia Ming Yue sebenarnya cukup terkejut, saat tahu bahwa Xiao Qin ini lebih mengerti tentang siluman roh daripada dirinya.


“Apa saja yang kamu ketahui?” Jia Ming Yue ingin segera menyelesaikan permasalahan di kota ini dan kembali ke sektenya.


“Kenapa aku harus memberitahunya padamu?” Xiao Qin tersenyum dan berpura-pura sembunyi di belakang Xiao Mei.


Nona Xiang dan Xiao Mei memperhatikan tingkah lucu Xiao Qin yang lucu, tapi tidak berani tertawa karena Jia Ming Yue kelihatan sedang kesal.


“Kak, jangan marah. Nanti cepat tua!” Satu kata dari Xiao Qin yang membuat amarah Jia Ming Yue pecah, dia mengejar anak kecil itu yang kini tengah berlari ke luar ruangan.


Jia Ming Yue yang berada di tahap pengumpulan jiwa spiritual keempat ini ternyata tidak dapat mengejar Xiao Qin yang masih berada di tahap dasar spiritual awal, dia juga terheran kenapa bocah kecil itu mempunyai ilmu meringankan diri yang sangat hebat. Karena sudah dapat memastikan bahwa kecepatan berlarinya tidak dapat mengimbangi Xiao Qin, Jia Ming Yue pun akhirnya memutuskan untuk berhenti dan kembali ke ruang penyulingan.

__ADS_1


Terlihat nona Xiang yang tengah mencoba pil kecantikannya dan mengerang kesakitan, efek detoksifasinya ternyata jauh lebih kuat daripada yang dialami oleh Xiao Mei.


__ADS_2