
Seiring berjalannya waktu, kepala klan phoenix yang lebih mahir dalam berbicara mengutarakan rasa bersalah dari ketiga klan dan hendak memberi Xiao Qin kompensasi.
“Berapa banyak?” Tanya Xiao Qin tanpa berbasa-basi.
“Aku harap tuan Xiao menyukainya, banyak sumber daya dari ketiga klan yang begitu berharga. Jika ditotalkan, setidaknya jumlah itu setara dengan 10% aset kami.”
Xiao Qin tersenyum tipis, “kalau begitu sisanya yang masih ada di gudang penyimpanan ketiga klan adalah milikku.”
3 kepala klan tercengang, begitu pula sang raja dan puterinya.
“Tuan Xiao, sepertinya anda berlebihan.” Keringat bercucuran dari atas dahi kepala klan phoenix.
“Sudah kubilang bahwa jangan pernah berjumpa denganku lagi, atau aku akan membinasakan kalian. Aku mengambil sebagian kecil dari harta kalian, bukankah itu termasuk murah?” Xiao Qin berkata dengan enteng.
__ADS_1
“Tapi, tapi kalau seperti itu klan kami tidak akan bisa menjadi klan terkuat yang ada di Qinhai. 3 kekuatan besar menghilang di kota itu, aku yakin akan ada pihak lain yang membuat kekacauan. Yang mulia juga berpikir demikian ‘kan?” Kepala klan phoenix bergetar.
“Jika Yang mulia tidak setuju, aku rela bermusuhan dengan kerajaan ini.” Xiao Qin lagi-lagi menjawabnya dengan enteng.
Kepala klan pemburu yang sudah kehabisan kesabarannya mengacungkan senjatanya ke arah Xiao Qin, dan dalam seketika kapak yang dipegangnya hancur saat bersentuhan dengan telunjuk Xiao Qin.
Kepala klan pemburu muntah darah, dia terlihat sangat tersiksa sambil memegangi lehernya. Sang raja panik dan menyuruh orang untuk memanggil tabib, tapi sayangnya kepala klan kehilangan nyawanya sebelum tabib datang.
“Yang mulia, sepertinya ada yang janggal dalam kematiannya. Pembuluh darahnya pecah, saluran pernafasan mengering, tapi darahnya normal.” Ujar sang tabib.
“Lalu kenapa dia bisa mati?” Tanya raja.
“Aku hanya bisa berpikir bahwa ada racun ganas di dalam tubuhnya, tapi racun itu sangat sulit untuk dilihat. Aku tak mau lagi memeriksa mayatnya, orang yang membuat racun sehebat tidak boleh diusik.”
__ADS_1
Xiao Qin menyuruh Yin Xiehua untuk pergi, kemudian berjanji padanya akan memperlihatkan sosok ibunya lagi jika dia menurut.
“Apakah klan phoenix dan klan racun juga ingin berhadapan denganku?” Sorot mata Xiao Qin sangat tajam, membuat 2 orang yang ada di hadapannya bergetar tanpa henti.
“Kuhitung sampai 3, kalau tidak aku akan memusnahkan kedua klan kalian juga.” Tegas Xiao Qin.
Tanpa harus menunggu Xiao Qin berhitung, 2 orang itu langsung bersujud dan dengan suka rela menuruti permintaannya. Raja Yin Shang pun merasa ngeri dengan keberanian dan tekad yang dimiliki Xiao Qin, yang bahkan berani membuat masalah besar di istana kerajaan.
Lagi pula memang aku akan memilih untuk mencari reinkarnasi istriku daripada 3 klan besar ini, sedikit kekacauan akan aku bereskan nanti. Gumam Yin Shang dalam hati.
“Yang mulia, apakah aku sudah bisa memerintahkan militer atas namaku?” Tanya Xiao Qin.
“Tentu saja, silakan beri perintah kepada jendral Wang Shi Ze.” Raja Yin Shang menepuk tangannya 2 kali, dan dalam beberapa detik muncul seorang pria tinggi berbadan besar dengan zirah berwarna perak ke hadapan sang raja.
__ADS_1