Kultivator Jalan Surgawi

Kultivator Jalan Surgawi
CH-88 Tahap Pertama


__ADS_3

Satu minggu berlalu, pangeran Zhou sengaja pergi ke kota Humminaria lagi untuk menemui Xiao Qin. Ternyata Xiao Qin saat ini sedang sibuk menyempurnakan alat tempa otomatisnya. Ukurannya menjadi lebih besar, dan alat itu terlihat lebih berat dan begitu kokoh.


3 jam menunggu, akhirnya Xiao Qin selesai melakukan penyempurnaan alat tempa otomatisnya. Tapi alat itu masih belum bisa dikatakan benar-benar sempurna, masih perlu ratusan bahkan hingga ribuan pengembangan lagi hingga alat tersebut bisa dikatakan sebagai alat yang sempurna.


“Apakah kamu sudah memiliki tekad untuk menjadi seorang pemimpin yang sebenarnya?” Tanya Xiao Qin.


Pangeran Zhou mengangguk, tanpa basa-basi lagi Xiao Qin langsung menggunakan teknik Zixuan untuk menilai apakah ucapannya itu benar-benar bisa dipercaya.


Teknik Zixuan ini adalah sebuah teknik khusus yang biasa digunakan oleh maha guru di masa lalu untuk menilai kekuatan hati muridnya. Teknik ini memiliki 9 tingkatan, dan yang Xiao Qin berikan pada pangeran Zhou hanyalah ditingkatan pertama.

__ADS_1


Meskipun hanya tingkatan pertama, ujian yang diberikan oleh teknik Zixuan ini benar-benar tidak bisa diremehkan. Tak sedikit orang yang kehilangan nyawa akibat frustasi dengan ujian ini, bahkan orang yang kehilangan daya pikirnya jauh lebih banyak.


Saat ini pangeran Zhou tengah dibuat kesusahan dengan pilihan yang diberikan teknik Zixuan.


“Kau hanya dapat memilih satu diantara mereka, orang tua atau seluruh bawahanmu. Jika kau tak memilih, atau menjawab yang tidak-tidak, aku akan membunuh semuanya!” Suara seorang laki-laki dewasa terdengar jelas di telinga pangeran Zhou, tapi orangnya tidak nampak. Dia hanya bisa melihat kedua orang tuanya dan para bawahannya yang berdiri di atas tebing berbeda dengan lava yang membara di bawahnya, tentu saja dia tidak dapat mengabaikan keduanya.


Akan tetapi pangeran Zhou tidak dapat berkata asal untuk menyelamatkan keduanya, karena nanti bisa saja semuanya malah akan mati jika dia berkata seperti itu.


“Tidak!!!” Pangeran Zhou begitu sakit hingga air matanya mengalir deras, semua orang berharganya mati dan dia tak berdaya sama sekali untuk menolong mereka.

__ADS_1


Kemudian pangeran Zhou tiba-tiba berpindah tempat yang mana di sekelilingnya hanya terdapat ribuan tengkorak kepala, dan beberapa diantara tengkorak itu ada yang bersuara seperti kedua orang tuanya.


“Kenapa kau tidak memilihku? Dasar anak durhaka!”


“Kau sudah tidak menganggapku sebagai ayahmu, benar-benar tidak tahu diuntung!”


Kedua kepala tengkorak itu melayang dan berputar-putar di sekeliling pangeran Zhou, mengatakan banyak hal yang membuat hati pangeran Zhou terasa semakin pedih dan sakit. Ucapan yang dikatakan kedua tengkorak kepala itu semakin tajam, ditambah lagi dengan puluhan kepala tengkorak lain yang tiba-tiba bangkit dan meniru suara para bawahannya di istana naga.


Di sisi lain Xiao Qin dapat melihat dan mendengar dengan jelas apa yang dikatakan oleh pangeran Zhou di alam ilusi teknik Zixuan, tapi karena terlalu berisik dia menggunakan sebuah formasi penghalang untuk meredam teriakannya.

__ADS_1


“Aku tidak perlu khawatir dengannya, lebih baik aku segera memurnikan pil pemulih stamina dan penenang untuknya. Sekalian juga membuat pil penawar racun untuk menawarkan racun yang ada di dalam tubuhnya, supaya dia bisa lekas berkultivasi setelah ini.”


Sebuah tungku dan beberapa macam bahan obat keluar dari cincin penyimpanan Xiao Qin, dia langsung mulai meracik beberapa pil itu satu persatu.


__ADS_2